“Lantai pertama hanya tempat masuk. Ayo, kita ke lantai dua.” Para kultivator yang tersisa juga bergerak menuju lantai berikutnya setelah memastikan tidak ada sesuatu yang bisa diperoleh. Begitu tiba di lantai dua, mereka berseru kaget. Tempat itu sama sekali tidak terasa seperti bagian dalam menara. Sebuah Dunia Kecil terbentang di hadapan mereka, lengkap dengan langit, daratan, bunga, pepohonan, gunung, dan sungai. Namun, seluruh dunia tersebut diselimuti api, menyerupai Gunung Api yang mereka hadapi sebelumnya. Panas menyengat memenuhi setiap sudut. Dunia itu berwarna merah tua. Di langit, sembilan matahari besar menggantung tanpa satu pun bintang lain. Kesembilan matahari berdiri di kehampaan dan memancarkan panas mengerikan, memanggang seluruh Dunia Kecil. Para kultivator menyelimuti tubuh dengan energi spiritual agar tidak terbakar. “Apakah peluangnya berada di dalam sembilan matahari itu?” Beberapa orang berpikir bahwa matahari-matahari tersebut mungkin meru
Última actualización : 2026-10-09 Leer más