Mungkin karena itulah, Yulia menghalalkan segala cara untuk mendekati Axel. Ada banyak jalan dalam hidup. Namun, jika memilih jalan pintas, dia harus siap menanggung konsekuensi pahitnya.Setelah Yulia, giliran Axel yang datang. Dia menghadangku di taman favorit putra kami, berusaha menggunakan "kasih sayang seorang ayah" yang sebenarnya tidak ada, untuk membuatku berubah pikiran."Serly, selama bertahun-tahun menikah, aku hanya melakukan satu kesalahan ini. Daniel masih kecil, dia nggak bisa hidup tanpa ayahnya. Demi anak kita, maafkan aku sekali ini saja!"Aku menatap pria yang terasa asing di depanku ini dengan perasaan getir. Dulu, demi anak, aku sudah memberinya kesempatan yang tak terhitung jumlahnya. Aku pun tersenyum pahit."Axel, bagiku ini sudah nggak ada artinya. Kalau salah, ya tetap saja salah, kenapa kamu berpikir aku akan memaafkanmu?" "Sebagai suami, kamu selingkuh. Sebagai Ayah, kamu membiarkan anakmu ditindas.""Apa hakmu minta maaf?"Mata Axel memerah, wajahnya
Baca selengkapnya