Bagaimana Review Buku Marmut Merah Jambu Raditya Dika?

2026-02-14 14:05:39 174

4 Jawaban

Wesley
Wesley
2026-02-16 03:33:26
Baca 'Marmut Merah Jambu' itu kayak nonton TikTok compilasi—cepat, seru, dan nggak perlu komitmen lama. Humornya kadang absurd kayak 'Guru Aini'-nya Andrea Hirata, tapi lebih millennials banget bahasanya. Aku suka bagian-bagian dimana si tokoh utama overthinking hal receh, karena itu mewakili banget generasi kita. Yang kurang cuma setting ceritanya yang terasa datar, mungkin karena fokusnya emang lebih ke dialog dan inner thoughts. Tapi buat bacaan weekend sambil minum boba? Perfect.
Owen
Owen
2026-02-17 12:25:00
Kalau mau cari bacaan yang bikin ketawa guling-guling tapi tetap ada pesannya, 'Marmut Merah Jambu' jawabannya. Awalnya kupikir ini cuma kumpulan joke receh, tapi ternyata Raditya Dika piawai banget membungkus kegalauan anak 20-an dalam bungkus komedi. Adegan saat si doi ngomong 'aku cuma marmut merah jambu di taman hidupmu' itu bikin senyum-senyum sendiri—sadis tapi lucu! Bahasa yang dipakai casual banget, kayak lagi dicurhatin temen dekat. Cocok buat yang baru mulai suka baca buku ringan.
Miles
Miles
2026-02-18 10:07:07
Dari semua karya Raditya Dika, 'Marmut Merah Jambu' ini paling berkesan buatku. Gaya ceritanya episodic, mirip stand-up comedy dalam bentuk tulisan. Setiap bab punya punchline sendiri, tapi tetep nyambung satu sama lain. Aku appreciate bagaimana Raditya nggak mencoba jadi terlalu filosofis—dia tau kekuatan ceritanya ada di kesederhanaan dan kejujuran. Contohnya pas tokoh utama ngaku 'aku naksir kamu karena kamu cantik, tapi aku mencintaimu karena kamu nerima aku yang aneh', itu polos banget tapi bikin meleleh. Kekurangannya? Beberapa joke udah agak jadul kalau dibaca sekarang, tapi masih layak buat koleksi.
Wesley
Wesley
2026-02-19 15:56:45
Buku 'Marmut Merah Jambu' itu seperti secangkir kopi yang pas buat dinikmati di sore hari—ringan, menghibur, tapi kadang bikin tersedak karena kelucuannya. Raditya Dika berhasil mencampurkan humor absurd dengan kisah cinta khas anak muda yang relatable banget. Aku suka bagaimana karakter utamanya digambarkan dengan semua kekonyolan dan ketidaksempurnaannya, bikin kita merasa 'ah, ini kayak aku juga sih.' Plotnya sederhana, tapi justru karena itu enak diikuti tanpa perlu mikir berat.

Yang bikin buku ini istimewa adalah cara Raditya menyelipkan kritik sosial halus di balik candaan. Misalnya, stereotip hubungan pacaran atau tekanan sosial di kampus. Humornya kadang slapstick, tapi nggak cuma sekedar lucu—ada rasa manis dan pahit kehidupan yang nyata. Beberapa bagian mungkin terkesan repetitif, tapi overall, bacaan yang refreshing buat lepas penat.
Lihat Semua Jawaban
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Buku Terkait

KELAMBU MERAH JAMBU
KELAMBU MERAH JAMBU
Demi Papa, itu saja. Karena di dunia ini aku hanya punya Papa. Baik sebelum Mama meninggal atau sesudahnya. Karena, ya, apa yang bisa kudapatkan dari seorang mama yang selalu mementingkan dirinya sendiri? Setiap hari, dunia ini terlalu sempit bagi Mama sehingga Papa dan aku nggak lebih berarti dari pada semua kegiatan arisan, shopping dan media sosialnya. Sekarang, sudah hampir lima tahun aku menjadi boneka---istri imitasi---Kenzy. Pria dewasa yang hampir separuh usianya habis untuk foya-foya dengan fatamorgana. Bukan hanya itu, dia juga nyaris meregang nyawa karena terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan terlarang. Apakah aku bahagia? Apakah aku tidak menyesal karena telah melewatkan dan mengorbankan indahnya masa remaja? Apakah aku tidak ingin pergi dari kehidupan Kenzy yang semakin parah? Entah, aku tidak tahu! Hanya satu yang aku ketahui, Papa bisa tersenyum bahagia di atas kursi putar empuknya. Itu saja.
10
169 Bab
Ramalan Buku Merah
Ramalan Buku Merah
Si kembar Airel dan Airen yang kecil terpaksa melihat pembunuhan sang ibu di depan mata. Dua belas tahun kemudian, mereka berusaha mengungkap dalang kematian sang ibu. Dalam perjalanannya, mereka menemukan sebuah buku merah misterius. Buku yang berisi tentang kejadian yang akan mereka temui di masa depan. Beberapa kasus harus mereka lalui. Berbagai kejanggalan juga mereka temui. Mampukah si kembar mengungkap kematian sang ibu? Siapakah penulis buku itu?
10
108 Bab
I. Tulisan Untuk Orick: Dunia Merah Jambu
I. Tulisan Untuk Orick: Dunia Merah Jambu
Dear, Manuangga Orick. Ketika aku berkata aku mencintaimu, aku benar-benar mencintaimu dengan segenap sanubari ini. Ketika aku berkata, kalau kamu merupakan salah satu impianku, itu nyata adanya. Orick, dewasa itu bukan ketika kau menyembunyikan segala masalahmu. Dewasa itu, ketika kamu sanggup menerima apa yang terjadi dalam dirimu. Entah lebih kurangnya, atau gagal berhasilnya diri. Tetapi Orick, sepertinya aku yang tak bisa sedewasa itu untuk menerima yang terjadi di antara kita. Aku tak bisa dewasa ketika waktu dan ruang memisahkan kita. Lantas, bolehkah aku menjadi kanak-kanak di dunia merah jambu ini?
10
87 Bab
Bagaimana Mungkin?
Bagaimana Mungkin?
Shayra Anindya terpaksa harus menikah dengan Adien Raffasyah Aldebaran, demi menyelamatkan perusahaan peninggalan almarhum ayahnya yang hampir bangkrut. "Bagaimana mungkin, Mama melamar seorang pria untukku, untuk anak gadismu sendiri, Ma? Dimana-mana keluarga prialah yang melamar anak gadis bukan malah sebaliknya ...," protes Shayra tak percaya dengan keputusan ibunya. "Lalu kamu bisa menolaknya lagi dan pria itu akan makin menghancurkan perusahaan peninggalan almarhum papamu! Atau mungkin dia akan berbuat lebih dan menghancurkan yang lainnya. Tidak!! Mama takakan membiarkan hal itu terjadi. Kamu menikahlah dengannya supaya masalah selesai." Ibunya Karina melipat tangannya tegas dengan keputusan yang tak dapat digugat. "Aku sudah bilang, Aku nggak mau jadi isterinya Ma! Asal Mama tahu saja, Adien itu setengah mati membenciku! Lalu sebentar lagi aku akan menjadi isterinya, yang benar saja. Ckck, yang ada bukannya hidup bahagia malah jalan hidupku hancur ditangan suamiku sendiri ..." Shayra meringis ngeri membayangkan perkataannya sendiri Mamanya Karina menghela nafasnya kasar. "Dimana-mana tidak ada suami yang tega menghancurkan isterinya sendiri, sebab hal itu sama saja dengan menghancurkan dirinya sendiri. Yahhh! Terkecuali itu sinetron ajab, kalo itu sih, beda lagi ceritanya. Sudah-sudahlah, keputusan Mama sudah bulat! Kamu tetap harus menikah dangannya, titik enggak ada komanya lagi apalagi kata, 'tapi-tapi.' Paham?!!" Mamanya bersikeras dengan pendiriannya. "Tapi Ma, Adien membenc-" "Tidak ada tapi-tapian, Shayra! Mama gak mau tahu, pokoknya bagaimana pun caranya kamu harus tetap menikah dengan Adien!" Tegas Karina tak ingin dibantah segera memotong kalimat Shayra yang belum selesai. Copyright 2020 Written by Saiyaarasaiyaara
10
51 Bab
Bagaimana Denganku
Bagaimana Denganku
Firli menangis saat melihat perempuan yang berada di dalam pelukan suaminya adalah perempuan yang sama dengan tamu yang mendatanginya beberapa hari yang lalu untuk memberikannya dua pilihan yaitu cerai atau menerima perempuan itu sebagai istri kedua dari suaminya, Varel Memilih menepi setelah kejadian itu Firli pergi dengan membawa bayi dalam kandungannya yang baru berusia delapan Minggu Dan benar saja setelah kepergian Firli hidup Varel mulai limbung tekanan dari kedua orang tuanya dan ipar tak sanggup Varel tangani apalagi saat tahu istrinya pergi dengan bayi yang selama 2 tahun ini selalu menjadi doa utamanya Bagaimana Denganku?!
10
81 Bab
Dika dan Dito
Dika dan Dito
Sepasang remaja SMA yang yang berpacaran ini Rose dan Dito memiliki iki kisah cinta yang sangat romantis hingga sampai akhirnya Dito harus pergi meninggalkan rose sendiri dan melanjutkan studinya ke Jerman 4 tahun harus menunggu kehadiran Dito yang tak ada kabar akhirnya membuat terus lelah dan memilih membuka hati untuk Dika sehingga Ros dan Dika memutuskan untuk menikah namun ternyata adik adalah kakak kandung itu yang tidak diketahui sama sekali oleh Ros. Gitu kembali dari Jerman pada saat pernikahan kakak kesayangannya bersama wanita yang ia cintai dengan penuh itu memohon rose kembali kepadanya namun harus tetap dengan pendiriannya dia lebih memilih jika yang selalu ada ada di banding itu yang selalu memberi tanpa kepastian.
9.7
11 Bab

Pertanyaan Terkait

Mengapa Sutradara Menampilkan Mawar Merah Di Adegan Itu?

1 Jawaban2025-09-15 16:21:21
Garis merah mawar itu langsung menarik perhatianku; rasanya seperti kata yang nggak diucapkan tapi dipaksa buat didengar. Sutradara menaruh mawar merah bukan cuma karena cantik secara visual—itu alat naratif yang padat makna, sekaligus pengarah emosi penonton. Warna merah sendiri sudah penuh konotasi: cinta, gairah, bahaya, darah, pengorbanan. Tapi yang bikin menarik adalah konteks adegannya—siapa yang memegang mawar, bagaimana cahaya memantul di kelopaknya, dan apa reaksi karakter lain di sekitarnya. Secara sinematik, benda kecil seperti mawar berfungsi sebagai motif visual. Kalau sutradara mengulang elemen yang sama di momen berbeda, itu jadi kode yang membantu penonton membaca transformasi karakter atau perkembangan plot. Misalnya, mawar merah muncul pertama kali saat tokoh utama merasakan cinta pertama, lalu muncul lagi dalam adegan pertikaian—itu bisa menandakan transisi dari cinta menjadi obsesif, atau cinta yang berujung kehancuran. Aku ingat adegan-adegan di film-film seperti 'American Beauty' yang memanfaatkan bunga sebagai simbol obsesi dan estetika yang menutupi kehampaan. Jadi, mawar itu nggak hanya hiasan; ia memberitahu kita untuk memperhatikan pergeseran emosional. Selain simbolisme klasik, ada juga permainan komposisi dan metafora visual: warna merah bisa memecah palet adegan, menarik fokus mata kita tepat ke satu titik penting. Kalau frame sebagian besar datar dan dingin, tiba-tiba muncul mawar merah, itu seperti seruan: "ini penting!" Lighting dan depth of field juga berperan—mawar yang tajam sementara latar blur memberi kesan penting atau sakral. Terkadang, sutradara memilih mawar karena teksturnya: kelopak yang rapuh dan berduri menyampaikan paradoks antara keindahan dan bahaya. Dalam cerita yang memiliki tema pengkhianatan atau pengorbanan, duri pada batang mawar seringkali adalah metafora yang licik—ada harga untuk keindahan itu. Kalau dipikir-pikir, ada juga alasan historis dan budaya. Dalam sastra Barat, mawar merah identik dengan cinta romantis, tetapi dalam konteks lain bisa melambangkan politik atau ideologi—misalnya revolusi, darah, atau pengorbanan untuk sesuatu yang lebih besar. Sutradara yang cermat suka bermain dengan lapisan-lapisan makna ini supaya penonton yang berbeda level pemahamannya mendapat resonansi yang berbeda pula. Di level personal, aku merasa mawar itu juga bertugas membuat suasana menjadi lebih intim—ketika karakter menyentuh kelopak, kita merasakan kedekatan yang mendalam. Jadi intinya, mawar merah di adegan itu bekerja pada banyak tingkat: simbol emosional, alat motif visual, penanda naratif, dan penguat estetika. Aku kombinasi merasa tersentuh dan sedikit waspada setiap kali melihatnya, karena keindahan yang rapuh seringkali menyembunyikan sesuatu yang lebih gelap. Itu yang membuat adegan seperti ini berbekas lama—kecantikan yang berbicara, dan duri yang mengingatkan kita ada konsekuensi di baliknya.

Kapan Novel Berjudul Mawar Merah Akan Diterjemahkan Ke Indonesia?

2 Jawaban2025-09-15 18:09:40
Ada banyak hal yang menentukan kapan 'mawar merah' akhirnya akan muncul dalam versi bahasa Indonesia, dan aku senang membahasnya karena topik ini selalu bikin deg-degan bagi penggemar. Pertama, yang paling krusial adalah soal lisensi: penerbit di Indonesia harus mengajukan tawaran kepada pemegang hak asli dan menyetujui persyaratan. Proses negosiasi ini bisa cepat kalau penerbit besar sudah tertarik dan pemegang hak merasa cocok, tapi bisa molor lama bila ada persaingan, klausul eksklusivitas, atau pemegang hak yang berhati-hati. Jika novelnya sedang naik daun, kemungkinan terjemahan resmi bisa muncul dalam 6–12 bulan setelah kesepakatan. Namun kalau itu karya niche atau dari penerbit kecil, saya pernah melihat prosesnya memakan 1–2 tahun bahkan lebih. Kedua, setelah lisensi didapat, ada tahapan produksi yang tak kalah penting: pemilihan penerjemah, editing, proofreading, tata letak, dan jadwal cetak atau rilis digital. Penerjemah berkualitas butuh waktu untuk menangkap nuansa—terutama bila novelnya padat metafora atau budaya spesifik—jadi proses ini bukan sekadar menerjemahkan kata demi kata. Banyak penerbit juga menyesuaikan jadwal rilis agar tidak bertabrakan dengan judul lain dan supaya pemasaran bisa maksimal. Jadi, meski lisensi beres, biasanya butuh tambahan 4–9 bulan sebelum buku hadir di toko. Di pengalaman pribadiku, judul yang sudah punya fandom internasional besar sering dipercepat oleh penerbit karena potensi penjualan, sementara judul yang masih 'kuntet' harus sabar. Kalau mau memantau perkembangan tanpa jadi pusing, aku selalu mengikuti akun media sosial penerbit lokal yang sering menerjemahkan genre serupa, serta akun penulis dan agensi hak ciptanya. Forum komunitas dan grup pembaca juga sering membocorkan kabar lebih awal—tapi ingat, informasi bocoran belum tentu final. Alternatif sementara yang sering muncul adalah terjemahan penggemar; saya paham godaannya karena penggemar pengin banget baca cepat, tapi kualitas dan legalitasnya beda. Yang penting, bersabar sedikit dan dukung perilisan resmi bila sudah tersedia—itu yang bikin karya bisa terus diterjemahkan ke bahasa lain. Semoga 'mawar merah' cepat hadir di rak buku kita, dan kalau itu terjadi, rasanya selalu spesial karena tahu perjuangan di balik terjemahannya.

Bagaimana Lirik Cinta Merah Jambu Berubah Di Versi Remix?

5 Jawaban2025-09-15 04:11:22
Gila, remix 'Cinta Merah Jambu' itu seperti cermin yang retak: bahasanya sama, tapi kilau dan bayangannya berubah total. Di versi aslinya, liriknya cenderung manis dan linear—cerita cinta yang lembut dengan bait yang mengalir. Dalam remix, produser sering memotong baris-barist itu menjadi potongan berulang yang jadi hook elektro; kalimat romantis panjang bisa dipadatkan jadi frasa pendek yang diulang-ulang sampai melekat di kepala. Pernah kutangkap juga penambahan ad-lib atau bisikan vokal yang menambahkan rasa nakal atau menggoda pada bagian yang tadinya polos. Selain itu, perubahan tempo dan pitch membuat makna terasa berbeda: nada tinggi pada kata tertentu bisa bikin kalimat terdengar lebih emosional atau malah ironis. Kalau ada kolaborator baru, biasanya akan muncul verse baru—kadang berupa rap yang memasukkan sudut pandang kontras, atau baris berbahasa Inggris yang menggeser nuansa. Intinya, liriknya mungkin tak banyak berganti secara harfiah, tapi konteks, penekanan, dan pengulangan membuat pesan lagu bergerak ke arah yang lain. Aku suka bagaimana satu lagu bisa punya dua kepribadian lewat remix, kadang malah bikin jatuh cinta lagi pada baris yang dulu kulewatkan.

Mengapa Lirik Cinta Merah Jambu Jadi Viral Di TikTok?

5 Jawaban2025-09-15 08:21:38
Gila, sejak pertama kali ketemu cuplikan itu aku langsung ketagihan: ada sesuatu yang sederhana tapi nempel di kepala soal 'cinta merah jambu'. Pertama, liriknya gampang diingat dan berulang-ulang — kombinasi sempurna buat format pendek TikTok. Orang gampang loh ngulang baris yang gampang di-mix, dipotong, atau dipasangkan dengan gesture lucu. Kedua, ada elemen visual yang pas; kata-kata tentang warna, perasaan, atau adegan khas bikin kreator gampang mikir konsep video yang konsisten, misalnya outfit atau filter bernuansa pink yang estetis. Kalau ditambah beat yang bukan cuma enak didengarkan tapi juga memberikan ruang buat stunt, transisi, atau lipsync, makin cepat viral. Jadi, bukan cuma liriknya; ekosistem konten — dance, tantangan, duet, dan editing kreatif — yang bikin 'cinta merah jambu' meledak di For You. Aku masih suka nonton thread remake-nya karena tiap kreator punya versi lucu atau manis sendiri, dan itu bikin lagu terasa hidup terus.

Pupuk Apa Yang Cocok Untuk Bunga Mawar Merah Di Kebun?

4 Jawaban2025-09-14 11:54:36
Di kebun kecilku, merah mawar selalu jadi perhatian utama—jadi aku ngasih perlakuan khusus. Pertama, aku mengandalkan kombinasi pupuk: pupuk dasar slow-release granul berimbang untuk fondasi (misal NPK sekitar 10-10-10 atau 14-14-14) waktu awal musim tumbuh, lalu setelah pucuk mulai keluar aku tambah pupuk yang agak tinggi fosfor supaya bunga lebih banyak dan kuat (rasio P lebih tinggi, misalnya 5-10-5 atau produk khusus ‘bloom booster’). Di sela-sela itu aku pakai pupuk cair organik seperti emulsi ikan atau pupuk rumput laut tiap 3–4 minggu untuk dorongan cepat. Selain itu aku selalu menaruh kompos matang atau kotoran kuda yang sudah matang sebagai mulsa dan sumber nutrisi berkelanjutan; ini bikin tanah lebih hidup dan warna daun jadi lebih bagus. Perlu diingat: jangan terlalu banyak nitrogen, sebab bakal bikin daun lebat tapi sedikit bunga. Juga cek pH tanah—mawar senang di pH sekitar 6–6,5—dan siram dulu sebelum memberi pupuk granul agar akar nggak ‘terbakar’. Dengan pola ini, mawar merah di kebunku biasanya mekar lebat dan warnanya pekat, dan itu selalu bikin aku senyum tiap lihat taman sore hari.

Apa Inspirasi Sutradara Untuk Palet Warna Merah Merona?

3 Jawaban2025-10-15 18:40:04
Ada kalanya palet merah terasa seperti karakter sendiri dalam sebuah adegan; itu bukan sekadar warna, melainkan suara dan napas yang mengatur suasana. Aku terpesona oleh bagaimana sutradara mengumpulkan referensi dari berbagai sumber: seni lukis, fotografi jalanan, fesyen, sampai mimpi masa kecil. Di beberapa film yang kusukai, seperti 'In the Mood for Love' atau 'Three Colors: Red', merah dipakai untuk menegaskan rindu, kecanggungan, atau konflik batin yang tak terucap. Sutradara sering memulai dengan konsep emosional—ingin membuat penonton merasa hangat, terancam, atau nostalgia—lalu menerjemahkannya lewat lampu, filter, dan palet kostum. Secara teknis, merah itu fleksibel. Bila dikombinasikan dengan pencahayaan hangat dan kain sutra, ia memberi kesan intim; kalau diberi kontras dingin, ia berubah jadi sinis dan menakutkan. Aku pernah eksperimen kecil dengan mengatur saturasi kulit dan background; sedikit peningkatan pada channel merah langsung membuat adegan lebih hidup tanpa harus mengubah dialog. Selain itu, sutradara sering meminjam idiom visual dari komik atau anime—ingat adegan-adegan ikonik di 'Akira'—sebagai inspirasi komposisi dan intensitas warna. Di luar teknik, ada juga faktor budaya: merah punya arti yang berbeda di tiap tempat—perayaan, cinta, bahaya—dan sutradara pintar memetik makna itu untuk memperkaya narasi. Aku suka memperhatikan bagaimana warna ini muncul ulang sebagai motif, kadang lembut, kadang brutal, sampai terasa seperti denyut cerita itu sendiri. Itu yang selalu bikin aku terpikat tiap kali ada palet merah merona masuk layar.

Siapa Penulis Fanfiction Terbaik Yang Menulis Tentang Merah Merona?

3 Jawaban2025-10-15 16:31:30
Di antara semua fanfiksi yang pernah kubaca, penulis yang paling jago mengangkat momen merah-merona selalu punya satu kesamaan: mereka tahu kapan menahan kata-kata dan membiarkan ekspresi kecil yang bilang segalanya. Aku suka melihat bagaimana mereka menulis deskripsi pipi memerah bukan sebagai efek visual semata, tapi sebagai jembatan untuk emosi—napas yang tersendat, suara yang tiba-tiba pelan, atau tangan yang bermain di ujung lengan baju. Detail kecil itu lebih memukul daripada kata-kata manis yang berlebih. Biasanya penulis-penulis macam ini piawai dengan pacing. Mereka tahu kapan memanjang adegan canggung satu baris percakapan menjadi beberapa paragraf penuh ketegangan lembut, dan kapan menyudahi momen sebelum jadi bertele-tele. Mereka juga sering menaruh POV yang intim—fikiran singkat sang tokoh yang membuat pembaca ikut merasa hangat dan malu. Kalau mau nemu mereka, aku sering menyaring berdasarkan tag 'fluff', 'slow burn', dan 'first kiss' di situs favoritku, lalu lihat siapa yang banyak dapat bookmark atau komentar panjang. Sering kali penulis yang konsisten update dan peka terhadap feedback pembaca itulah yang paling ngeh soal merah-merona. Aku selalu senang kalau menemukan satu cerita yang membuat pipiku ikut hangat sampai harus simpan linknya di folder khusus.

Apa Makna Yang Dimiliki Setangkai Bunga Mawar Merah?

4 Jawaban2025-10-13 14:31:07
Di mataku, mawar merah selalu terasa seperti puisi yang hidup. Warnanya yang pekat dan bentuknya yang simetris bikin pesan yang dikirim lewat satu tangkai itu jadi sangat lugas: cinta, hasrat, dan pengakuan. Tapi nggak melulu soal roman dramatis—mawar merah juga menyimpan paradoks; ia indah sekaligus berduri. Durinya mengingatkan aku bahwa memberi atau menerima cinta seringkali bukan hal yang sepenuhnya aman, ada risiko yang mesti dipahami. Dalam budaya populer dan tradisi, mawar merah identik sama kasih sayang yang mendalam. Sebut saja momen ulang tahun atau perayaan, satu mawar merah bisa jadi pengganti kata-kata yang susah diungkapkan. Di sisi lain, nuansa merah juga bisa bermakna penghormatan atau duka dalam konteks lain; jadi kontekslah yang memberi batasan makna itu sendiri. Bagiku pribadi, memberi mawar merah selalu terasa sakral—sederhana tapi penuh niat. Kadang aku memilih hanya satu tangkai supaya pesannya fokus, dan kadang aku menempatkannya di vas kecil di meja kerja sebagai pengingat: hidup itu berani mencintai, walau berduri. Itu yang membuat mawar merah tetap spesial bagiku.
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status