Saat malam hari tiba, Erfan, orang tuanya, dan semua wanitanya, menggelar makan malam bersama. Bahkan, para mengawal ~ ikut menyantap hidangan, meski tidak bergabung di meja yang sama. "Semua ini, di masak sama kalian?" tanya Nyonya Kartika sambil menatap para wanita Erfan. Para wanita itu mengangguk. "Jadi, setiap hari yang masak makanan, kalian? Di sini gak ada asisten rumah tangga?" tanya Nyonya Kartika kembali. "Iya, Bu. Kami yang masak. Di sini gak ada asisten rumah tangga," balas Bu Susan mewakili. "Kok kalian mau sih? Kenapa gak suruh Erfan sewa asisten rumah tangga saja," ucap Nyonya Kartika. "Itu semua kemauan kami sendiri. Soalnya, kami juga bisa melakukan pekerjaan rumah. Lagian, g kami gak punya kesibukan," balas Bu Susan. "Jadi gini, Bu. Ada sebagian wanita Erfan, yang bantu dia di kantor, sebagiannya lagi mengurus rumah. Jadi, kita bagi tugas," ucap Serina. "Jadi begitu," Nyonya Kartika mengangguk paham. Dari hal ini pun, Nyonya Kartika sudah bisa melihat ketu
続きを読む