Kau Khianati, Kunikahi Pamanmu

Kau Khianati, Kunikahi Pamanmu

last updateLast Updated : 2026-04-08
By:  Lia LintangUpdated just now
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
Not enough ratings
6Chapters
5views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Sinopsis: Cerita mengandung unsur dewasa 21+, harap bijak memilih bacaan. Setelah tragedi keluarga yang menghancurkan hidupnya, Natasha, seorang perempuan muda yang tangguh dan berbakat, terpaksa menanggung beban yang berat. Ayahnya berselingkuh, menyebabkan ibunya bunuh diri, dan meninggalkan perusahaan keluarga di ambang kebangkrutan. Dalam perjuangannya untuk bertahan hidup dan melindungi warisan keluarganya, Natasha memilih untuk hidup mandiri dan bekerja keras sebagai perancang perhiasan di perusahaan ternama, Cartier Grup. Di Cartier Grup, Natasha bertemu dengan Henry Lim, seorang bos yang keras kepala dan ambisius. Pertemuan mereka diwarnai oleh ketegangan dan kebencian yang terus berkembang. Demi menyelamatkan perusahaan keluarganya, Natasha terpaksa menerima perjodohan dengan Tristan Lim, seorang pria kaya raya yang diharapkan bisa menjadi penyelamat keuangan. Namun, nasib buruk kembali menghampirinya saat ia menemukan Tristan berselingkuh dengan adik tiri Natasha di hari pernikahan mereka. Tertekan oleh situasi dan demi menyelamatkan harga dirinya, Natasha membuat keputusan yang mengejutkan: ia menikahi Henry Lim, yang ternyata adalah paman dari Tristan. Pernikahan mereka bukanlah pernikahan yang biasa, melainkan pernikahan kontrak dengan tujuan membalas dendam dan menyelamatkan perusahaan keluarganya. Seiring berjalannya waktu, Natasha dan Henry harus berpura-pura menjadi pasangan yang sempurna di hadapan dunia, meski mereka masih menyimpan dendam di hati masing-masing. Namun, perlahan-lahan, mereka mulai melihat sisi lain dari diri masing-masing yang sebelumnya tersembunyi di balik kebencian dan ambisi.

View More

Chapter 1

Bab 1. Diselingkuhi Dengan Adik Tiriku

Seorang gadis berparas cantik berdiri terpaku di depan cermin. Gaun putih menjuntai sempurna di tubuhnya, memantulkan cahaya lampu kamar hotel yang temaram. Namun, alih-alih bahagia, tatapan mata Natasha justru kosong, seolah jiwanya tertinggal entah di mana.

Hari ini seharusnya menjadi hari paling indah dalam hidupnya. Hari ketika ia resmi menjadi istri pria yang dicintainya.

Namun, jantungnya justru terasa sesak.

Bayangan itu kembali menghantam pikirannya.

Foto mesra Tristan… bersama Nikita.

Adik tirinya sendiri.

Ia masih ingat jelas bagaimana tangannya gemetar saat tak sengaja membuka galeri ponsel tunangannya beberapa hari lalu. Senyum Tristan di foto itu bukan senyum yang biasa ia terima. Terlalu hangat. Terlalu intim. Terlalu menyakitkan.

Napas Natasha tersendat. Jemarinya naik mengusap dada, mencoba menenangkan degup jantung yang kian liar dan aneh, entah.

Ia ingin marah.

Ingin berteriak.

Ingin menumpahkan seluruh luka yang menggerogoti dadanya.

Namun apa dayanya?

Tanpa bukti, ia hanya akan dianggap wanita cemburu tanpa alasan.

“Natasha, kamu sudah siap?” suara seorang wanita terdengar dari luar pintu.

Natasha tersentak. Ia menatap pantulan wajahnya sendiri terlihat pucat, tapi masih cantik. Ia menarik napas panjang sebelum berbalik.

“Iya, Bu,” jawabnya pelan.

Beberapa menit kemudian, langkahnya terhenti di depan kamar Tristan.

Koridor hotel terasa sunyi, tetapi jantung Natasha justru semakin bising. Tangannya gemetar saat telinganya menangkap suara dari balik pintu.

Suara tawa seorang wanita.

Manja.

Akrab.

Terlalu akrab.

“Hahaha… dia tidak akan tahu. Kalau calon suaminya lebih memilih menghabiskan waktu denganku,” ucap Nikita sambil tertawa kecil.

Tangan Natasha mencengkeram tasnya kuat-kuat.

“Kau selalu membuatku nyaman, Nikita,” sahut suara pria yang begitu ia kenal dan itu adalah Tristan.

Seakan petir menyambar tepat di dadanya.

Napas Natasha tercekat. Dunia terasa berputar. Namun justru di saat itulah, keberaniannya muncul. Ia memejamkan mata sejenak, mengumpulkan sisa kekuatan, lalu memutar knop pintu dengan tangan bergetar.

BRAAAK!

Pintu terbuka lebar.

Natasha membeku melihatnya.

Di atas ranjang, Tristan dan Nikita saling berpelukan terlihat tanpa busana. Selimut putih menutupi tubuh mereka, tetapi kedekatan itu sudah lebih dari cukup untuk menjelaskan segalanya.

“Tristan!” suara Natasha pecah, sarat luka dan amarah.

Tristan tersentak. Tangannya refleks melepas Nikita.

“Natasha! Ini tidak seperti yang kau pikirkan!” katanya gugup.

Nikita justru menahan lengannya, memberi isyarat halus agar Tristan tidak bergerak terlalu jauh.

Air mata Natasha jatuh tanpa bisa dicegah.

“Tidak seperti yang kupikirkan?” suaranya bergetar. “Kau tidur dengan adik tiriku di hari pernikahan kita! Kau tahu betapa hancurnya aku?”

Nikita menunduk, wajahnya berpura-pura bersalah. Sementara Tristan meraih pakaian di lantai, mencoba mendekat.

“Natasha, dengarkan aku—”

“Jangan mendekat!” bentak Natasha.

Dadanya naik turun menahan tangis.

“Aku muak dengan kebohonganmu!”

Dengan gerakan cepat, Natasha mengeluarkan ponsel dari tasnya. Ia menyalakan kamera, lalu menarik selimut yang menutupi tubuh mereka hingga jatuh ke lantai.

Tristan dan Nikita panik.

“Apa yang kau lakukan?!” teriak Tristan.

“Aku akan memastikan semua orang tahu siapa kalian sebenarnya,” ucap Natasha dingin sambil merekam.

Tangannya gemetar, tapi tekadnya kuat.

Setelah itu, pandangan Natasha jatuh pada pakaian mereka yang berserakan. Satu per satu ia ambil, lalu berjalan ke arah balkon.

“Natasha, berhenti!” Tristan mencoba menyusul.

Namun Natasha tak peduli.

“Ini balasan atas pengkhianatan kalian!”

Dengan amarah bercampur tangis, Natasha melempar pakaian mereka ke luar balkon.

Satu.

Dua.

Tiga.

Gaun, jas, kemeja, semuanya melayang jatuh.

Di bawah, awak media yang sejak pagi menunggu langsung geger.

“Tidak!” teriak Tristan dan Nikita bersamaan.

Natasha berbalik, lalu berlari keluar kamar dengan air mata mengalir deras di pipinya.

Hatinya hancur.

Namun ada kepuasan kecil karena akhirnya ia melawan.

Di lorong hotel, Natasha berhenti sejenak, menahan napas. Tangannya mengusap wajah basah oleh air mata.

“Aku tidak akan membiarkan mereka menghancurkan hidupku,” gumamnya.

Ia kembali melangkah, tapi suara kamera mulai terdengar.

“Natasha! Ada apa dengan pernikahannya?”

“Benarkah ada masalah dengan tunangan Anda?”

Wajah Natasha pucat. Ia berlari, gaun panjangnya terseret lantai.

Tiba-tiba—

“Awas!”

Ia menabrak seseorang.

Tubuhnya hampir jatuh jika saja pria di hadapannya tidak sigap menangkapnya.

Natasha mendongak.

Seorang pria tampan berdiri di depannya.

Namun belum sempat berkata apa-apa, suara wartawan semakin dekat.

Natasha refleks mencengkeram jas pria itu.

“Tolong aku… mereka akan datang,” pintanya putus asa.

Pria itu melirik ke arah wartawan, lalu kembali menatap Natasha. Tanpa banyak pikir, ia menarik tengkuk Natasha dan mengecup bibirnya, sambil mengangkat jasnya menutupi wajah mereka.

Ciuman yang sangat lama dan lembut. Pria itu menyadari jika gadis di hadapannya mengenakan pakaian pengantin. Entah apa yang ada di benaknya, membuatnya sigap menolong dengan cara seperti ini.

Natasha terkejut. Tubuhnya menegang sesaat, jantungnya hampir meledak.

Namun langkah wartawan terhenti.

Beberapa orang memalingkan wajah dengan risih lalu pergi.

Saat suasana aman, pria itu melepaskan ciumannya.

Natasha terengah.

“Terima kasih…,” bisiknya.

Pria itu tersenyum tipis.

“Tenang saja, Nona. Tapi setiap bantuan punya harga.”

Natasha menelan ludah.

“Harga?” tanyanya pelan.

Tatapan pria itu menggelap penuh misteri.

“Aku akan menagihnya nanti.”

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
6 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status