Share

TAK TERMAAFKAN

"Lif, tunggu!" Maretha berteriak teriak mengejar Alif dari ruang kuliah pemuda itu di lantai dua hingga ke parkiran. Namun Alif terus saja melangkah tak menghiraukannya. Maretha terus saja berteriak, tak peduli banyak pasang mata di kampus mereka yang memperhatikan adegan itu.

Hingga akhirnya saat panggilannya sudah tidak mungkin lagi didengar oleh Alif karena pemuda itu telah masuk ke dalam mobilnya sendiri, Maretha pun menghadang di depan mobil sambil merentangkan kedua tangannya.

Alif tentu saja menjadi gusar. Dia segera turun dan mendekati gadis itu.

"Kamu apa-apaan sih?"

"Kamu yang apa-apaan? Aku panggil kamu dari tadi lho, Lif." Raut mukanya seperti menahan tangis karena kesal, membuat Alif sedikit jatuh iba.

"Ada apa? Katakan!"

"Kamu menghentikan perjanjian kita?" tanya Maretha dengan wajah memelasnya. Alif sontak tersenyum remeh sambil meletakkan dua tangannya di pinggang.

"Tidak ada lagi perjanjian, Maretha. Kamu ingat kan apa yang kam
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP
Comments (3)
goodnovel comment avatar
Anggra
aku tim Aira Seno..smoga aja Alif GK demen deh Ama retha
goodnovel comment avatar
Yedi S Nugraha
kampang nih good novel
goodnovel comment avatar
Gusty Ibunda Alwufi
yah gagal deh aira sm om seno.aira ngkh sm anak nya.sabar y aira
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status