MasukPada hari ketiga dinas di luar provinsi, grup WhatsApp wali murid putraku yang sudah lama sepi tiba-tiba kedatangan seorang anggota baru. Saat aku mengeklik pesan suara yang dikirimnya, terdengar suara wanita yang asing dan manis. "Halo semuanya, saya guru bahasa Indonesia baru di sekolah ini, sekaligus ibunya Daniel. Mohon bimbingannya, semuanya!" Seluruh tubuhku kaku. Aku mengeklik daftar anggota grup dan membandingkannya berulang kali. Putraku bernama Daniel. Dia adalah ibu Daniel, lalu aku ini siapa? Aku segera menelepon suamiku, "Apa ada orang yang salah masuk ke grup wali murid anak kita?" Di ujung telepon, suaranya sempat terhenti sejenak, lalu dia tertawa seolah tidak terjadi apa-apa. "Oh, mungkin salah masuk. Ada banyak anak di sekolah, nama yang sama itu wajar. Ada apa memangnya?" Aku menjawab tidak ada apa-apa sambil tersenyum. Namun, setelah menutup telepon, malam itu juga aku langsung memesan tiket pesawat dan terbang menuju sekolah putraku.
Lihat lebih banyakMungkin karena itulah, Yulia menghalalkan segala cara untuk mendekati Axel. Ada banyak jalan dalam hidup. Namun, jika memilih jalan pintas, dia harus siap menanggung konsekuensi pahitnya.Setelah Yulia, giliran Axel yang datang. Dia menghadangku di taman favorit putra kami, berusaha menggunakan "kasih sayang seorang ayah" yang sebenarnya tidak ada, untuk membuatku berubah pikiran."Serly, selama bertahun-tahun menikah, aku hanya melakukan satu kesalahan ini. Daniel masih kecil, dia nggak bisa hidup tanpa ayahnya. Demi anak kita, maafkan aku sekali ini saja!"Aku menatap pria yang terasa asing di depanku ini dengan perasaan getir. Dulu, demi anak, aku sudah memberinya kesempatan yang tak terhitung jumlahnya. Aku pun tersenyum pahit."Axel, bagiku ini sudah nggak ada artinya. Kalau salah, ya tetap saja salah, kenapa kamu berpikir aku akan memaafkanmu?" "Sebagai suami, kamu selingkuh. Sebagai Ayah, kamu membiarkan anakmu ditindas.""Apa hakmu minta maaf?"Mata Axel memerah, wajahnya
[Tadi Yulia sengaja menggiring kita untuk menghujat orang ini. Astaga, aku tadi membelanya, ternyata aku cuma dimanfaatkan!] [Nona Serly jadi pengasuh? Astaga, kudengar saat Nona Serly masih SD saja, pengasuhnya ada seratus orang. Ngapain dia jadi pengasuh?]Dalam sekejap, reputasi influencer besar itu runtuh. Beberapa kisah pribadiku mulai terungkap. Kisah tentang wanita yang berani mencintai dan berani membenci pun diketahui publik. Berani melawan keluarga demi cinta, tetapi justru dikhianati dan difitnah oleh orang yang dicintainya.Teman-teman di daftar kontak Yulia mulai mengambil tangkapan layar dari momen-momen di media sosialnya dan mengunggahnya ke internet. Dia pun dijuluki netizen sebagai "Mbak Ratu". Dia memanen buah pahit dari perbuatannya sendiri. Perundungan di internet kini berbalik menyerang Yulia seperti banjir bandang.Sedangkan Axel, setelah tahu aku adalah putri Perusahaan Tirtana, dia segera menunjukkan kesetiaannya. "Serly, ternyata kamu diam-diam sudah b
Ada orang yang memercayai kata-katanya, tapi tentu saja banyak juga yang tidak. Kegaduhan di luar menarik perhatian Axel, yang kemudian berjalan ke arah kami.Saat pertama kali melihatku, matanya menunjukkan binar kekaguman sesaat. Sebuah detail yang langsung ditangkap oleh Yulia. Wanita itu menggertakkan giginya, wajahnya terlihat sangat mengerikan karena sangat marah."Kak Axel, dia sengaja datang ke sini untuk merusak acara kenaikan jabatanmu!"Kekaguman di mata Axel lenyap seketika, digantikan oleh rasa jijik dan tidak sabar. "Serly, apa yang kamu lakukan di sini?"Harus kuakui, mereka memang pasangan serasi. Kalimat pertama yang mereka ucapkan padaku sama persis. "Ikut rapat," jawabku singkat.Mendengar itu, amarah Axel meledak. Dia melangkah maju dan melayangkan tamparan keras ke wajahku. Plak!"Apa belum cukup kamu menghancurkan Yulia? Sekarang kamu mau menghancurkanku juga?"Axel refleks menganggapku datang untuk membuat kekacauan. Kalimat "ikut rapat" tadi seolah menjad
Bagi orang pintar, makna tersirat dari perintah itu sangat jelas. Siapa lagi yang bisa melakukan siaran langsung selain Yulia?Axel merasa sangat senang dalam hati. Ternyata Wakil Presiden yang baru ini sangat mengenal orang-orang di sekitarnya. Dia membatin, 'Sepertinya hadiah-hadiah itu nggak sia-sia. Posisi Direktur Pemasaran kali ini pasti jadi milikku!'Aku melihat ekspresi kegembiraan Axel melalui kamera pengawas, sudut bibirku sedikit terangkat. Sambil meminta sekretaris untuk memeriksa laporan keuangan perusahaan, aku mengeluarkan ponsel dan mengiriminya pesan.[Axel, setelah beberapa hari ini, apa nggak ada yang mau kamu jelaskan?]Balasannya sangat tegas. [Jelaskan apa? Semuanya hanya kesalahpahaman, tapi kamu malah perhitungan. Serly, aku beri tahu kamu, kalau kau nggak meminta maaf kepada Yulia, aku nggak akan pernah memaafkanmu seumur hidup! Kalau bukan karena kamu yang lalai menjaga anak, Yulia nggak akan bersusah payah menjadi ibu untuk Daniel!]Tidak kusangka, pria






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.