author-banner
malamukamalah4
Author

Novel-novel oleh malamukamalah4

Kau Selingkuhi Aku, Aku Goda Papamu

Kau Selingkuhi Aku, Aku Goda Papamu

Menjadi model yang memiliki fisik nyaris sempurna, ternyata tak manjamin Loviana mendapat kesetiaan dari sang kekasih. Tanpa disangka, pacarnya yang selalu meratukannya bermain ranjang dengan wanita lain di depan matanya sendiri. Sebab itu Loviana menerima ajakan ayah dari sang pacar untuk melakukan hal yang sama saat itu juga. Laki-laki matang, berbadan kekar, dadanya lebar dan bidang itu rupanya mampu membuat Loviana seketika melupakan rasa sakit hatinya. Dia pun berniat untuk melanjutkan hubungannya dengan ayah sang pacar demi balas dendam. Namun, apakah Loviana sanggup melayani lelaki yang sangat brutal di atas ranjang itu?
Baca
Chapter: Pesta
***Undangan fisik berukuran sedang dengan kertas emboss hitam elegan dan ukiran pita emas itu tergeletak anggun di atas meja kerja kayu mahoni milik Nicko. Di bagian depannya, tertulis nama 'Loviana' dengan tinta kaligrafi emas yang sangat indah, lengkap dengan cap stempel lilin bertuliskan Rona’s Private Birthday Gala."Tidak, kamu tidak boleh pergi kalau tanpa aku," tegas Nicko tanpa ragu sedikitpun. Suaranya dingin, berwibawa dan tidak menerima bantahan apa pun.Loviana mendesah pelan, ia berjalan mendekati Nicko yang masih duduk kaku di balik meja kerjanya. Dengan lembut, Loviana mengusap bahu suaminya, mencoba meredakan ketegangan yang tercetak jelas di garis wajah pria yang sangat ia sayangi itu."Mas Nicko, ini cuma pesta ulang tahun biasa," bisik Loviana dengan nada selembut mungkin. "Sahabatku cuma mau merayakan ulang tahunnya bareng teman-teman terdekat di agensi. Dia bahkan minta aku secara khusus buat jadi tamu undangan spesialnya. Nggak enak 'kan kalau aku sampai nggak d
Terakhir Diperbarui: 2026-08-05
Chapter: Undangan Pesta
Jantung Loviana berdetak jauh lebih kencang dari biasanya. Fashion show besar bulan depan, brand ambassador. Seketika itu juga, semua kepingan teka-teki yang berhamburan di kepala Loviana menyatu menjadi sebuah gambaran yang sangat utuh dan jelas. Fashion show itu adalah acara paling bergengsi musim ini. Rona telah menjadi iko utama dan wajah depan agensi selama dua tahun berturut-turut. Posisi brand ambassador eksklusif itu seharusnya menjadi pencapaian puncak karier Rona untuk mengukuhkan posisinya sampai akhirnya nama Loviana, seorang junior baru yang potensial, mulai dilirik dan diperbincangkan oleh para direktur kreatif dan desainer senior."Hmm, begitu ya!""Iya, tapi apapun itu. Aku akan selalu support kamu Lovi!" ujar Rona sambari tersenyum.Suasana kafe yang semula hangat dan dihiasi alunan musik jazz pelan kini terasa seperti medan perang terselubung bagi Loviana, meski tadinya ia sempat merasa sanggup pasang badan dan memberikan perlawanan lewat tatapan matanya, keahlian Ro
Terakhir Diperbarui: 2026-08-03
Chapter: Kalimat menjebak
***Ruangan yoga ber-AC dingin itu dipenuhi aroma terapi lavender yang menenangkan, musik instrumental bertempo lambat mengalun lembut dari sudut ruangan, menciptakan atmosfer damai yang sangat bertolak belakang dengan gemuruh kecil di dalam dada Loviana. Di atas matras merah muda di sebelahnya, Rona sedang melakukan gerakan downward-facing dog dengan keanggunan seorang model senior yang berpengalaman tinggi. Setiap lekuk tubuh, jarak antar jemari dan kontrol gerakannya memancarkan kesempurnaan—hal yang membuat Loviana, sebagai junior yang baru meniti karier di agensi yang sama, selalu memandangnya dengan rasa kagum yang membuncah."Tarik napas perlahan, Lovi ... tahan tiga detik, lalu hembuskan," bisik Rona lembut sambil memiringkan kepala, memberikan senyuman hangat yang terasa begitu mengayomi. "Kamu terlalu tegang, bahumu terangkat tinggi begitu. Di panggung catwalk nanti, ketegangan sekecil apa pun bakal kelihatan jelas di kamera dan dinilai sama juri."Loviana buru-buru menurunk
Terakhir Diperbarui: 2026-08-02
Chapter: Perangkap
***Sinar matahari pagi menyusup melalui jendela kamar utama mansion keluarga Nicko, cahaya keemasan itu perlahan menyinari wajah Loviana yang masih terlelap di dalam pelukan hangat suaminya. Sudah beberapa hari berlalu sejak pertemuan pertamanya dengan Rona Megan, Entah mengapa sosok perempuan itu terus terlintas di pikirannya. Bukan karena rasa curiga melainkan karena rasa nyaman yang luar biasa didalam hati Loviana.Selama kembali ke dunia modeling, hampir semua orang memandangnya dengan tatapan yang sulit diartikan. Ada yang iri, ada yang mencibir bahkan tidak sedikit yang terang-terangan berusaha menjatuhkannya. Di tengah semua itu hanya Rona yang selalu tersenyum kepadanya dan selalu mendukung mimpi besar Loviana. Contohnya bisa fashion show di Paris."Bangun, Putri Tidur," suara lembut Nicko membuat Loviana membuka matanya perlahan, ia mengerjap beberapa kali sebelum tersenyum kecil melihat wajah suaminya yang sudah rapi mengenakan kemeja putih."Jam berapa sekarang, sayang?" t
Terakhir Diperbarui: 2026-08-01
Chapter: Niat Busuk
Setelah berbincang cukup lama dengen Rona, yang bagi Lovlina gadis itu bukan hanya sekedar cantik tetapi baik hatinya, Lovlina akan segera menjalani sesi pemotretan. Ruangan studio pemotretan pagi itu dipenuhi kilatan cahaya lampu, beberapa kru tampak sibuk mengatur latar belakang, sementara fotografer terus memberikan arahan kepada para asistennya. Hari itu merupakan sesi pemotretan untuk koleksi terbaru sebuah merek perhiasan ternama yang akan dipasarkan ke berbagai negara di Asia. Dan lagi-lagi nama yang paling dinantikan adalah Loviana Alberty, seakan nama itu adalah nama yang dinantikan selama ini."Semua sudah siap?" tanya fotografer sambil menatap ke arah tim kreatif."Siap, Pak!" jawabnya."Kalau begitu, panggil Loviana."Tak lama kemudian, Loviana berjalan keluar dari ruang rias. Gaun satin berwarna champagne membalut tubuh semampainya dengan begitu anggun, rambut panjangnya ditata bergelombang, sementara riasan natural membuat wajah cantiknya tampak semakin bersinar.Beberap
Terakhir Diperbarui: 2026-07-30
Chapter: Pendekatan
***Pagi itu di gedung agensi mode Star Crown Entertainment tampak jauh lebih ramai daripada biasanya. Sejak pukul delapan pagi, para model, penata rias, fotografer, hingga kru produksi sudah memenuhi setiap sudut gedung. Hari itu merupakan sesi pemotretan untuk kampanye salah satu merek kosmetik terbesar di Asia yang baru saja menunjuk wajah baru sebagai ikon utama mereka. Dan nama itu masih menjadi bahan pembicaraan sejak beberapa hari terakhir, yaitu Loviana Alberty."Serius deh, aku nggak habis pikir. Baru balik satu minggu, kontraknya sudah sebanyak itu," bisik salah seorang model sambil melirik ke arah ruang rias.Model lain ikut mengangguk pelan, ia sengaja mengecilkan suara agar tidak terdengar oleh kru yang berlalu-lalang."Padahal aku sudah lima tahun di sini, tapi masih saja kalah darinya!" "Brand yang biasanya pakai aku, sekarang malah pilih Loviana."Perempuan di sampingnya menghela napas panjang. "Ya mau bagaimana lagi? Cantiknya memang beda.""Bukan cuma cantik." Seora
Terakhir Diperbarui: 2026-07-29
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status