Sekarang Lin Tian sudah berada di Alam Yuanfu. Karena itu, kemungkinan ia menghadapi bahaya di Hutan Gelap tentu jauh lebih kecil. Meski ia memang mengalami beberapa masalah… Pada akhirnya, ia tiba di tempat yang dicarinya. Di padang rumput terbuka, ada sebuah lereng bukit. Lin Tian berdiri di sana, menatap sekeliling. Peristiwa masa lalu masih terbayang jelas di benaknya, tetapi ia tak lagi bisa melihat Jiufeng. Di sinilah, dalam mimpinya, ia bertemu pria paruh baya berjubah biru. Ia mengalami mimpi agung dan luas, lalu memperoleh “Peta Negeri”. Lukisan itu terkait erat dengan Lin Tian. Semakin lama ia merenunginya, semakin dalam pula maknanya. Bahkan sampai sekarang, setiap kali ia memikirkannya, ia memperoleh wawasan baru, yang memperdalam pemahamannya tentang seni bela diri. Kadang ia bertanya-tanya, seberapa kuat pria paruh baya berjubah biru itu, yang mampu “menciptakan” langit dan bumi di dalam mimpinya. Mungkin, pria itu bahkan bukan sekadar salah satu kaisar…
Magbasa pa