“Oh, my! Apa ini, Greg?!”Cassey tertegun sesaat, melihat pemandangan indah di hadapannya.Lairo memang tidak semegah ibukota negara Regnum, Regnia Urbs. Namun, suasana malam mereka cukup romantis untuk Gregoire menyulap sebuah kedai minum menjadi restoran sederhana yang disukai Cassey. Terlebih lagi, karena kedai itu dekat dengan pesisir pantai. Membuat suasana semakin mendukung. Gregoire puas dengan reaksi Cassey. “Tentu saja, aku menyiapkan semua ini untukmu, Cassey Sayang.”Yang tidak Gregoire ketahui adalah semua itu sudah diketahui Cassey lebih dulu dari prajurit bayangan yang terus mengikuti Gregoire. Termasuk rencana sang duke untuk memberinya ramuan kejujuran, malam ini.“Ini cantik sekali, Greg!” komentar Cassey sambil melempar senyum manis malu-malunya. “Terima kasih sudah bersusah-susah.”“Kau adalah istriku, Sayang. Jangan berkata demikian.” Gregoire segera menjentikkan jemarinya, memberi isyarat agar kedai itu mengeluarkan pesanannya.“Kalau kita ada di Regnia, aku bis
Huling Na-update : 2026-08-26 Magbasa pa