Juned menghentikan dorongan tubuhnya, membiarkan ujung kejantanannya tetap menempel pada permukaan kulit inti Caca yang hangat dan basah. "Terus gimana, Ca? Tanggung banget ini posisinya udah sangat pas," tanya Juned dengan nada suara yang bergetar menahan gejolak gairah yang teramat besar. Caca melirik ke arah sudut ruangan sebelum kembali menatap lurus ke dalam manik mata Juned yang tampak menggelap, "Pake pengaman ya, Pak? Biar kita berdua sama-sama aman." Juned menarik sedikit tubuhnya ke belakang, ia mengusap dahi Caca yang mulai basah oleh bulir keringat halus, "Oh, emang kamu punya simpanan pengaman di sini, Ca?" "Ada, Pak... itu di dalam laci meja kayu itu," ucap Caca sambil menunjuk ke arah meja kecil yang terletak tepat di samping ranjang tempat tidur mereka. Juned pun bangkit dari atas tubuh Caca, membiarkan embusan angin AC kamar menerpa tubuh polosnya sejenak saat melangkah ke samping tempat
Zuletzt aktualisiert : 2026-05-26 Mehr lesen