Nathan tidak bertanya lagi.Ia hanya memandang Jemima beberapa saat, lalu menggeser tubuhnya memberi jalan."Masuk."Jemima mengangguk pelan."Maaf... aku terlalu lama."Nathan menutup pintu belakang."Ayo selesaikan beres-beresnya."Tidak ada lagi pembicaraan tentang amplop itu.Namun sejak malam itu, Nathan semakin sering menangkap hal-hal kecil yang sebelumnya luput dari perhatiannya.Keesokan paginya, ponsel Jemima berdering ketika ia sedang bersiap berangkat.Nama Jane muncul di layar."Halo?""Jem, ada kabar."Nada suara Jane terdengar jauh lebih ringan dibanding beberapa hari terakhir."Soura Group menghubungi kita."Jemima menghentikan gerakannya."Mereka suka hasil latihan pemotretan yang dikirim Chef Nathan.""Chef sudah mengirimnya?""Iya. Pak Tanto juga sudah lihat."Jemima tidak menyangka Nathan benar-benar mengirim hasil latihan it
Terakhir Diperbarui : 2026-07-09 Baca selengkapnya