Lama Aksa menatap kontrak di tangannya. "Bu, paspor aja saya belum punya."Dari balik pintu ruang kerja, terdengar Sekar menahan tawa. Celine melirik pintu itu sampai tawanya berhenti."Makanya kelas mulai sekarang. Kamu punya waktu sampai Senin pagi," ucap Celine sambil mengetuk map di pangkuannya.Sore itu, Sekar menulis daftar pelajaran di papan kecil. Isinya cara berjalan, cara makan, nama anggota dewan, cara bicara soal investasi, serta cara memegang tunangan di depan orang.Pelajaran berjalan selesai setelah dua belas kali bolak-balik, sedangkan pelajaran makan berakhir begitu piring steak Aksa berdecit tiga kali.Malamnya, Sekar mengetes nama anggota dewan lewat foto di tabletnya. Aksa salah menyebut dua nama, sehingga Celine pindah duduk ke sandaran sofa tepat di sebelahnya.Celine menepuk lututnya sendiri. "Setiap salah, kamu pegang saya di depan Sekar. Anggap Sekar wartawan. Tangan kamu di lutut saya."Dengan ragu, Aksa menaruh tangannya di lutut Celine. Namun, Celine mengge
Última actualización : 2026-10-08 Leer más