author-banner
Saramegumi
Saramegumi
Author

Romances de Saramegumi

Di Kehidupan Kedua, Putri Mahkota Merebut Kembali Takdirnya

Di Kehidupan Kedua, Putri Mahkota Merebut Kembali Takdirnya

Edelyn Athea Malvios adalah Putri Mahkota yang dieksekusi setelah dituduh meracuni ayahnya sendiri. Tepat sebelum kematian menjemput, ia di tarik kembali ke masa ketika ia baru dilahirkan—sebelum pengkhianatan, sebelum konspirasi, sebelum mahkotanya direbut. Kini, dengan ingatan akan kehidupan sebelumnya, Edelyn bertekad mengubah takdirnya dan merebut kembali masa depan yang pernah dicuri darinya. "Racun itu selalu bekerja dengan sangat baik." Suara itu masih terngiang di telinganya. Di kehidupan kedua, Edelyn bersumpah tidak akan membiarkan sejarah terulang, meski itu berarti ia harus melawan orang yang paling ia percaya.
Ler
Chapter: BAB 58 — TIGA ARAH YANG BERBEDA
“Maaf, Yang Mulia, tetapi Tuan Putri memaksa untuk memasuki ruangan.”Suara salah seorang prajurit yang mencoba menahan Edelyn terdengar dari ambang pintu ruang kerja Raja Alrick.Sang Raja menatap putrinya yang sekarang terlihat cukup berantakan. Napasnya tersengal-sengal, sementara keringat tipis membasahi dahinya.“Aku mengerti. Kalian bisa kembali.”“Baik, Yang Mulia.”Kedua prajurit itu akhirnya keluar.Edelyn masih diam, memandang ke dalam ruang kerja Raja yang sudah dipenuhi beberapa pejabat kerajaan.Ia mencoba menenangkan dirinya, tetapi kenangan tentang mimpi buruk semalam masih menghantuinya.Ia tidak ingat kapan akhirnya tertidur kembali setelah kembali dari usahanya menemui Raja. Pagi ini, ia kembali memimpikan gadis dengan gaun tidur biru yang sedang membaca laporan perang itu.“Edelyn, apa yang terjadi?”Raja Alrick mendekati Edelyn yang terlihat berantakan. Ia kemudian menyampirkan jubahnya di atas tubuh Edelyn yang hanya mengenakan gaun tidur.“Ayahanda.”Suara Edelyn
Última atualização: 2026-09-21
Chapter: BAB 57 — WAKTU YANG TERSISA
Edelyn menatap punggung seorang gadis remaja yang sedang duduk di depan meja belajarnya.Gadis itu tampak serius membaca sebuah buku yang tidak Edelyn kenali. Ia mengenakan gaun tidur sutra berwarna biru lembut. Di tengah malam yang sunyi, ia masih duduk di sana, ditemani cahaya lampu meja yang redup.Sesekali, tangannya membalik halaman untuk membaca bagian berikutnya.Edelyn mengalihkan pandangan, mencoba memperhatikan ruangan di sekelilingnya.Namun, ruangan itu terlalu gelap. Hanya cahaya redup dari lampu meja yang menerangi sebagian kecil tempat tersebut. Selebihnya tenggelam dalam bayangan.Edelyn berusaha mengingat bagaimana ia bisa berada di sana.Seingatnya, ia baru saja tidur setelah menghadiri rapat panjang di Aula Agung.Ia masih mengingat pembahasan dalam rapat itu.Identitas pasukan yang menyerang perbatasan utara.Pergerakan pasukan Roran yang kembali terlihat.Serta peningkatan jumlah pasukan Dravenor di benteng-benteng perbatasan mereka, meskipun belum ada satu pun pe
Última atualização: 2026-09-19
Chapter: BAB 56 — DI BALIK PERBATASAN
“Jadi, selama ini kita berperang melawan Tianhé?”Suara salah seorang pejabat terdengar dari sisi kanan meja.Ruangan rapat yang sejak tadi dipenuhi suara lembaran kertas segera kembali sunyi.Rapat darurat diadakan menyusul laporan Karion tentang identitas pasukan penyerang benteng utara beberapa bulan ini. Raja Alrick duduk di kursinya dengan wajah tenang, sementara para pejabat kerajaan telah mengambil tempat masing-masing di sekeliling meja panjang. Beberapa di antara mereka masih memegang laporan yang baru saja diterima dari Benteng Rohin.Edelyn duduk di samping Raja Alrick. Tidak jauh dari sana duduk Seraphina dengan Vivienne yang duduk di belakangnya — ini adalah pertama klainya Vivienne mengikuti rapat. Gadis itu duduk tegak dengan kedua tangan berada di atas pangkuannya. Seraphina tidak banyak berbicara kepadanya sejak mereka memasuki ruangan.Di sisi lain meja, High Marshal Carsen membuka laporan yang berada di hadapannya.“Pasukan yang menyerang Benteng Rohin telah dipas
Última atualização: 2026-09-18
Chapter: BAB 55 - GARIS SUKSESI ASTER
“Pasukan telah siap, Komandan.”Laporan seorang prajurit membuat Karion mengangkat pandangan dari peta yang terbentang di atas meja barak komando.Di dalam ruangan itu berdiri tiga panglima yang berada langsung di bawah kepemimpinannya. Mereka adalah prajurit pilihan yang telah melewati berbagai pertempuran dan memiliki kemampuan yang hampir setara dengan Karion.Salah satu dari mereka adalah Arlot, Vanguard Commander yang akan mengambil alih komando Benteng Rohin selama kepergian Karion. Dua Vanguard Commander lainnya akan tetap berada di benteng bersamanya, bersama dua Fortress Captain yang bertugas menjaga pertahanan benteng.Karion memandang satu per satu panglima di hadapannya sebelum akhirnya berhenti pada Arlot.“Arlot.”Arlot segera menegakkan tubuh.“Selama aku pergi, kau mengambil alih komando Benteng Rohin.”“Baik, Komandan.”Karion kemudian menoleh kepada Charles.Charles akan tetap berada di benteng. Sebagai Master of Logistics, ia bertanggung jawab memastikan persediaan
Última atualização: 2026-09-17
Chapter: BAB 54 — BAYANGAN DARI TIMUR
“Mereka sudah mengetahui identitas pasukan kita.”Putra Mahkota mengangkat pandangan dari dokumen yang berada di hadapannya.Ruangan itu cukup luas untuk menampung beberapa orang, tetapi hanya seorang panglima yang berdiri di hadapannya. Peta wilayah utara Malvios terbentang di atas meja rendah yang terbuat dari kayu gelap, dengan beberapa tanda merah yang menunjukkan lokasi pertempuran selama beberapa bulan terakhir.Dinding ruangan dihiasi ukiran rumit yang menggambarkan naga dan awan, sementara tirai panjang berwarna merah tua menggantung di antara tiang-tiang kayu. Cahaya sore masuk melalui jendela-jendela tinggi yang memiliki kisi-kisi kayu bermotif, membuat bayangan pola tersebut jatuh di lantai.Putra Mahkota duduk dengan tenang di balik meja.Ia mengenakan jubah panjang berwarna hitam kebiruan dengan sulaman benang emas di bagian kerah dan lengan. Rambut hitamnya ditata rapi dan diikat tinggi, sebagian ditahan oleh hiasan kepala dari giok gelap. Kulitnya terang dengan rona h
Última atualização: 2026-09-16
Chapter: BAB 53 — ARAH YANG MULAI TERLIHAT
“Kakak, apa kau sudah selesai?”Edelyn mengangkat wajah dari buku yang terbuka di hadapannya. Vivienne berdiri di dekat pintu perpustakaan sambil memegang kipas kecil di tangannya.“Ada apa?”“Ibu memanggilmu.”“Ibu, kenapa Ibu memanggilku?”"Aku tidak tau Ibu hanya memintaku memanggilmu.""Aku mengerti, di mana Ibu sekarang?"“Ibu ada di taman sekarang.”Edelyn menutup bukunya.“Baiklah ayo pergi.”Mereka berjalan berdampingan menuju taman, di belakang mereka ada Alena dan Luna.Musim panas telah membuat udara di dalam istana terasa lebih hangat, sehingga sebagian besar waktu mereka dihabiskan di ruangan yang teduh atau di bawah paviliun. Ketika Edelyn dan Vivienne tiba, Seraphina sudah duduk di bawah paviliun bersama beberapa pelayan.“Putri-putriku duduklah.”Kedua putrinya mengambil tempat di hadapannya.Seraphina menuangkan minuman ke dalam gelas mereka.“Aku ingin kalian menemaniku sesebenta Akhir-akhir ini kalian cukup sibuk dengan kegiatan masing-masing.”Edelyn mengangguk.“
Última atualização: 2026-09-15
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status