LOGINTidak peduli kamu punya kekuasaan sebesar apa pun, tidak peduli kamu sekaya apa sampai bisa menyaingi negara, jangan sombong di depanku. Aku, Ewan Aditya, bisa menyelamatkan nyawamu, tetapi juga bisa merenggutnya!
View MoreSaat berbicara, Ewan melirik sekilas ke arah pinggul Dewi Kembang, lalu berpikir dalam hati, 'Sepertinya sejak kupukul waktu itu, bagian itu malah jadi lebih montok.'Dewi Kembang menyadari tatapan Ewan. Wajahnya sedikit canggung. Dia menarik ujung rok sedikit ke bawah, lalu berkata dengan marah, "Aku bisa dengarin perintahmu. Tapi kalau kamu berani macam-macam, aku akan mempertaruhkan nyawaku melawanmu."Ewan tersenyum menghina. "Melawanku? Heh, memangnya kamu bisa mengalahkanku?""Kamu ...."Dewi Kembang mengepalkan tinjunya karena marah. Andai saja dia mampu mengalahkan Ewan, dia pasti sudah menyerang tanpa ragu. Pria menyebalkan ini benar-benar keterlaluan!Midori buru-buru menenangkan, "Ketua, Tuan Ewan orang baik. Dia nggak akan menyakiti kita.""Kamu ini sebenarnya berpihak sama siapa?"Dewi Kembang sampai ingin memukul Midori. Gadis itu selalu saja membela orang luar.Saat itu juga, Zayn datang mengendarai mobil."Kakak Ipar."Zayn menyapa Millie, lalu berkata, "Bos, tiket pesa
Meskipun Ewan tidak percaya pada perkataan Nazar, dia tetap memercayai apa yang dikatakan Sunnata."Senior, apa yang terjadi?" tanya Ewan segera."Sebaiknya kamu datang sendiri ke Gunung Mahameru dan melihatnya. Aku punya firasat akan terjadi perubahan besar di Gunung Mahameru." Nada bicara Kepala Akademi Bayanaka terdengar sangat serius."Baik, hari ini juga aku akan datang."Ewan menutup telepon, lalu membangunkan Lisa."Ada apa, Sayang? Kamu ingin lagi?" Lisa membuka matanya yang masih mengantuk, lalu membalikkan tubuh dan memanjat ke atas tubuh Ewan.Ewan tersenyum kecut. "Kak Lisa, barusan aku menerima telepon dari si tua bangka. Sepertinya akan terjadi sesuatu di Gunung Mahameru. Aku harus pergi ke sana.""Jadi begitu. Aku kira kamu ingin lagi." Lisa melepaskan pelukannya dari Ewan, lalu bertanya, "Kapan berangkat?""Sebentar lagi."Lisa mengecup bibir Ewan, lalu berkata, "Hati-hati ya. Sebelum pulang nanti telepon aku dulu. Aku akan mandi bersih, menunggumu di rumah, dan memakai
"Itu pil yang berwarna biru. Efeknya kan Kak Zayn sudah tahu. Asal Guru selesai makan, dia pasti akan bersama Kak Ivana.""Aku ...."Baru saja Zayn membuka mulut, telinganya langsung dijewer oleh Ivana."Kak, sedang apa? Cepat lepaskan!" teriak Zayn kesakitan.Ivana memarahinya, "Dasar kamu, Zayn! Jadi kamu benar-benar pernah minum obat seperti itu? Apa kamu bergaul dengan orang-orang yang nggak benar di luar sana? Mau buat aku mati kesal, ya?"Zayn buru-buru menjelaskan, "Kak, kamu salah paham. Semua ini gara-gara Master Nazar. Orang tua itu menipuku. Dia bilang setelah diminum kekuatanku akan meningkat. Mana aku tahu ternyata itu obat seperti itu.""Benaran nggak yang kamu bilang?" Ivana masih tampak tidak begitu percaya.Zayn berkata, "Kamu ini kakak kandungku. Mana mungkin aku membohongimu? Memang benar Master Nazar yang mencelakaiku."Barulah Ivana melepaskan telinga Zayn."Mulai sekarang jangan terlalu sering bergaul sama Master Nazar. Ewan sudah bilang kalau orang tua itu nggak
Orang-orang di halaman mendengar suara itu dan serentak menoleh ke arah gerbang vila."Kak Lisa!"Ewan langsung berseri-seri karena gembira.Terlihat Lisa berjalan masuk dari gerbang vila. Dia mengenakan gaun panjang berwarna merah muda dan mengikat rambutnya dengan model sanggul. Penampilannya tampak polos dan manis, sangat berbeda dari gaya biasanya yang seksi."Kak Lisa, kapan kamu pulang?" tanya Ewan dengan gembira."Baru saja. Aku meneleponmu, tapi ponselmu mati. Setelah itu aku pergi ke rumahmu, tapi kamu juga nggak ada. Mini bilang hari ini kamu libur dan nggak praktik di rumah sakit. Jadi aku menebak kamu pasti ada di sini."Lisa berjalan menghampiri Ewan, memeluknya, lalu mengecup pipinya.Zayn langsung mengeluh dalam hati, 'Gawat. Kak Lisa sudah pulang. Katanya perpisahan singkat membuat rindu makin membara. Hari ini kakakku pasti nggak punya kesempatan lagi dengan Bos.'"Kalian lagi ngobrol apa?" tanya Lisa sambil tersenyum.Ewan menjawab, "Zayn bilang Ivana baru belajar beb
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ratings
reviewsMore