Mata Sekar membola mendapat ciuman yang tiba-tiba seperti ini, di tengah jalan, di sela-sela lampu merah lalu lintas. Tapi bukannya mendorong, Sekar justru tetap diam sampai Jagat yang melepaskan ciumannya lebih dulu. "Kamu tidak perlu lagi membaca pesan saya, karena yang saya mau sudah saya dapatkan tadi." Setelah mengatakan itu, Jagat kembali fokus pada jalanan. Tak berselang lama lampu lalu lintas berganti warna hijau, mobil dilajukan lagi meninggalkan tempat di mana ciuman itu terjadi, tapi tidak dengan Sekar yang masih terpaku diam. Sesampainya mereka di depan gedung apartemen Sekar, wanita itu baru kembali berbicara. "Mas, saya mungkin tidak akan berangkat kerja besok. Saya harus mengurus pindahan apartemen." "Okay. Saya akan menghubungi jasa angkut barang, tolong nanti kabari saja jam berapa kamu akan pindahan." "Tidak perlu, Mas. Itu biar saya saja yang urus." Sekar tetaplah Sekar yang tidak enakan. Ia sudah dibelikan apartemen, masa jasa angkut juga Jagat yang mengurus da
Last Updated : 2026-01-10 Read more