Dikejar-kejar Brondong
Menyadari tatapan Shafa, Rain pun terkekeh dan berucap, "Nggak kebayang kan, seorang Rain jadi pengacara, but I am a lawyer."
"Pengacara apa?" tanya Shafa.
"What do you need, the I''ll be that lawyer," canda Rain.
"Dasar ngaco! Bareba, what kind of lawyer are you?" tanya Shafa lagi.
Rain pun tersenyum, lalu sambil mengambil kartu nama dari dalam dompetnya, ia menjelaskan, "Aku pengacara kasus perdata, biasanya masalah aset perusahaan, kontrak kerjasama, ketenagakerjaan, ya semacam itulah."