LOGINNova telah dikendalikan oleh kekuatan kutukan selama puluhan ribu tahun. Dia selalu berada dalam keadaan yang membingungkan. Terkadang dia sadar kembali, tapi dalang dari semua kejadian ini langsung kembali memasang segel di tubuh Nova dan menahan kesadarannya. Bahkan kesadaran Nova sempat disegel kembali sebelum pertempuran ini dimulai. Dia juga tidak menunjukkan tanda-tanda sadar kembali ketika menyerang putrinya sendiri. Nova baru berhasil mendapatkan kesadarannya kembali setelah berhasil menghancurkan formasi dan melukai para prajurit kuat karena kekuatan Pedang Suci Zuwei yang ada di tangannya yang menekan kekuatan kutukan di dalam dirinya. Dia berhasil melukai banyak prajurit kuat hanya dalam satu serangan. Bahkan prajurit seperti Burando saja sampai mendapatkan luka yang cukup serius. Para prajurit yang terluka langsung mengalihkan perhatian mereka ke arah Chandra. Burando tampak mengerutkan keningnya seraya bergumam, “Apa yang Chandra lakukan? Kenapa dia membantu Zanovar?”S
Darah menetes dari mulutnya dengan air mata yang berlinang, dia terisak seraya berkata, “Guru, dia ... dia adalah ibuku. Ibuku telah dirasuki. Pikirkanlah cara untuk menyelamatkannya.”Tetua Agung langsung mengerutkan keningnya. Selama ini, dia memang sudah mencurigai identitas Dewi. Oleh karena itu, dia tidak terlalu terkejut setelah Dewi mengakui identitasnya. “Dewi, aku tidak mampu melakukannya. Bagaimanapun juga, ibumu harus mati. Jika tidak, kedamaian tidak akan terwujud di dunia ini.”“Hwaaaa....”Dewi berteriak sambil terus menangis. Dia adalah seorang Kaisar Semu dan tidak pernah menangis selama puluhan ribu tahun. Namun sekarang, dia menangis dengan pilu. “Sembuhkanlah dirimu sendiri,” pungkas Tetua Agung sebelum pergi kembali ke medan pertempuran. Dewi berusaha untuk berdiri. Hatinya terasa sakit setelah melihat Nova yang terus-menerus diserang tanpa henti. Di sisi lain, Chandra berdiri di atas langit sambil melihat ke arah medan pertempuran. Dia terlihat mengepalkan tang
Ekspresi Chandra terlihat sangat serius. Di sisi lain, Nova dikelilingi oleh para prajurit kuat. Prajurit terlemah berada di tingkat Kaisar Semu. Bahkan ada sosok dengan kekuatan Kaisar Agung di antara mereka. Nova tidak mampu menahan serangan semua prajurit kuat itu. Tubuhnya terus-menerus terluka oleh semua serangan mereka. “Kaisar Ceptra, apa yang harus kita lakukan sekarang?” tanya Chandra kepada Kaisar Ceptra. Tidak lama kemudian, Kaisar Ceptra berkata dari dalam Istana Abadi, “Chandra, aku sudah jelaskan kalau aku tidak bisa asal turun tangan. Bahkan aku tetap tidak bisa mengatasi situasi ini, sekalipun aku turun tangan.”“Roh Penunggu, bagaimana denganmu? Apa kamu bisa turun tangan? Selamatkan Nova dan bawa dia pergi dari sini.”Roh Penunggu berkata, “Kekuatanku tidak sebanding dengan mereka semua. Sosok prajurit terlemah saja berada di tingkat Kaisar Semu dan di antara mereka juga ada Kaisar Agung. Walaupun tingkat kekuatanku bisa setara dengan seorang Kaisar Agung, tapi se
Dewi melihat pertarungan sengit di depan. Setelah berpikir sejenak, dia baru berkata, “Mereka nggak terlalu kuat. Karena kamu nggak bisa bantu, biar aku saja. Yang penting bisa selamatkan sebanyak mungkin.”Namun, Chandra langsung menghentikan Dewi.“Ada apa?” Dewi menatap Chandra dengan bingung.“Sekarang kita nggak bisa khawatirkan nyawa makhluk lain. Hal yang paling penting saat ini adalah temukan Nova secepat mungkin dan cari cara untuk bawa dia pergi dari sini. Begitu kita temukan Nova dan bawa dia ke tempat yang aman, aku mungkin punya cara untuk patahkan kutukannya.”Chandra berasal dari Bumi di Zaman Kiamat. Bumi di Zaman Kiamat, orang-orang meninggal setiap hari karena kutukan. Chandra sudah terbiasa dengan hidup dan mati. Dia bukan seorang penyelamat. Dia tidak bisa menyelamatkan semua orang.Di antara istri sendiri dan nyawa-nyawa lain yang tak terhitung jumlahnya, Chandra memilih istrinya. Bukan karena Chandra egois, melainkan karena dia belum memiliki kekuatan untuk menyel
“Bagaimana, ya?”Chandra juga tidak tahu harus bagaimana. Kaisar Ceptra memintanya untuk menghentikan pembentukan Formasi Kebangkitan. Namun, kekuatannya masih terlalu lemah. Terlebih lagi, kali ini lawannya adalah istrinya sendiri.Chandra membayangkan jika Nova berdiri tepat di sampingnya, melawan makhluk-makhluk yang masuk ke dunia ini. Apa yang harus dia lakukan? Haruskah dia membantu makhluk-makhluk itu membunuh Nova, atau membantu Nova membunuh mereka dan mengaktifkan Formasi Kebangkitan?Chandra tidak tahu harus bagaimana baiknya. Dengan kekuatannya saat ini, dia juga tidak bisa melakukan apa-apa. Yang bisa dia lakukan sekarang hanyalah melangkah selangkah demi selangkah.“Ayo, kita juga pergi lihat-lihat,” ujar Chandra setelah berpikir sejenak.“Hmm.” Dewi mengangguk setuju.Kemudian, keduanya bergegas meninggalkan puncak bukit. Mereka asal memilih arah dan pergi ke sana. Dunia ini sangat besar. Akan tetapi, banyak makhluk yang datang dari dunia luar. Dari Dunia Roh Sejati send
Chandra juga tercengang dan bertanya, “Apa ini? Apa yang sudah kamu mengerti?”“Formasi Kebangkitan adalah formasi yang menakutkan, sebuah teknik terlarang. Formasi ini butuh saripati energi makhluk hidup untuk mengaktifkannya. Begitu aktif, formasi ini akan menghasilkan kekuatan yang luar biasa di dalamnya. Jika kekuatan ini dikombinasikan dengan benda pusaka lainnya, dia dapat membangkitkan orang mati,” ujar Kaisar Ceptra.Kaisar Ceptra terdiam sejenak, lalu menambahkan, “Aku bisa merasakannya. Seluruh dunia ini diselimuti oleh Formasi Kebangkitan. Formasi sebesar itu pasti untuk membangkitkan makhluk yang sangat kuat. Setidaknya tingkat lima Kaisar Agung.”“Apa?” seru Chandra kaget.“Chandra, kamu harus hentikan semua ini. Mengaktifkan formasi ini butuh banyak saripati energi prajurit kuat. Dalang di balik ini sudah beraksi. Dia mulai bantai semua makhluk hidup yang masuk ke dunia ini,” perintah Kaisar Ceptra.Setelah menerima informasi ini, ekspresi Chandra berubah menjadi serius.
Sasa membantu Chandra, menemukan petunjuk untuk menemukan Pedang Suci Zuwei. “Kekuatan Pedang Suci Zuwei sangatlah besar, kemungkinan setingkat dengan Kaisar Agung atau bahkan lebih. Pedang ingin melibatkan Kaisar Agung di dalamnya dan kekuatanku belum mencapai itu. Oleh karena itu, aku tidak bisa
Chandra berhasil menemukan pasukan Kerajaan Kayuwana. Pasukan itu memenuhi pandangannya. Mereka semua melesat maju bagaikan air pasang. Di belakang pasukan, terdapat beberapa kapal perang terbang yang setiap kapalnya mampu menampung sampai satu juta prajurit.Chandra berdiri di udara dengan tangan d
Nova langsung mengangguk lalu berusaha menekan kekuatan kutukan dengan kekuatan abadinya. Tidak lama kemudian, dia mulai merasa lebih baik. Dia berkata dengan wajah yang kembali merona, “Ayo, kita pergi.”Mereka berdua bergegas pergi menuju Klan Ambuma yang berada di Lapisan Abadi untuk pergi menuj
Chandra terpelongo. Setidaknya ada satu juta Inkarnasi Langit atau bahkan mungkin lebih dari itu di area ini. Bagaimana mungkin bisa membunuh mereka semua dengan satu jurus?“Bagaimana caranya?” tanya Chandra.“Hanya mengandalkan tingkat pertama seni pedang saja sama sekali nggak cukup. Kamu sudah m







