Filosofi Cermin Dalam Kehidupan

KUMPULAN KISAH DALAM KEHIDUPAN
KUMPULAN KISAH DALAM KEHIDUPAN
Kisah disini menceritakan pengalam-pengalaman hidup seseorang yang bisa dijadikan pelajaran berharga bagi kehidupan orang lain. Sebelum melakukan sesuatu hendaknya berpikir dahulu supaya apa yang dilakukan tidak menjadi bumerang bagi dirinya sendiri.
Not enough ratings
3 Chapters
Cermin Malapetaka
Cermin Malapetaka
Kelahiran putra pangeran Kerajaan Niswa telah di nanti-nantikan keluarga Kerajaan selama bertahun-tahun. Termasuk juga rakyatnya. Ia sangat ditunggu keberadaannya untuk menggantikan posisi ayahnya memimpin kerajaan. Namun sayang kelahirannya justru terjadi pada saat perang berlangsung di Kerajaan Niswa. Serangan Kerajaan Bahara telah membuat bayi pangeran harus diasingkan dari istana demi keselamatannya. Bertahun-tahun mencari keberadaan bayi pangeran. Namun pangeran tak kunjung ditemukan hingga mereka berpikir pangeran telah tiada. Putri Aleta izin menikah dengan Rafles, putra ketiga Kerajaan Bunga. Namun belum sempat cinta mereka bersatu lamaran dari kerajaan Flambuana telah mendatangi Puti Aleta. Singkat cerita akhirnya ayahnya mengizinkan Putri Aleta menikah dengan Pangeran Rafles. Ternyata Pangeran Rafles tidaklah sebaik yang Putri Aleta kira. Ia memiliki rencana untuk menghancurkan kerajaan Niswa. Ternyata dan ternyata Kerajaan Bunga dan Kerajaan Bahara sepakat untuk membalaskan dendam mereka pada Kerajaan Niswa. Ditengah kekacauan dan penderitaan yang dialami Kerajaan Niswa, Putra Mahkota Kerajan Niswa kembali ke istana. Ia akan menyelamatkan istananya. Cara tercepat untuk menghentikan kekacauan pada Kerajaan Niswa adalah dengan meminta harapan Pada sebuah Cermin yang tersembunyi di Goa Bukit Rindau. Namun cermin tersebut justru malah memperburuk keadaan istana. Akankah isatana akan dapat diselamatkan? Atau justru istana akan hancur lebur sekalian tanpa sisa?
10
13 Chapters
Cermin Ketiga
Cermin Ketiga
Seorang wanita dewasa bernama Arsita Damar, seorang arkeolog dan dosen di Jakarta, menemukan sebuah cermin tua dari abad ke-17 di ruang bawah tanah universitas. Tanpa sadar, cermin itu adalah portal menuju dunia paralel — dunia yang terlihat sama, tapi diatur oleh kultus rahasia bernama Kaleidos, yang menyembah entitas kuno bernama “Yang Terpantul”. Semakin jauh ia masuk ke dunia itu, semakin ia menemukan kenyataan bahwa: Versi dirinya di dunia paralel adalah pemimpin kultus. Orang-orang di sekelilingnya punya versi lain yang jahat, atau sebaliknya. Semua dunia itu saling terhubung oleh cermin-cermin tertentu yang tersebar di berbagai belahan dunia — termasuk Jepang, Islandia, dan Indonesia Timur. Dan rahasia terbesarnya: > Dunia paralel bukan hanya dua. Ada lebih dari tiga. Dan di salah satunya, waktu berjalan mundur.
Not enough ratings
10 Chapters
Bayangan Dibalik Cermin
Bayangan Dibalik Cermin
Di pinggiran sebuah desa, terdapat sebuah rumah tua yang dikenal dengan kisah-kisah menakutkan dan keangkerannya. Banyak orang mempercayai bahwa pemiliknya menghilang tanpa jejak, meninggalkan aura misterius dan arwah yang berkeliaran di dalamnya. Dalam suasana yang mencekam, Rani, seorang remaja petualang, memutuskan untuk mengajak teman-temannya—Budi, Mira, dan Andi—menjelajahi rumah tersebut. Mereka berharap dapat menemukan sesuatu yang menarik untuk diabadikan di media sosial, tetapi apa yang mereka temui jauh lebih dari sekadar barang-barang lama. Setibanya di sana, suasana seram mulai menyelimuti mereka. Suara langkah kaki misterius dan bayangan samar membuat ketegangan meningkat. Ketika mereka menemukan sebuah kotak kayu tua berisi benda-benda aneh, rasa ingin tahu Rani mendorongnya untuk menggali lebih dalam, meskipun teman-temannya mulai merasakan ketidaknyamanan. Malam semakin larut, dan kehadiran sesuatu yang jahat mulai terasa. Saat menjelajahi lantai atas, mereka menemukan cermin besar yang memancarkan aura aneh. Ketika Rani mendekatinya, dia merasakan kehadiran sosok lain di balik bayangannya. Suara berat menggetarkan hati mereka saat sosok misterius itu muncul, menuntut jawaban atas kedatangan mereka. Dalam sekejap, suasana berubah menjadi kacau saat pintu keluar tertutup dan sosok itu berusaha menyeret mereka ke dalam kegelapan. "Bayangan di Balik Cermin" adalah kisah horor yang menggugah, penuh dengan ketegangan, misteri, dan pertempuran melawan ketakutan. Saat Rani dan teman-temannya terjebak dalam rumah yang dihantui, mereka harus menemukan jalan keluar sekaligus mengungkap misteri yang menyelimuti tempat itu. Dengan ancaman yang semakin mendekat dan pilihan yang semakin sedikit, mereka harus berjuang melawan kegelapan yang ingin menguasai mereka. Dalam pencarian mereka, mereka menyadari bahwa tidak semua yang hilang bisa ditemukan, dan terkadang, rahasia yang paling kelam justru bersembunyi di dalam diri kita sendiri.
Not enough ratings
35 Chapters
Cermin Dari Nenek
Cermin Dari Nenek
Sebagai keturunan darah murni dari keluarganya Lala harus memenuhi kontrak darah kepada Raja Neraka Da Miko yang arrogant dan kejam sebagai penangkap roh selama 10 tahun lebih. Petualangan bersama hantu penjaganya Merre membuat dua bersaudara dari alam bawah tertarik padanya, adik Da Miko, Da Leo yang ceria dan suka menggoda dan Da Miko yang kejam dan dingin siapa yang akan dipilih Lala? Petualangan seperti apa yang menunggunya? Ayo merinding bersama....
10
26 Chapters
CERMIN GERBANG CINTA
CERMIN GERBANG CINTA
“Eko, sepertinya aku sudah malas ikut permainan ini,” tolak Harry. “Aku selalu menang.” “Har, ini lain. Aku jamin kali ini aku dan Taruf yang menang. Kamu harus membayar kami dobel, hehehe. Ayolah, cepat datang. Kami sudah ada di sini.” Harry menutup teleponnya dan memikirkan penawaran Eko lagi. Dia, Eko dan Taruf bertaruh. Kalau wanita itu bisa merayu Harry, maka mereka yang menang. Tapi kalau tidak bisa, Harry yang menang. Eko dan Taruf, anak dari konglomerat yang bingung mau apakan uang mereka. Jadi dengan bersenang-senang dengan wanita adalah kesukaan mereka. Sedangkan Harry harus berjuang dari nol untuk mencapai kesuksesannya yang sekarang. Uang taruhan dalam permainan ini sangat besar, bahkan Harry bisa menjadikan modal usahanya. Harry yakin seratus persen, dia tidak akan pernah kalah, karena pada sadarnya dia sangat membenci wanita. Bahkan jijik pada wanita yang selalu memakai pakaian minim. Tapi hari ini, saat dia bertemu dengan wanita yang menjadi taruhannya, dia tertegun. Sangat cantik dan tidak seperti wanita lainnya yang selalu Eko bawa. Namanya Momo. Dan tatapan mata yang sangat indah menimbulkan keinginan Harry untuk mencium wanita itu.
10
84 Chapters

Siapa Penulis Aku Diberkati Sepanjang Hidupku Diberkati Lirik?

1 Answers2025-10-18 14:33:20

Saya pernah menemukan baris itu waktu lagi nyari lirik lama di playlist gereja, dan dari ingatan serta beberapa sumber yang saya cek, kalimat 'aku diberkati sepanjang hidupku' sering muncul sebagai terjemahan bahasa Indonesia dari lagu hymne klasik 'Blessed Assurance'. Lirik asli lagu itu ditulis oleh Fanny J. Crosby, sedangkan melodinya dikomposisikan oleh Phoebe P. Knapp. Jadi kalau kamu merujuk ke versi terjemahan dari hymne itu, penulis lirik aslinya adalah Fanny J. Crosby.

Perlu diingat juga bahwa banyak terjemahan bahasa Indonesia punya pengalih kata atau frasa yang sedikit berbeda dan kadang penerjemahnya nggak selalu dicantumkan jelas di internet. Jadi di album atau buku nyanyian lokal sering tertulis nama penerjemah atau pengaransemen lagu—bukan pencipta lirik aslinya. Kalau kamu mau bukti konkret, cek keterangan di CD/album atau buku lagu yang memuat versi Indonesia itu; biasanya ada catatan ‘originally written by Fanny J. Crosby’ atau semacamnya. Aku suka banget lagu itu karena melodinya hangat dan kata-katanya sederhana tapi penuh penghiburan, cocok dinyanyikan berulang-ulang di kebaktian malam.

Buku Apa Memuat Frasa Hidup Ini Hanya Kepingan Secara Eksplisit?

5 Answers2025-10-18 15:43:17

Begini, aku sempat mengubek-ubek memori bacaan dan mesin pencari buat frase 'hidup ini hanya kepingan' — dan hasilnya cukup menarik: aku nggak menemukan satu judul besar yang secara eksplisit memakai kata persis itu sebagai kutipan terkenal.

Aku curiga kalimat itu lebih mirip potongan puisi, lirik lagu indie, atau baris di media sosial yang menyentil perasaan orang; jenis kalimat yang mudah menyebar sebagai caption Instagram atau status. Dalam sastra Indonesia modern ada banyak penulis yang sering memecah makna hidup jadi potongan-potongan—nama seperti Sapardi Djoko Damono atau Dee Lestari (coba cari 'Supernova') sering muncul di kepala ketika memikirkan nada serupa—tetapi aku tidak bisa memastikan ada yang tepat menulis kata-kata persis seperti itu.

Kalau dari sisi pengalaman pribadi, aku sering menemukan ungkapan serupa di kumpulan puisi DIY, blog, atau lirik band indie yang nggak tercatat rapi di katalog besar. Jadi, kemungkinan besar frasa itu bukan kutipan dari satu buku klasik melainkan ungkapan populer yang hidup di banyak tempat. Aku senang kalau ungkapan sederhana seperti itu bisa bikin orang mikir, karena buatku itu justru bagian dari keindahan bahasa yang bisa menemukan rumah di mana saja.

Bagaimana Sutradara Menyajikan Hidup Ini Hanya Kepingan?

5 Answers2025-10-18 09:06:49

Garis patah-patah itu sering terasa seperti nadi dalam film yang kujadikan teman larut malam.

Sutradara bisa menyajikan hidup sebagai kepingan dengan memainkan ritme—potongan gambar yang cepat lalu melambat, potongan dialog yang dipotong di tengah nafas, atau sebuah ekspresi yang bertahan cukup lama untuk membuatmu menebak lebih dari satu cerita. Aku ingat menonton 'Memento' dan merasakan cara potongan waktu jadi alat untuk mensimulasikan ingatan yang pecah; editing di sana bukan sekadar merangkai adegan, melainkan menuntun emosi. Selain itu, warna dan pencahayaan juga berperan: satu adegan disiram warna hangat, adegan berikutnya dingin, memberi kesan fragmen emosi.

Sutradara sering memakai motif visual berulang—sebuah cangkir, gerbang, atau lagu—sebagai benang merah yang menghubungkan fragmen-fragmen itu. Voice-over atau catatan di layar bisa menambah lapisan subyektif, membuat kita sadar bahwa yang kita lihat bukan kronik lengkap, melainkan potret ingatan atau perspektif tertentu. Penempatan waktu lompat, flashback yang tiba-tiba, dan montage asosiasi menuntut penonton merakit makna sendiri; hidup dipotong-potong, lalu kita diberi peran merangkai kembali. Di akhir, aku selalu merasa puas—bukan karena semua terjelaskan, melainkan karena pengalaman menyusun keping-keping itu sendiri membawa perasaan yang riil dan agak manis.

Apakah Agama Mingyu Seventeen Memengaruhi Gaya Hidupnya?

3 Answers2025-10-14 17:55:22

Penasaran banget tiap kali orang nanya soal hal pribadi artis—termasuk agama Mingyu—karena itu selalu bikin aku mikir dua kali antara rasa ingin tahu dan rasa hormat.

Aku nggak pernah menemukan pernyataan langsung dari Mingyu yang mengungkapkan pilihannya soal keyakinan, jadi kalau ditanya apakah agamanya memengaruhi gaya hidupnya, yang paling aman dikatakan adalah: kemungkinan ada pengaruh, tapi dipadukan dengan banyak faktor lain. Dari sudut pandang penggemar yang sering nonton wawancara dan variety show, yang paling kelihatan adalah nilai-nilai umum seperti sopan santun, rasa tanggung jawab, dan etika kerja—hal-hal yang bisa datang dari latar keluarga, pendidikan, atau lingkungan kerja, bukan hanya agama. Kadang idol menunjukkan sisi lebih empatik atau suka terlibat kegiatan amal, dan itu bisa terlihat sejalan dengan ajaran agama tertentu, tapi bukan bukti yang tegas.

Di luar itu, manajemen grup dan citra publik juga berperan besar. Agama pribadi seringkali dibungkus rapat oleh agensi demi menjaga privasi dan menghindari kontroversi yang nggak perlu. Jadi, meski ada kemungkinan agama membentuk nilai dan sikapnya, secara penampilan publik gaya hidup Mingyu lebih dipengaruhi oleh jadwal, pekerjaan, dan kepribadiannya sendiri. Intinya, aku lebih memilih menghargai ruang privatnya dan menikmati karya serta momen yang dia bagi dengan penggemar—itu yang terasa paling nyata bagiku.

Siapa Tokoh Hidup Yang Sering Muncul Dalam Puisi Pak Sapardi?

1 Answers2025-10-14 06:34:42

Membaca puisi Sapardi selalu membuatku merasa dibawa masuk ke ruang kecil berisi percakapan lembut antara 'aku' dan seseorang yang sangat dekat dengannya.

Aku sering memperhatikan bahwa tokoh hidup yang paling sering muncul dalam puisi-puisinya adalah sosok yang tak pernah diberi nama secara eksplisit—orang yang dicintai, yang kerap disebut dengan kata ganti 'kau' atau 'engkau'. Sosok ini biasanya digambarkan sebagai kekasih atau pasangan hidup, perempuan dalam banyak bacaan kritis, tetapi Sapardi mempertahankannya dalam bentuk yang sengaja sederhana dan universal. Contohnya pada puisi-puisi seperti 'Aku Ingin' dan dialog-dialog batin yang terasa sangat intim: si penyair berbicara langsung ke seseorang yang nyata, terasa hangat dan akrab, lengkap dengan detail sehari-hari yang membuatnya hidup.

Gaya Sapardi membuat figur ini terasa manusiawi dan dekat—bukan tokoh mitis atau abstrak, melainkan manusia biasa dengan rutinitas, rindu, dan kesunyian. Ia muncul lewat sapaan, melalui tindakan-tindakan kecil, atau hanya sebagai pendengar bagi doa dan kebisuan sang penyair. Tema cinta yang sederhana dan tidak berlebihan, penekanan pada hal-hal domestik seperti secangkir kopi, hujan, atau sepatu yang tertinggal, memberi wujud pada tokoh hidup itu tanpa harus menjelaskan namanya. Kalau dipikir-pikir, itulah kekuatan Sapardi: ia menghadirkan sosok nyata dengan cara yang membuat pembaca bisa memproyeksikan orang yang mereka cintai—istri, suami, kekasih, atau sahabat—ke dalam puisi itu.

Menariknya, Sapardi juga sering menggabungkan tokoh hidup itu dengan alam dan benda sehari-hari, sehingga sosok tersebut tidak hanya berdiri sendiri tetapi juga menjadi bagian dari lanskap emosi yang lebih luas. Misalnya di 'Hujan Bulan Juni' atau puisi-puisi lain yang memadukan suasana alam dengan rindu, tokoh manusiawi itu terasa saling terikat dengan hujan, malam, atau ruang rumah. Aku suka bagaimana hal ini membuat puisinya terasa akrab sekaligus elegan—tidak dramatis berlebihan tapi menancap di hati. Untukku, tokoh hidup dalam puisi Sapardi adalah representasi cinta yang sederhana, konsisten, dan sangat manusiawi; ia hadir tanpa harus dinamai, dan justru karena itu menjadi lebih dekat bagi banyak pembaca.

Bagaimana Novel Hidup Ini Adalah Kesempatan Menginspirasi Pembaca?

4 Answers2025-09-13 15:55:10

Ada momen tertentu saat membaca yang membuatku merasa seolah dunia memberi kesempatan kedua—dan itu yang membuat novel seperti 'Hidup Ini' terasa begitu berharga.

Saya sering terpana oleh cara penulis menata luka, harapan, dan keputusan sehari-hari menjadi sebuah alur yang memberi ruang untuk bernafas. Di lapisan paling sederhana, novel membuka jendela empati: kita menempelkan diri pada tokoh, merasakan keraguannya, melihat kegagalannya, lalu tiba-tiba kita punya contoh nyata tentang bagaimana menghadapi ketakutan sendiri. Itu bukan sekadar hiburan; itu latihan batin yang lembut namun terus-menerus.

Selain memberi teladan emosional, cerita juga menawarkan kerangka moral tanpa memaksa. Lewat konflik kecil sampai besar, aku belajar bahwa tindakan biasa bisa punya dampak luar biasa—dan kadang perubahan besar dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Di akhir baca, bukan hanya rasa puas yang kusingkirkan, tapi juga dorongan pelan untuk mencoba hal baru, menulis ulang kebiasaan, atau setidaknya menatap masalah dari sudut yang berbeda.

Apa Pesan Moral Yang Disampaikan Novel Hidup Ini Adalah Kesempatan?

4 Answers2025-09-13 16:52:20

Baris pembuka 'Hidup Ini Adalah Kesempatan' langsung menggenggamku.

Novel ini terasa seperti serangkaian cermin kecil yang memantulkan keputusan sehari-hari: memilih berani, merawat hubungan, atau menunda mimpi. Pesan moral yang paling kuat bagiku adalah soal kesempatan sebagai sesuatu yang tidak selalu gemerlap — seringkali itu hanya celah kecil di antara rutinitas dan ketakutan. Penulis mengajarkan bahwa kesempatan tidak mesti datang dengan trumpet dan sorak-sorai; kadang ia muncul dalam bentuk percakapan singkat, undangan yang sederhana, atau keberanian untuk mengakui kesalahan.

Selain itu, ada nuansa tanggung jawab personal yang dalam: ketika kesempatan datang, memilihnya bukan cuma soal ambisi, melainkan soal integritas terhadap diri sendiri dan orang lain. Kesempatan itu juga memerlukan kesiapan — bukan kesiapan sempurna, tapi kesiapan untuk bertumbuh dari kesalahan. Akhirnya, aku ditinggalkan dengan perasaan hangat dan sedikit getar untuk segera melakukan sesuatu yang selama ini kutunda, sambil lebih sabar merawat proses kecil yang ternyata berbuah besar.

Siapa Sutradara Hidup Ini Adalah Kesempatan Dan Apa Visinya?

4 Answers2025-09-13 16:32:03

Di mata penonton muda seperti aku, sutradara di balik 'Hidup Ini Adalah Kesempatan' terasa seperti orang yang menolak jawaban mudah. Aku lihat karyanya sebagai gabungan antara sentimentalitas halus dan keberanian eksperimental: adegan-adegan sederhana yang diberi framing tak biasa, dialog yang sering menyisakan ruang sunyi, lalu musik yang muncul seperti bisikan. Gaya ini membuat filmnya tidak sekadar menceritakan cerita, melainkan mengundang kita untuk mengisi celah-celah emosinya sendiri.

Ketika menonton, aku sering merasa dia memaksa penonton untuk ikut mengambil risiko emosional—mengizinkan karakter salah langkah, gagal, atau menerima keganjilan hidup. Visinya, menurutku, adalah memperlakukan hidup sebagai serangkaian peluang, bukan garis lurus: setiap keputusan kecil punya potensi untuk membuka jalan baru. Itu terasa sangat relevan buat generasi yang tumbuh dalam ketidakpastian.

Secara visual dan naratif, aku melihat pengaruh sutradara ini berasal dari sinema arthouse dan novel grafis modern: porsi realisme sehari-hari bercampur dengan momen-momen hampir magis. Aku pulang dari bioskop dengan perasaan hangat tapi terus berpikir—dan itu, bagi aku, adalah tanda sutradara yang berhasil menyampaikan visinya tanpa memaksakan jawaban.

Kutipan Ikonik Dari Hidup Ini Adalah Kesempatan Apa Menurut Fans?

4 Answers2025-09-13 23:49:09

Ketika kutipan 'hidup ini adalah kesempatan' nyangkut di kepalaku, rasanya seperti alarm kecil yang mengingatkan bahwa setiap napas bisa dipakai buat sesuatu. Aku suka membayangkan momen-momen kecil: menahan diri untuk nggak membalas chat yang bikin stres, melangkah ke panggung mini di acara kampus, atau bilang iya pada rencana spontan teman. Bukan soal harus melakukan sesuatu yang besar setiap hari, melainkan melihat peluang di keseharian—ada kesempatan untuk belajar, menebar kebaikan, atau sekadar memperbaiki mood sendiri.

Di komunitas fandom tempat aku sering nongkrong, kutipan itu juga sering dipakai buat menyemangati orang yang ragu submit fanart atau fanfic. Buatku, kesempatan itu kayak frame kosong dalam strip komik; kita bisa menggambar apa pun di dalamnya. Terkadang kesempatan datang cuma sekali, tapi sering juga berulang kalau kita rajin membuka mata. Akhirnya aku selalu mencoba treat hidup ini seperti save file: kalau ragu, simpan progres dan coba lagi. Itu bikin aku lebih berani ambil risiko kecil—dan percayalah, koleksi memori kecil itu lama-lama bikin hidup lebih padat warna.

Bagaimana Lirik Fourtwnty Menggambarkan Kehidupan Muda Masa Kini?

3 Answers2025-09-17 01:42:41

Mendalami lirik-lirik Fourtwnty itu seperti menyelami lautan emosi yang beragam. Lagu-lagu mereka sungguh mencerminkan perjalanan hidup generasi muda. Misalnya, dalam lagu seperti 'Zona Nyaman', mereka berhasil menangkap perjuangan antara keinginan untuk mengejar mimpi dan realitas sehari-hari. Temanya sangat relevan; banyak di antara kita yang merasakan tekanan untuk memenuhi harapan keluarga dan masyarakat. Melalui lirik yang sederhana namun puitis, Fourtwnty menyuarakan kerinduan untuk menemukan kebebasan, sebuah tema yang terasa akrab bagi setiap anak muda yang berjuang mencari jati diri. Mereka menciptakan gambaran yang bisa membuat pendengarnya merasa terhubung, seolah-olah sedang berbincang dengan sahabat dekat tentang keraguan dan harapan yang kita semua alami.

Tidak hanya berfokus pada sisi gelap, lirik-lirik mereka juga mengajak kita untuk melihat sisi ceria kehidupan. Misalnya, lagu 'Akad' menggambarkan perasaan jatuh cinta yang tulus dan harapan akan masa depan. Di sini, Fourtwnty menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan dari luar, penting bagi kita untuk merayakan momen-momen kecil yang membuat hidup kita bermakna. Dengan nada yang lembut dan harmonisasi yang menenangkan, mereka memberi kita pandangan bahwa meski dunia ini penuh tantangan, kita tetap bisa menemukan kebahagiaan di antara segala kepenatan.

Melalui lirik-liriknya, Fourtwnty menghadirkan narasi yang bisa menghibur dan memotivasi. Mereka berbicara dari hati dan memberikan suara pada banyak pemuda yang merasakan ketidakpastian atau bahkan kehilangan dalam menjalani hidup. Lagu-lagu mereka bukan hanya sekadar hiburan; mereka adalah wadah untuk mengekspresikan segala rasa, dari kerinduan, cinta, hingga ketidakpastian. Dan sebagai seseorang yang tumbuh dalam era itu, saya merasa Fourtwnty benar-benar menangkap semangat perjuangan dan keindahan kehidupan muda masa kini dengan sangat baik.

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status