Stuck With You
Stuck With You
Author: AL
Pagi yang ribet

Pagi Aliya terbangun setelah mendengar Azan subuh yang berkumandang tanpa berlama-lama dia langsung bangun dan menuju ke kamar mandi untuk mandi, berwudhu dan melanjutkan Shalat subuh. Pagi ini banyak sekali agenda yang akan dia lakukan mulai dari kuliah pagi, kerja di super market dan malamnya menjadi pelayan di sebuah restoran. 

 "Uwahh... huft hari ini aku harus kerja lagi, kuliah lagi, pegel lagi yaa terus begitu," Teriak Aliya sambil merenggangkan badan ku diatas tempat tidur.

akhirnya tanpa berlam-lama lagi Aliya pun langsung bangun mengambil handuk dan peralatan mandi nya dengan cepat, agar nanti tidak mengantri terlalu lama untuk mandi, yaa maklum Aliya tinggal dikos-kosan yang bisa dibilang seadanya karna memang hanya itu kemampuan dia untuk membayarnya.

 "Ayok, ayok, ayok Aliya kamu harus semangat dan yang pasti sekarang harus buru-buru mandi sebelum satu Rt kosan ini bangun dari tidurnya bisa-bisa siang selesai nya loh nganteri untuk mandi," Ucap Aliya pada dirinya sendiri.

Sebelum lanjut ke cerita hidup Aliya, Aliya ingin memperkenalka diriknya dulu ya. Hay Aku Aliya Garlin, umur ku saat ini sudah menginjak 20 Tahun aku masih Kuliah disemester 7 dan aku juga merangkap bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup ku sendiri, kalau kalian bertanya aku tinggal dan hidup dengan siapa aku tinggal dan hidup sendirian. Kalau kalian bertanya kepada ku kemana orang tua ku, aku sendiri binggung menjawabnya karna aku juga tidak tau mereka dimana apa mereka masih ada atau sudah meninggal, yang pasti saat aku sudah paham dengan kondisi diriku dan kehidupan ku, aku lebih memilih hidup sendiri dan berusaha sendiri, sebelumnya aku tinggal bersama tante ku sampai akhirnya aku memilih untuk pergi karna aku tidak kuat tinggal dengan tante yang kerjanya hanya mabuk-mabukan, berjudi dan berutang kesana kesini belum lagi kekerasan yang aku rasa kalau tante ku sedang dalam kondisi mabuk dan satu lagi semua hutang-hutang yang dia buat harus aku yang menanggungnya dan membayarnya.

Hmm..., mana mungkin aku sanggup hidup seperti itu terus menerus, hingga akhirnya aku memberanikan diri untuk kabur dan menjalani hidup ku sendiri seperti sekarang ini. Oke mungkin batas itu saja pengenalan tentang diriku disini, happy reading and hope it can keep you entertained :).

"back to the original story"

"Bagus kamar mandi kosan-kosan masih sepi, kalau gitu gue harus buru-buru sebelum nih komplek kos-kosan pada sadar," Ucap Aliya.

Baru mau turun dan menuju kamar mandi, Aliya keduluan oleh teman kosannya yang lebih dulu lari masuk ke kamar mandi tanpa melihat Aliya yang sudah sejak dari tadi buru-buru untuk mandi.

"Yak gue duluan ya, maap nih kebelet panggilan alam yak, nggak lama kok bentar doang," Cetus teman Laki-Laki Aliya.

"Lu emang bener-bener ya Yob!! gue udah dari tadi pengen buru-buru nggak liat lu perjuangan gue lari-larian dari lantai 3 lo kira nggak capek apa, ketiak gue basah tau cuman buat mandi," Ucap Aliya sambil mengendor pintu kamar mandi.

"Udah gue tau perjuangan lu, tapi ini mendesak Yak, udah diem napa biar gue bisa konsen nih dalam mengeluarkan zat-zat sisa ditubuh gue," Ucap Yobi ke Aliya.

"Eh ayam!! Nama gue ALIYA GARLIN bukan Yak, Yak memang kata lo nggak pakek usaha buat nama," Ucap Aliya.

Setelah menunggu beberapa menit diluar kamar mandi akhirnya Yobi selesai dengan panggilan alamnya dan langsung keluar dari kamar mandi tersebut, sementara Aliya yang menunggu sudah begitu bete terlihat dari raut wajahnya.

"Huu...legah juga nih perut setelah membuah sampah-sampahnya,"  Ucap Yobi sambil keluar.

Aliya yang yang sejak tadi menunggu Yobi di dalam kamar mandi sambil jongkok memandang kearah Yobi saat Yobi sudah menyelesaikan panggilan alam nya dan dia langsung bangun dari jongkoknya lalu menabok pelan kepala Yobi, Yobi yang sudah biasa melihat kelakuan Aliya hanya tersenyum dengan sok manisnya.

"Takk...begok keram nih kaki gue nungguin lo," Ucap Aliya sambil mengeplak kepala Yobi.

" Yaa maap namanya kebelet Yak," Jawab Yobi.

"Yak, Yak, Yak lo kira nama gue Yayak," Jawab Aliya.

"Iya-iya maap Aliya," Ucap Yobi.

"Nah gitukan bener dikata orang tua gue nggak susah buat nama gue apa," Cetus Aliya.

"Nggak sesusah buatnya ya," Jawab Yobi mengejek Aliya.

"Luu yaaa!!" Bentak Aliya.

" Iya,iya maap udah mandi sana katanya mau cepet," Ucap Yobi.

Akhirnya Aliyapun mandi, setelah beberapa menit mandi Aliya akhirnya keluar dari kamar mandi di kosan nya dan langsung menuju ke kamar nya untuk Shalat dan berganti baju untuk ke kampus, dan tidak lupa juga membawa baju ganti untuk kerjanya nanti.

"Oke Shalat udah, sekarang beresin kamar dulu, siapin barang-barang yang mau dibawak dan terakhir dompet dan handphone gue, oke udah semua sekarang berangkat," Ucap Aliya.

"Kemana neng pagi-pagi udah cantik, rapi, wangi lagi," Tanya ibu-ibu di daerah kosan Aliya.

"Mau ke kampus dulu Buk, ntar lanjut kerja deh," Jawab Aliya.

"Oh gitu baek-baek ye, hati-hati lu dijalan, moga berkah deh ilmu ama kerja keras lu," Ucap Ibu-Ibu tersebut ke Aliya.

"Iya amiinn Buk, berangkat dulu ya Buk, Assallamualaikum," Ucap Aliya sambil bersalaman dengan Ibu tersebut.

"Iye, Waalaikumusalam," Jawab Ibu tersebut.

Aliya yang sudah sampai didepan gang langsung memesan ojol nya untuk pergi ke kampus, tidak menunggu begitu lama ojol pesanan Aliya sudah datang, dan mereka langsung menuju ke kampus Aliya yang berada cukup jauh dari kos-kosan nya, setelah hampir 45 menitan dijalan akhirnya Aliya sampai dikampusnya.

"Nih bang, makasih ya," Ucap Aliya ke ojol tersebut.

"Iya neng, ini kembaliannya," Ucap abang ojol ke Aliya.

"Udah ambil aja bang, buat nambah-nambah kebalian kalau ada yang ngasih uang nya gede bang, ya udah makasih ya bang," Ucap Aliya sambil menuju ke gerbang kampusnya.

" Makasih banyak neng," Teriak abang ojol ke Aliya.

Aliya yang sudah pergi meninggalkan abang Ojol tersebut hanya mengajungkan jempolnya dan melanjutkan menuju kek kelas tempat dia ada mata kuliah pagi ini, saat akan menuju keruangan Aliya bertemu dengan Caca sahabat nya yang ada dikampus sahabat yang dari awal masuk kampus hingga sekarang masih setiap bersama Aliya.

"Aliya!" Teriak Caca kepada Aliya.

"Hah ?" Sahut Aliya sambil sedikit ngangga karna tidak tau siapa yang memanggilnya.

"Hey! orangnya disini kebiasaan kalau dipanggil orang kepalanya muter nyari siapa yang manggil," Ucap Caca kepada Aliya.

"Oh hehehe maap namanya masih pagi masih loading otak nya, hehehe Ca emang lo ada kelas pagi hari ini ? " Tanya Aliya ke Caca.

"Aliya gue sekelas sama elo ya pasti jadwal gue sama kayak lo liya," Ucap Caca.

"Oh iya lupa kitakan satu kelas ya," Jawab Aliya. 

"Hmm, iya baru sadar lo " Ucap Caca.

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status