Di ruang kerja, setelah ayah dan anak selesai membicarakan urusan perusahaan, Jasen kembali membuka suara, “Besok, kamu bisa langsung memberikan persetujuan jaringan bioskop kepada Jaguar.”Jinan menatapnya. Ia mengerti maksud ayahnya—memintanya menjual sedikit kebaikan demi Jaguar. Namun, ayahnya ditakdirkan untuk kecewa. Adegan harmonis antar saudara tidak akan pernah muncul di rumah ini.Bukankah semua ini seharusnya sudah dipikirkan sejak awal, ketika pernikahan diperlakukan seperti permainan anak-anak?Membaca makna di mata Jinan, Jasen tak bisa menahan senyum pahit. Ia menyesali keputusannya yang terburu-buru di masa lalu. Selama bertahun-tahun, ia telah bekerja keras, berharap ketiga anak itu bisa hidup rukun sebagai saudara.Namun, keharmonisan yang ada sekarang hanyalah di permukaan. Ia tahu, perbedaan dan konflik yang sesungguhnya belum benar-benar meledak.Ini adalah masalah yang selalu ia hindari. Bahkan sekarang pun, ketika m
Huling Na-update : 2026-01-11 Magbasa pa