Aku berbaring di sampingnya, tetapi hampir tidak tidur sama sekali.Setelah kembali ke kota, kehidupan dengan cepat kembali ke ritme biasanya. Rutinitas seperti pergi dan pulang kerja, makan, tidur juga berjalan seperti biasa, seolah-olah perjalanan itu hanyalah perjalanan biasa. Namun, beberapa hal telah berubah secara diam-diam.Hubungan pacarku dengan Yanika jelas menjadi makin dekat. Sesekali, dia akan membicarakan perjalanan itu, juga memuji sifat Yanika yang penuh perhatian dan bijaksana. Dia bahkan dengan tekun merencanakan "liburan bertiga" selanjutnya. Setiap kali pacarku membicarakan hal itu dengan penuh antusias, aku hanya bisa mengangguk setuju, tetapi hatiku terasa sesak. Dia tidak tahu bahwa "kepercayaan" seperti ini justru adalah yang paling kutakutkan.Di sisi lain, Yanika menjadi jauh lebih berhati-hati. Dia tidak lagi berinisiatif mengirimiku pesan, juga sengaja menjaga jarak yang pantas untuk teman biasa dalam obrolan grup. Hanya saja, terkadang ponselku akan menya
Ler mais