Removed

The story Cinta Sebesar Kebencian: Mengubur Putriku, Mengakhiri Pernikahanku is no longer available here

Putrinya berada di ambang maut dan sangat membutuhkan transplantasi sumsum tulang dari ayah kandungnya. Namun, saat putrinya berjuang antara hidup dan mati, sang ayah yang selalu dirindukan justru membangun sebuah kastel kristal untuk putri dari cinta pertamanya, bahkan menyalakan pesta kembang api di seluruh kota demi merayakan ulang tahunnya. Nadine menelepon berkali-kali. Namun, dari seberang telepon, yang terdengar hanya dua kata dingin. "Aku sibuk." Setelah itu, telepon langsung dimatikan. Hingga tangan kecil putrinya berubah dari hangat menjadi dingin dan kaku ... pria itu tetap tidak pernah datang, meski hanya untuk melihat terakhir kalinya. Nadine keluar dari rumah duka sambil memeluk guci abu putrinya. Di sepanjang kawasan komersial, seluruh layar LED raksasa menayangkan video perayaan ulang tahun. Tiga orang yang telah mengorbankan nyawa putrinya itu bernyanyi dengan penuh kebahagiaan, membayangkan masa depan yang indah. Dulu, cinta Nadine kepada Damien sangat besar. Namun, kini sebesar itu pula kebenciannya terhadap pria itu.

Related Novels
Menikah Dengan Pria Cacat

Menikah Dengan Pria Cacat

Fiction·Lolitta

Warning!... konten mengadung 21++"Kenapa kamu mau menerima pernikahan ini? Apa kamu tidak akan menyesal sama sekali menikah dengan pria cacat sepertiku? Bahkan Jessica saja yang sudah menjadi kekasihku selama 3 tahun lebih memilih meninggalkanku karena aku, karena sekarang aku hanyalah seorang pria cacat dan tidak berguna dan pastinya kan menyusahkan untuk kedepannya," ujar Jonathan penjang lebar sambil melihat ke arah mata hitam cerah milik Kalisa. Kalisa tampak berpikir dengan keras, dirinya mana mungkin akan mengatakan yang sejujurnya jika dia terpaksa menerima pernikahan ini karena menerima sebuah hukuman yang diberikan orang tuanya padanya. Tiba-tiba saja otak kecil Kalisa mendapatkan ide gila dan dia yakin Jinathan akan mempercayainya. "Memangnya ada yang salah jika aku tidak menyesal menikah denganmu, Mas? Lagipula yang cacatkan kaki kamu," jawab Kalisa santai dan malah membuat Jonathan heran yang mengerutkan alisnya tak mengerti dengan jalan pikiran Kalisa. "Gak perlu ngerutin alis kaya gitu kali, mas. Tapi benerkan yang cacat itu kaki kamu aja kan?" Tanya Kalisa dan di angguki oleh Jonathan."Kalau cuman masalah itu mah gampak, kita bisa nyari dokter terbaik di dunia untuk menyembuhkannya. Dan poin terpenting yang aku lihat dari Mas adalah---," ucap Kalisa menggantung sambil memperhatikan Jonathan dengan cermat."Apa poin penting yang kamu lihat dariku?" Ucap Jonathan. "Poin pentingngnya adik kecil milik Mas yang dibawahnitu gak ikutan cacatkan?" Ucap Kalisa lancar tanpa ada rasa malu sedikitpun. Jonathan melebarkan matanya mendengar pertanyaan yang keluar dari bibir tipis Kalisa yang menurutnya sedikt vulgar.

576.1K views2022-08-26 01:02:34

Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

Fiction·Erlina

Enam tahun silam, kesucian Naomi Tandi direnggut. Caden Pangestu menuduh Naomi berselingkuh, lalu melayangkan selembar surat perceraian dan mengusir Naomi tanpa memberinya sepeser pun. Enam tahun kemudian, Naomi pulang bersama anak-anaknya. Ketika melihat versi mininya di sisi Naomi, Caden baru tahu bahwa dirinya adalah pria berengsek dari malam itu. Caden sungguh menyesal, tetapi juga bahagia atas kejutan ini. Sejak saat itu, presdir yang biasanya bersikap dingin berubah menjadi sangat manja dan selalu ingin tidur bersama Naomi. Ketika mendengar kabar Naomi hendak menikah, Caden datang untuk menghancurkan resepsi pernikahan. Dia berkata dengan geram, “Suamimu masih belum mati!” Semua orang pun melongo. Si putra sulung menggeleng dengan tidak berdaya. “Aku nggak ingin kenal dengan pria itu.” Putra kedua pun menutup matanya. “Memalukan sekali! Aku nggak sanggup melihatnya.” Sementara, putra bungsu kelihatan cemas. “Celaka! Malam ini Papa pasti akan dipukul lagi.” Putra keempat hanya mengerutkan kening dan menjulingkan mata. Dia tidak memiliki tenaga ekstra untuk menyindir lagi. Hanya putri kecil yang mengenakan gaun tuan putri itu berlari mendekat, lalu menarik ujung pakaian ayahnya. Dia memiringkan kepalanya, kemudian bertanya dengan suara imut, “Papa, apa Mama nggak boleh jadi pengiring pengantin?” Caden sungguh kehabisan kata-kata. Ini adalah hal paling memalukan yang pernah dilakukannya!

1.0M views2026-02-18 18:01:03

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - <a href="https://www.goodnovel.com/id/" >Goodnovel</a>. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, <a href="https://www.goodnovel.com/stories/Fantasi-novel" >novel fantasi</a>, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status