"I...iya, Bos." Entah apa yang merasuki Anya, Anya memanggil pria menyeramkan itu bos. Leon tertawa dan tersenyum, walaupun gadis itu tidak melihat senyumannya, tapi masih bisa mendengar tawanya. "Bos? Oke, panggilan bagus!" Seperti memberikan senyuman pada sang kekasih, ia terus tersenyum dan pergi. Rehan bingung dengan senyuman Leon itu, karena Rehan tidak pernah melihat Leon tersenyum seperti itu, apa lagi untuk seorang gadis. Namun, Rehan tidak mempedulikan itu, ia harus fokus menjaga Anya supaya Anya tidak kabur, karena jika kabur, Rehan pasti akan mendapatkan hukuman dari Leon. 'Kenapa aku harus panggil dia bos?' Anya mulai bermonolog didalam hatinya. Mobil yang membawa Anya mulai melaju, dan Leon masuk kedalam gedung besar itu. Gedung perkantoran milik keluarganya, Dirgantara. Leon Dirgantara adalah anak bungsu dari Doni dan Dinda. Gedung besar itu bernamakan DD Company, gedung perkantoran yang bergerak dibidang properti dan sejenisnya. "Selamat pagi, tuan Leon." Para pe
Last Updated : 2026-01-02 Read more