Dua hari lagi pesta pertunangan Anya dan Mikhail akan digelar. Selama seminggu terakhir, seluruh persiapan dilimpahkan ke pundak Yelena—mulai dari dekorasi, katering, hingga koordinasi keamanan lokasi. Semuanya beres. Hanya satu yang menyiksa, gaun pengantin wanita. Firasat Yelena sudah tidak enak sejak pagi, saat Anya mendadak merengek pada Mikhail untuk mendatangi butik langganan Yelena. Padahal, rancangan di butik itu sama sekali bukan selera Anya. Anya menyukai gaun bertumpuk ala putri kerajaan, sementara butik Celine terkenal dengan potongan tegas, bold, dan berkarakter—gaya yang sangat mencerminkan Yelena. Dan benar saja, pertanyaan yang sudah Yelena prediksi sebelumnya benar-benar meluncur pelan dari mulut Anya, diiringi suara parau dan napas yang agak tersengal. Tubuhnya masih tampak ringkih, duduk tersandar di sofa empuk ruang tengah mansion dengan selimut wol melilit pinggangnya. “Yelena, gaun pesananmu di butik Madam Celine… boleh tidak kalau buat aku saja?” Di sa
Terakhir Diperbarui : 2026-08-26 Baca selengkapnya