Liora masih terpaku.Pandangan matanya turun perlahan ke arah perut Cassandra yang kini tak lagi bisa disangkal, sedikit membuncit di balik kaos longgarnya. Dadanya terasa mengempis, seperti baru saja dipukul kenyataan yang terlalu besar untuk diterima dalam satu tarikan napas.Perkataan Cassandra barusan berputar-putar di kepalanya, saling bertabrakan, menolak untuk dirangkai menjadi satu makna yang utuh. Hamil. Kata itu terlalu berat. Terlalu tiba-tiba. Terlalu sulit untuk dicerna. Liora menarik napas dalam-dalam, lalu mengembuskannya perlahan. Tangannya mengepal di sisi tubuh, berusaha mengumpulkan ketenangan yang tersisa. Setelah detak jantungnya sedikit lebih stabil, dia mengangkat wajahnya lagi, menatap Cassandra dengan ekspresi yang jauh lebih serius.“Kak Rexa tahu?” Tanyanya pelan, tapi nadanya tajam karena menahan gemetar.Cassandra menunduk. Kepalanya menggeleng kecil.“Kak Rexa nggak tahu?” Ulangnya, suaranya naik tanpa sadar. “Cassie, kamu nggak kasih tahu dia?”Ca
Terakhir Diperbarui : 2026-01-10 Baca selengkapnya