Keadaan bukit yang lumayan sepi, membuat Juan merasa begitu bebas untuk berteriak dan melepaskan beban yang mengganjal di dalam hatinya.Semilir sejuknya angin, terasa menerpa wajah pria tampan itu, menggerakkan sebagian rambutnya. Wajahnya terasa dingin, bersamaan dengan air mata yang terus jatuh menitik di wajahnya.Melihat keadaan Juan seperti sekarang, membuat Jasmine akhirnya memutuskan untuk melangkah perlahan mendekati pria tampan itu. Hembusan angin membuat hijab panjang Jasmine menari-nari karena tiupannya. Gadis itu bahkan sampai mencengkeram sisi gamisnya yang menari-nari agar tak tersingkap, meskipun dia masih mengenakan legging panjang yang menjadi pelindung kaki jenjangnya itu.Begitu setibanya di dekat Juan, Jasmine bisa melihat tangisan pria itu yang semakin jelas. Kening Jasmine mengernyit, melihat sosok di hadapannya yang sangat jauh berbeda dengan Juan yang sebelumnya. Juan yang menurutnya sombong, angkuh, dan pria yang pernah bermain gila di kamar hotel."Juan," li
ปรับปรุงล่าสุด : 2025-12-10 อ่านเพิ่มเติม