"Wah, kau merokok?" Sarah cukup terkejut dengan pemandangan Tita yang tampak dikelilingi asap itu, sementara satu lintingan rokok tersemat di dua jarinya.Usai perseteruan antara Arman dan Lukman tadi, Tita pergi entah ke mana. Sarah menemukan wanita itu sedang duduk di halaman belakang dengan wajah kesal luar biasa.Wanita itu tampak kaget dengan kedatangan Sarah. Ia buru-buru membuang rokok di tangan dan menginjaknya, kemudian mengibas-ngibaskan tangan di udara untuk menghalau asap yang masih tertinggal. Tatapannya tampak awas ke arah pintu belakang yang terbuka, Sarah menangkap perilaku tersebut."Tenang saja, Mas Lukman pergi, ibu di kamar. Tapi bukannya kau sedang hamil, ya? Merokok bisa membahayakan janinmu," tukas Sarah mengambil tempat duduk tak jauh di sebelah Tita."Apa pedulimu, pergilah dari sini, kau merusak suasana saja.""Dilihat dari ekspresimu itu, sepertinya Lukman tak tahu kau perokok.""Jangan coba-coba katakan padanya!"Sarah tertawa pelan. "Jadi itu beneran? Pad
Última actualización : 2025-12-08 Leer más