author-banner
Madre Shine
Madre Shine
Author

Novels by Madre Shine

Frekuensi Terlarang

Frekuensi Terlarang

"Di dunia di mana memori bisa dihapus dan perasaan bisa diprogram, satu-satunya hal yang nyata adalah sentuhan yang melukai." Juan adalah seorang Memory Weaver—penenun memori yang hidup di bayang-bayang Distrik 9. Tugasnya sederhana: menghapus jejak trauma dari otak para elite yang merasa terlalu banyak. Namun, segalanya berubah saat ia menemukan Lilia, seorang wanita tanpa masa lalu yang tersimpan dalam tabung eksperimen proyek rahasia Echo. Lilia adalah kanvas kosong. Dia tidak memiliki nama, tidak memiliki rasa, dan tidak memiliki memori. Namun, saat Juan menghubungkan sarafnya ke dalam pikiran Lilia, ia tidak menemukan data—ia menemukan sebuah frekuensi terlarang yang membangkitkan gairah dan bahaya yang belum pernah ia rasakan. Bersama, mereka melarikan diri dari kejaran penguasa kota, menembus batas antara manusia dan mesin. Dari pesta mewah yang penuh intrik hingga padang pasir radioaktif yang mematikan, Juan dan Lilia harus berhadapan dengan satu kenyataan pahit: Bahwa mencintai satu sama lain berarti mempertaruhkan kewarasan mereka. Saat rahasia gelap tentang kematian orang tua Lilia terungkap, dan sebuah virus saraf mulai menghancurkan ingatan mereka, mampukah cinta bertahan tanpa bantuan kabel dan kode? Ataukah mereka hanya akan menjadi gema yang hilang di tengah bisingnya teknologi?
Read
Chapter: Bab 34
Air laut yang mendidih bukan lagi sekadar metafora; air itu benar-benar menguap, menciptakan dinding kabut panas yang memerangkap kapal motor tua itu dalam sangkar keputihan yang menyesakkan. Di tengah dek yang miring tajam, Miri tampak seperti fatamorgana yang sedang terkikis oleh angin kencang. Tubuh kecilnya tidak lagi memantulkan cahaya; ia justru menghisap cahaya di sekelilingnya, menjadi siluet transparan yang menyingkapkan jalinan sirkuit saraf berwarna perak di mana seharusnya tulang dan darah berada. Lilia merayap di atas dek yang licin oleh oli dan air garam, jemarinya mencakar kayu yang mulai lapuk demi mencapai sosok kristal emas yang berdiri kaku. Juan tidak menoleh, namun getaran dari tubu
Last Updated: 2026-05-13
Chapter: Bab 33
Udara di Old Soul tidak lagi memiliki aroma kehidupan; yang tersisa hanyalah rasa logam berkarat yang menempel di pangkal lidah dan debu abu-abu yang terasa seperti gigitan piksel di permukaan kulit. Lilia terbatuk, menutupi hidungnya dengan syal yang sudah koyak, sementara matanya terus memindai reruntuhan gedung pencakar langit yang kini tampak seperti tulang-belulang raksasa yang hangus. Di sampingnya, Miri berjalan dengan langkah gontai, jemari kecilnya mencengkeram erat ujung jaket Lilia seolah-olah dunia ini bisa menelannya kapan saja. Tiba-tiba, Lilia merasakan sensasi tajam di pergelangan tangannya, seperti sengatan ribuan jarum mikro yang dialiri listrik statis. Ia menunduk dan melihat sebutir
Last Updated: 2026-05-11
Chapter: Bab 32
Langkah kaki Lilia bergema hampa di atas lantai logam yang dilapisi embun beku. Di sekelilingnya, ribuan tabung vertikal berjajar seperti pilar-pilar di katedral kematian, masing-masing berisi sosok pria yang sangat ia kenal. Cahaya biru pudar dari cairan kriogenik menerangi wajah-wajah yang tertidur itu—rahang yang tegas, garis hidung yang identik, dan jemari yang dulu pernah menenun memori di pangkal saraf Lilia.Setiap tabung memiliki label digital yang berkedip pelan:VESSEL-04: BATCH 91, VESSEL-04: BATCH 92, terus berlanjut hingga ke ujung cakrawala ruangan yang tak berujung. Lilia menyentuh permukaan kaca salah satu tabung, merasakan dingin yang menusuk hingga ke sumsum tulang, sementara jantungnya berdegup kencang oleh horor yang tak terlukiskan."Juan..." bisik Lilia, suaranya pecah di tengah kesunyian laboratorium yang steril.Ia me
Last Updated: 2026-05-09
Chapter: Bab 31
"Jangan percaya padanya!"Suara itu bukan sekadar getaran udara yang melewati pengeras suara Uplink. Itu adalah petir yang menyambar langsung ke pusat saraf Lilia, membawa frekuensi yang begitu identik dengan suaranya sendiri hingga dadanya terasa sesak. Pesan dari masa depan itu bergema di antara pepohonan yang meranggas, menciptakan distorsi visual yang membuat bayangan Aria tampak memanjang dan bergetar seperti gangguan pada kaset lama.Lilia tersentak mundur, tangannya yang memegang pistol pulsa gemetar hebat hingga sendi-sendinya memutih. Matanya beralih dengan cepat antara layar Uplink yang berkedip merah dan sosok Aria yang berdiri tenang di tengah remang malam."Lilia, apa yang kau dengar itu hanyalah umpan," kata Aria, suaranya tetap l
Last Updated: 2026-05-06
Chapter: Bab 30
Lilia merenggut tangan Miri dengan kasar, hingga gadis kecil itu tersentak dan nyaris terjatuh di atas tumpukan abu perak yang masih hangat. Di bawah cahaya fajar yang mulai menyapu permukaan kulit, garis emas di telapak tangan Miri berdenyut dengan ritme yang mengerikan—sebuah detak jantung biner yang seharusnya sudah terkubur di dasar samudra bersama Juan. Garis itu tidak hanya diam di permukaan; ia tampak hidup, merayap di bawah jaringan nadi seperti cacing cahaya yang lapar, mencari jalan menuju jantung organik yang murni."Ibu Lilia, tanganku... rasanya panas," isak Miri, air matanya jatuh mengenai garis emas itu dan seketika menguap menjadi uap kecil beraroma ozon.Lilia tidak menjawab, lidahnya kelu saat ia melihat pola geometri di tangan Miri mulai membentuk fraktal bunga bougainvillea yang sama persis dengan yang ada pada Juan. Ketakutan yang lebih dingin dari es pegunungan mer
Last Updated: 2026-05-04
Chapter: Bab 29
Tanah di tengah alun-alun Sanctuary tidak lagi bergetar; ia berdenyut. Denyutan itu terasa hingga ke ulu hati Lilia, sebuah irama ritmis yang menyerupai detak jantung raksasa yang sedang bermimpi di bawah lapisan kalsium dan batu. Di tengah kegelapan malam, pohon kristal yang semula berwarna hijau zamrud kini mulai memancarkan cahaya biru neon yang pucat, sementara akar-akarnya yang menembus panggung kayu mulai mengeluarkan suara desis seperti uap yang keluar dari celah mesin yang panas."Ibu Lilia, lihat kakiku!" jerit Miri dari kejauhan.Lilia segera menoleh dan merasakan jantungnya seolah berhenti berdetak. Di bawah cahaya bulan, ia melihat jejak kaki Miri di atas tanah mengeluarkan pendaran perak yang sama dengan abu Juan. Bukan kristalisasi seperti sebelumnya, melainkan sebuah jejak data yang bercahaya, seolah-olah setiap langkah Miri sedang menulis ulang realitas di atas tanah yan
Last Updated: 2026-05-02
You may also like
Mengejar Cinta Dokter Dingin
Mengejar Cinta Dokter Dingin
Romansa · Ayu Anggun
10.0K views
Ibu Pengganti Untuk Anak Presdir
Ibu Pengganti Untuk Anak Presdir
Romansa · Aksara Ocean
10.0K views
100 HARI CINTA
100 HARI CINTA
Romansa · Yuliyhana
10.0K views
PELAN SEDIKIT, TUAN
PELAN SEDIKIT, TUAN
Romansa · Nanitamam
10.0K views
Hurt You
Hurt You
Romansa · nura0484
10.0K views
TEROR BUNGA TASBIH HITAM
TEROR BUNGA TASBIH HITAM
Romansa · La Bianconera
10.0K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status