Di dalam, Erfan, orang tuanya, dan para wanitanya, duduk di sofa ruang tamu. Sementara itu, para pengawal Erfan duduk di sofa sebelah yang sudah Erfan siapkan untuk mereka. "Bocah, jadi wanitamu yang mana yang lagi mengandung anakmu?" tanya Tuan Wijaya dengan nada tidak sabar. Erfan menunjuk Serina, Dewi, dan Erlina, yang duduk di sisinya. Tak hanya menunjukkan, Erfan juga memperkenalkan nama ketiga wanita itu kepada ayah dan ibunya. "Haha, sebentar lagi... aku bakalan punya cucu! Mari siapa yang berani mengejek ku lagi di ibu kota!" ucap Tuan Wijaya dengan nada bersemangat. "Usia kandungan kalian hampir sama persis, kan?" tanya Nyonya Kartika. "Iya, ibu," balas ketiga wanita itu seraya menganggukkan kepalanya. "Baiklah. Kalian harus jaga baik-baik kandungannya, yah. Kalau perlu, nanti ibu kirim dokter ahli kandungan ~ buat memantau kandungan kalian," ucap Nyonya Kartika dengan nada lembut. "Gak perlu, Bu. Salah satu wanitaku juga dokter ahli kandungan," ucap Erfan. "Iya, kah?
続きを読む