Share

Bab 1433

Penulis: Rexa Pariaman
Setelah menerima perintah, Jitendra, sang pertapa asketis, langsung menerjang cepat ke depan Barry dan melayangkan satu pukulan.

Barry sama sekali tidak menghindar. Menghadapi tinju Jitendra, dia langsung menebaskan pedangnya.

Duar! Tinju dan pedang perang bertabrakan, menimbulkan suara ledakan keras.

Tap, tap, tap .... Barry terdorong enam langkah. Mulutnya menyemburkan darah. Tubuhnya tak lagi sanggup menopang diri hingga dia berlutut dengan satu kaki di tanah.

Sebaliknya, Jitendra tetap berdiri di tempatnya, tanpa luka sedikit pun. Kekuatan yang luar biasa!

Kelopak mata Ewan bergetar. Dia bersembunyi di kegelapan dan melihat dengan sangat jelas. Pukulan Jitendra barusan setidaknya mengandung kekuatan beberapa ribu kilogram.

Selain itu, Jitendra melatih energi keras. Meskipun tinjunya ditebas langsung oleh pedang militer Barry, tidak ada sedikit pun luka di tinjunya.

"Adipati Jawara, kalau kamu nggak terluka, aku memang bukan lawanmu. Tapi sekarang, kamu nggak akan mampu menahan tinj
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 1480

    Pfft! Hidung Nazar dihantam Ewan hingga hancur. Seketika, darah menyembur deras."Berengsek, kenapa kamu memukulku?" maki Nazar dengan marah.Ewan berkata, "Kalau lain kali kamu berani menyamar sebagai Ega lagi, aku akan putar kepalamu sampai lepas.""Kamu berani ...?" Nazar mendongak. Melihat wajah Ewan yang penuh niat membunuh, dia langsung menciutkan leher dan berkata dengan kesal, "Demi menyelamatkan kalian, aku sampai memotong alis yang kupelihara puluhan tahun. Kalian bukan cuma nggak berterima kasih, malah memukulku. Hatiku sakit sekali. Huhu ...."Dika membentak, "Ngapain nangis? Kalau nangis lagi, kupenggal kamu dengan satu tebasan!"Seketika, Nazar menutup mulutnya. Wajahnya penuh keluhan."Tempat ini nggak cocok untuk berlama-lama. Ayo kita kembali," ujar Ewan.Begitu ucapannya selesai, tiba-tiba langit bergemuruh. Puluhan pesawat tempur muncul di langit.Di saat yang sama, di darat muncul lebih dari seratus truk, bagaikan naga panjang yang melaju cepat ke arah mereka. Di ba

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 1479

    Yang paling menyebalkan, orang tua bangka itu malah tersenyum sambil berkata, "Kirin, kamu sujud lagi tiga kali padaku, aku akan menerimamu sebagai murid."'Sialan kamu!' Kirin mengumpat dalam hati, lalu bangkit dari tanah. Giginya bergemeretak karena menahan amarah."Hahaha ...." Nazar tertawa terbahak-bahak. "Kalian ini setidaknya para ahli tingkat atas di dunia saat ini. Tak kusangka, trik kecilku saja nggak kalian sadari, malah sampai berlutut padaku. Haha ...."Wajah semua orang tampak sangat masam.Nazar menyilangkan kedua tangannya di belakang punggung, penuh semangat dan percaya diri, lalu berseru lantang, "Dengan kekuatanku, di dunia ini, nggak ada yang sebanding denganku!"Sial, sudah untung besar masih saja pamer. Tak tertahankan lagi!Ewan meloncat dan melayangkan satu pukulan yang langsung merobohkan Nazar ke tanah."Aduh! Bocah, kenapa kamu memukulku? Hari ini kalau bukan karena aku, kalian semua sudah mati sejak tadi ...."Krak! Dika melangkah maju, menjepit kedua pipi N

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 1478

    Selama ada aku, Nazar, langit pun tunduk padaku?Semua orang terkejut dan serempak menatap "Ega". Orang ini adalah Nazar? Bagaimana mungkin?Selain wajah Nazar yang jelas tidak sama dengan Ega, hanya dari pancaran aura yang luar biasa dan aura pedang yang dahsyat, juga tingkat kultivasinya, itu jelas mustahil dilakukan oleh Nazar."Kamu sebenarnya siapa?" tanya Dika."Ega" tersenyum dan menyahut, "Sampai sekarang kamu masih belum sadar juga? Tadi sudah kukatakan, aku ini Nazar.""Kamu bohong!" Dika sama sekali tidak percaya dan berujar, "Master Nazar nggak mahir dalam hukum pedang. Lagi pula, aura pedang seperti tadi hanya bisa dikeluarkan oleh kakakku. Dengan kemampuanmu, itu nggak mungkin.""Ega" tertawa terbahak-bahak. "Dika, kamu benar-benar bodoh. Aku adalah Ketua Akademi Nagendra. Aku menguasai ilmu jimat.""Mengubah angin dan salju menjadi pedang, serta aura pedang yang kalian lihat itu, semuanya aku ciptakan dengan Jimat Pedang yang ditinggalkan para pendahulu Akademi Nagendra.

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 1477

    Ega mengangguk sedikit. "Rupanya anak ini masih bisa diajari."Setelah itu, pandangannya tertuju ke wajah Naga Hijau.Naga Hijau segera menunduk. Dia punya firasat, Ega akan menegurnya.Benar saja, terdengar Ega membentaknya. "Naga Hijau, ini urusan wilayah utara. Untuk apa anggota Organisasi Draken sepertimu ikut campur?""Satria juga benar-benar ceroboh, sampai-sampai mengutusmu untuk menyelamatkan Barry. Kalau sampai kamu mati, siapa yang melindungi Satria nanti? Dan lagi, kalau ada orang yang membunuh Satria setelah kamu pergi, bagaimana?"Naga Hijau membalas, "Aku juga khawatir akan keselamatan Tuan Sida, tapi Tuan Sida menyuruhku datang ke sini. Aku nggak punya pilihan selain datang.""Bodoh!" bentak Ega. "Satria itu bukan kaisar, ucapannya juga bukan titah suci. Atas dasar apa kamu harus menurutinya dalam segala hal? Kalau dia menyuruhmu makan kotoran, apa kamu juga akan memakannya?"Wajah Naga Hijau langsung memerah, tetapi dia tidak berani membantah Ega.Ega berkata, "Aku buka

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 1476

    Putri Naga pergi. Tempat kejadian kembali tenang.Dika bangkit dari tanah, lalu berlari cepat ke depan Ega dan bertanya dengan penuh emosi, "Kak, selama bertahun-tahun ini sebenarnya kamu ke mana saja?""Aku sangat mengkhawatirkanmu. Selama bertahun-tahun ini, Ayah selalu diam-diam mencarimu."Ewan juga terlihat agak emosional dan melangkah mendekati Ega.Saat itu, tiba-tiba terdengar Ega membentak dengan suara berat. "Dika, berlutut."Pluk! Dika langsung berlutut di tanah.Ega menghardik, "Sebagai anggota Keluarga Aditya, sekaligus pengawal pribadi Pak Travis, kamu malah jatuh cinta pada Putri Naga. Hukuman apa yang seharusnya kamu terima?"Dika segera meminta maaf, "Maaf, Kak. Soal ini memang aku yang salah. Tapi cinta nggak mengenal batas negara, 'kan?"Ega mendengus dingin. "Nggak kusangka, setelah lebih dari 20 tahun aku nggak muncul di hadapan dunia, Putri Naga berani menantangku, bahkan kamu pun sudah berani membantah."Dika buru-buru berkata, "Kak, aku sama sekali nggak bermaks

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 1475

    "Lihat kondisimu sekarang. Kamu terluka parah. Begitu negara tetangga menyerang, bagaimana kamu akan memimpin pasukan?" Dika lanjut menimpali, "Lagian, aku sedang berbicara dengan kakakku. Kamu cuma orang luar, apa hakmu ikut menyela?""Kamu ...." Barry begitu marah sampai tidak bisa berkata-kata.Suara Ega pun terdengar, "Selama aku ada, siapa berani datang menyerang!"Beberapa kata singkat itu dipenuhi aura keperkasaan yang tak batas.Jika orang lain yang mengucapkannya, semua orang pasti akan menganggapnya sebagai lelucon. Namun jika kalimat itu keluar dari mulut Ega, tak seorang pun berani menganggapnya lelucon, apalagi merasa Ega sedang bersikap sombong.Bagaimanapun juga, lebih dari 20 tahun lalu, pria ini pernah menerobos Negara Jaban dan membunuh tak terhitung banyaknya ahli di sana seorang diri. Gejolak besar di ibu kota kala itu bahkan menelan ribuan nyawa di bawah pedangnya.Dua puluh tahun lalu saja Ega sudah begitu dominan, maka dua puluh tahun kemudian, dia pasti hanya ak

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status