“Deckard!”Ashton segera memanggil Deckard dengan panik.Deckard yang mendeteksi nada suara Ashton yang tidak biasa, langsung bergerak cepat mendekatinya.“…ada apa?”Ashton berusaha mengambil napas perlahan-lahan untuk menenangkan dirinya. Setelah merasa tenang, dia segera bicara lagi.“Apa ada cara agar bisa mengetahui kalau kita dipengaruhi ilusi atau tidak? Ini keadaan gawat, cepat beritahu!”“Hm,” Deckard sedikit heran melihat tingkah Ashton yang panik. Tapi dia tetap tenang dan menepuk pundak Ashton.“Tenang, ceritakan apa yang terjadi.”“Oh, oke, oke! Tadi kurasa aku melihat Orphe—”Deckard menggoyangkan pundak Ashton sebelum dia bisa menyelesaikan kata-katanya.“Yang benar?! Di mana kau melihatnya?!”“Ababa, ugh, di—di sana…!”Deckard segera melihat ke arah yang ditunjuk Ashton dan mengernyitkan alisnya.Setelah beberapa detik, mata Deckard langsung terbelalak. Tanpa menunggu lama, dia segera menarik tangan Ashton dan berlari menuju Kuil Dewa Perang.“Hei, ada apa—”“Kau tidak
Última actualización : 2026-10-02 Leer más