Saat Erik membuka matanya kembali, dia sudah berada di rumah sakit.Dia menoleh dan langsung melihat Vanya yang sedang membelakanginya."Vanya." Suara Erik terdengar sedikit serak menahan tangis. "Kamu akhirnya mau menemuiku."Vanya berbalik, lalu menatapnya dengan raut wajah tenang."Aku menemuimu kali ini cuma ingin menjelaskan semuanya dengan baik-baik."Sebelum Vanya datang menemui Erik, semua anggota keluarganya menentang keras.Dia tahu mereka khawatir dirinya akan teringat kembali pada rasa sakit di lubuk hati yang terdalam setelah melihat Erik.Akan tetapi, dia paham betul watak Erik, jika tidak benar-benar memutus harapannya, pria itu tidak akan pernah menyerah."Erik, sejak Zia meninggal, hubungan di antara kita sudah sepenuhnya berakhir."Sorot mata Erik memancarkan kepedihan, suaranya terdengar serak."Vanya, maafkan aku, aku benar-benar nggak tahu kalau donor ginjal itu akan menyebabkan Zia meninggal."Meski Vanya sudah menerima kenyataan bahwa Zia telah tiada, tetapi saat
더 보기