Brakk...Cavero menatap tajam perilaku tidak sopan Seth. Sepertinya asistennya itu sudah bosan hidup. "Memangnya aku bodoh hingga tidak tau jika tes paternitas bisa diakali? Kalau memang benar anak itu keponakanmu, kenapa dia tidak tinggal di kediaman utama Oliver? Kenapa tinggal di panti asuhan? Aku tetap pada rencana awal. Cerai! Begitu kata nyonya. Nyonya menyuruh saya menyampaikan semuanya sama persis seperti tadi." jelas Seth agar Cavero tidak murka padanya. Namun, sayang sekali Cavero sudah murka. Laki-laki itu mengambil pulpennya dan melemparnya tepat di alis Seth. Pulpen tajam itu menggores alisnya hingga berdarah. Seth hanya bisa diam saja. Ia takut jika Cavero akan melakukan hal berbahaya.Untuk sejenak ia lupa jika Cavero sangatlah kejam. Ia pikir Cavero sedikit berubah karena sekarang Laki-laki itu mau menurut terhadap Lunaria. Sekali lagi, untuk sejenak Seth lupa bahwa Cavero lah yang membuat Lunaria diambang batas kewarasannya. "Sekali lagi kau bersikap begitu, ku po
Última atualização : 2026-05-13 Ler mais