"Kamu beneran mau berhenti kerja, Al?" tanya Evan. Mereka sudah ada di ruangan pria itu. Duduk berhadapan dengan dibatasi sebuah meja."Iya, Bang. Aku dan Keyla, akan kembali ke Jakarta.""Bukankah kamu bilang, tak mau dipoligami?" Sedikit banyak, Evan sudah tahu apa yang terjadi pada Aleya."Maaf, bukannya aku mau ikut campur, tapi.... " Dia bingung menjelaskan. Tapi yang pasti, dia ingin Aleya tetap disini. "Kamu gak mau fikir ulang, Al?""Udah aku_" Kalimat Aleya terpotong karena dering ponsel di dalam tasnya. "Aku angkat dulu ya, Bang." Setelah Evan mengangguk, Aleya mengambil ponsel yang ada di dalam tas. Melihat nama Harun di layar, dia menghela nafas."Lama banget! Udah belum?" Harun langsung nyerocos begitu sambungan terhubung."Bentar lagi." Tak enak pada Evan, Aleya segera mengakhiri panggilan."Siapa, suami kamu?" tebak Evan.Aleya hanya menjawab dengan anggukan sambil kembali memasukkan ponsel ke dalam tas."Kamu yakin, mau kembali sama dia, Al?"Sebenarnya Aleya tak ingi
Última actualización : 2025-12-22 Leer más