Mobil mewah Roll-Royce Phantom milik Wulan berlalu meninggalkan area parkir Kafe Grand Luxe. Aris berdiri di ambang pintu kaca, memperhatikan lampu belakang mobil itu hingga menghilang di belokan jalan utama Kota Metro Raya.Suasana di dalam kafe kini sudah kembali tenang. Para karyawan sibuk membersihkan sisa-sisa cangkir dan menata kembali meja kayu yang sempat bergeser akibat perkelahian tadi.Sang Manajer berjalan mendekat ke arah Aris dengan langkah serba salah. Tangannya saling meremas di depan perut, wajahnya dipenuhi rasa cemas yang tak tertahankan."P-Pak Aris... maafkan kelalaian saya dan staf tadi," ujar Sang Manajer dengan suara bergetar. "Saya tidak tahu kalau Pak Aris adalah..."Aris memutar badannya, menatap Sang Manajer dengan wajah datar. "Siapa nama kamu?""Budi, Pak. Saya Budi, manajer operasional di sini," jawabnya cepat sambil menundukkan kepala."Pak Budi, saya tidak menyalahkan kamu atau karyawan lain," ucap Aris pelan. "Mulai hari ini, operasional kafe b
Última actualización : 2026-08-12 Leer más