Pagi menyusup pelan ke dalam suite hotel yang kini menjadi kamar mereka berdua. Tirai tipis bergoyang diterpa angin, membiarkan cahaya matahari jatuh di atas ranjang besar berseprai putih. Natasha menggeliat kecil, lalu membuka mata dengan kepala masih berat oleh kejadian semalam.Kontrak.Skandal.Pernikahan dadakan.Dan… Henry Lim.Ia menoleh ke samping.Henry masih terbaring tenang, satu lengannya terlipat di bawah kepala. Rambutnya yang biasanya rapi kini sedikit berantakan, memberi kesan berbeda tetapi lebih manusiawi, lebih dekat, dan entah kenapa… mengganggu jantung Natasha.Natasha buru-buru mengalihkan pandangan.Baru saja kakinya menyentuh lantai, matanya menangkap jam digital di meja.08.00 pagi.“Ya Tuhan!”Natasha langsung duduk tegak.“Aku terlambat!”Ia meloncat berdiri, meraih tas dan sepatu sambil panik. Gaun sederhana yang ia pakai semalam diganti seadanya, rambutnya hanya disisir cepat di depan cermin.“Aku harus kembali bekerja. Kalau telat, habislah aku. Bisa-bisa
Terakhir Diperbarui : 2026-01-27 Baca selengkapnya