Elena tidak tahu kapan tepatnya keheningan itu berhenti menjadi kosong. Pada awalnya, ruang itu hanyalah ketiadaan tidak ada warna, tidak ada suara, tidak ada bentuk yang bisa dikenali. Segalanya terasa seperti berada di antara dua keadaan, di mana keberadaan dan ketidakhadiran tidak lagi memiliki batas yang jelas. Ia berdiri atau setidaknya merasa berdiri tanpa pijakan, tanpa arah, tanpa sesuatu yang bisa ia pegang sebagai kenyataan. Namun perlahan, sesuatu berubah, bukan di luar dirinya, tetapi di dalam. Seperti riak kecil yang muncul di permukaan air yang sebelumnya tenang. Tidak terlihat, tapi terasa. Tidak terdengar, tapi hadir. Dan riak itu mulai membesar. Elena menarik napas, meskipun ia tidak yakin apakah ia benar-benar membutuhkan udara. Sensasi itu tetap ada, refleks yang masih melekat dari kehidupan lamanya, dari tubuh yang mungkin sudah tidak sepenuhnya ia miliki. Tapi kali ini, napas itu terasa berbeda. Lebih dalam. Lebih luas.Seperti ia tidak hanya menarik udara, tetapi
Last Updated : 2026-03-30 Read more