LOGINTania Jovana, mantan primadona nomor satu di Kota Vala, jatuh miskin dalam semalam. Terjerat utang, dia terpaksa melamar jadi pengasuh bayi tanpa tahu kalau majikannya adalah Dito, mantan kekasih yang dulu dia campakkan dengan kejam! Tania pun harus menahan malu di ruang wawancara. Di balik pengeras suara, Dito tersenyum sinis dan menatap tajam ke arah Tania yang tanpa busana di depan cermin. Dito mengurung Tania di sisinya dengan kontrak bernilai selangit sebagai pengasuh eksklusif putranya demi melampiaskan dendam. Tania pun menerima segala kekejaman Dito tanpa pernah mengeluh. Dia merawat anak yang wajahnya mirip Dito itu dengan tulus, sambil memendam rahasia pedih tentang kematian bayinya sendiri. Tapi saat pria itu menemukan lebam di tubuh anaknya, saat Tania hampir dituduh menyakiti anaknya, dan saat Tania mempertaruhkan nyawanya untuk melindungi anak itu dalam bahaya penculikan ... tembok hati Dito akhirnya runtuh. Dengan mata memerah, Dito mengungkap kebenaran masa lalu dan berlutut memohon ampun, "Ini anak kita, balik lagi sama aku, ya?"
View MoreSyifa membawa Tania ke pusat perbelanjaan terbesar di Kota Arkas. Tempat ini dikuasai oleh Keluarga Halim, dulu Tania adalah pelanggan tetap di sini.Baru saja masuk, dari kejauhan mereka sudah melihat Lusi dan kakaknya, Yongki Refana."Aduh, aku udah nunggu kalian lama sekali, kupikir kalian nggak jadi datang." Lusi merasa kesal karena mereka datang terlambat, lalu segera menghampiri Tania untuk meminta maaf atas kejadian sebelumnya."Kak Tania, kemarin itu aku yang salah. Aku sempat khilaf makanya bicara kayak gitu, Kakak jangan masukin ke hati ya," ucap Lusi sambil memegang tangan Tania dengan sungguh-sungguh.Tania merasa agak canggung, entah apa rencana tersembunyi Lusi. Namun, karena tidak enak menolak orang yang bersikap ramah, dia hanya bisa memaksakan senyum tipis dan menjawab seadanya, "Aku nggak masukin masalah kemarin ke hati kok, yang penting salah pahamnya sudah selesai."Lusi seketika tertawa. "Aku udah tahu Kakak pasti nggak bakal ambil pusing. Kak Tania, ini kakakku Yo
Calvin diam membisu dan berusaha tidak menarik perhatian.Dito menyadari kalau Tania berhubungan dengan Cakra diam-diam. Dia pun tertawa saking marahnya, lalu segera mengambil draf perencanaan itu dan pergi tanpa menoleh lagi.Saat bersiap untuk pergi, Calvin baru menyadari kalau sekretaris itu berkeringat dingin, jelas sekali dia merasa sangat ketakutan. Calvin terkekeh pelan dan melambaikan tangan dengan santai. "Kerja bagus, Pak Dito nggak bakal marah, justru dia harus kasih kamu penghargaan."Sekretaris itu merasa bingung mendengarnya, tapi Calvin tidak menjelaskan lebih lanjut dan pergi sambil tersenyum.Di sisi lain, Dito pulang ke rumah dan melemparkan draf perencanaan itu ke wajah Tania sambil mengejek dengan suara dingin, "Tania, kamu hebat banget ya, anggap omonganku cuma angin lalu."Pipi Tania tergores lembaran kertas hingga rasa perih mulai menjalar. Dia pun menarik napas dalam dan mundur dua langkah.Setelah melihat draf tersebut dengan jelas, dia menjelaskan, "Aku pakai
Cakra tidak henti-hentinya memuji Tania saat menerima draf perencanaan itu, dia bahkan ingin menggunakan kata-kata paling indah untuk menyanjungnya."Tania, kamu hebat banget! Aku udah tahu kamu pasti bisa nulis draf ini dengan baik. Rencanamu sudah disetujui dan dapat pengakuan dari semua orang, nanti bayarannya bakal aku transfer ke rekeningmu," ucap Cakra antusias.Tim yang dia pimpin selama ini tidak menunjukkan hasil apa pun, bahkan posisinya sebagai direktur muda di Grup Sandika hampir tidak bisa dipertahankan. Dia yakin draf perencanaan yang ditulis Tania pasti akan disukai ayahnya."Yang penting bisa dipakai," sahut Tania dengan nada datar. Setelah menutup telepon, dia melihat bayaran yang ditransfer oleh Cakra.Dengan uang ini, dia bisa menyelesaikan masalah mendesak bulan ini untuk sementara dan tidak perlu merasa waswas lagi.Namun, dia memilih untuk tidak langsung mentransfer uang itu kepada para rentenir. Dia khawatir kalau mereka menyadari kemampuannya dalam mencari uang,
Tania mengangguk setuju dengan suara sengau. Dito pun memasukkannya ke dalam mobil, mengantar kepergiannya dengan pandangan mata, baru kemudian berbalik kembali ke rumah sakit.Perawat merasa sangat tertekan, tidak menyangka Dito akan kembali lagi, bahkan terus duduk di samping sambil menatap tajam ke arah Terry di tempat tidur.Dua jam kemudian, Terry perlahan-lahan sadar."Aku ada di mana ini?" Terry memegang keningnya dengan bingung.Dito menghampiri dan bertanya apakah ada bagian tubuh yang terasa sakit, Terry menggeleng dan langsung mengenalinya."Ternyata Dito ya, kok cuma kamu sendiri di sini? Ke mana Tania?" Mata Terry berbinar senang, dia memegang tangan Dito dan bertanya dengan akrab.Dulu saat Keluarga Halim bangkrut dan ayah Tania bersikeras membatalkan pertunangan, Terry sempat ikut memohon. Selain Tania, dialah orang yang percaya kalau Dito bisa bangkit kembali."Tania itu cuma punya sifat kekanak-kanakan, dia nggak punya niat buruk. Kalau kalian berdua bertengkar, kamu h






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.