"Kalian menculik anak saya." Tangis Nanda belum reda, begitupun kemarahannya. Kini rombongan itu sudah pergi, membuat rumah Nanda kembali sepi. Hanya tersisa Nanda, Robert dan bi Sari yang ikut diam-diam menyimak dan terisak di balik tembok. Robert menarik napas panjang, ia jongkok tepat di sebelah tubuh Nanda yang terkulai bertopang pada kusen pintu. Ia menatap perempuan itu dengan tatapan iba. "Kalau Dokter bisa tunjukkan dokumen resmi adopsi atas Cia, saya bisa bantu kembalikan Cia pada anda, Dokter." ucapnya lirih. "Tapi faktanya, Dokter tidak punya itu semua, kan?" Nanda bergeming, membiarkan air matanya masih menitik. Ia perlahan menarik diri dari kusen pintu, menoleh dan menatap tepat ke dalam mata Robert. "Saya tidak pernah menganggapnya anak orang lain, Tuan. Saya rawat dia seperti anak kandung saya sendiri." Robert mengangguk-angguk, senyum simpatiknya mengembang di wajah. "Syukurlah, itu artinya saya tidak salah pilih orang, Dokter." Nanda tidak menanggapi, jadi R
最後更新 : 2026-09-09 閱讀更多