"Oh, iya, Mas Dayat. Sini, Mas, masuk. Mesin sanyonya ada di halaman belakang," ucap wanita itu sambil buru-buru merapikan daster bagian atasnya setelah menyadari arah pandangan Dayat. Ia meletakkan sapu lidi yang dipegangnya ke pojokan dinding teras dengan gerakan yang agak canggung, mencoba bersikap seolah tidak terjadi apa-apa. Dayat berdehem kecil, berusaha menguasai diri dan mengangguk sopan. "Iya, Mbak. Mari saya lihat." "Ini, Mas, coba tolong dicek dulu mesinnya. Soalnya kemarin aku tinggal pulang kampung sampai dua bulan penuh. Pas tadi pagi mau dipakai, tiba-tiba mesinnya cuma mendengung dan sama sekali nggak keluar airnya," ucap wanita itu setelah mereka sampai di dekat sumur pompa. Dayat langsung berjongkok di depan mesin sanyo yang tampak berdebu itu, mencoba masuk ke mode kerja profesional agar pikirannya tidak melantur. "Oh, begitu ya. Kalau sebelum-sebelumnya, apa pernah macet-macet atau tersendat begini nggak, Mbak Put?" tanya Dayat sambil mulai meraba pipa pralo
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-05-19 อ่านเพิ่มเติม