Pacar Kontrak Sang CEO

Pacar Kontrak Sang CEO

last updateÚltima actualización : 2026-05-22
Por:  EnvyActualizado ahora
Idioma: English
goodnovel16goodnovel
10
0 calificaciones. 0 reseñas
25Capítulos
8vistas
Leer
Agregar a biblioteca

Compartir:  

Reportar
Resumen
Catálogo
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP

Adrian harus pura-pura menjadi Pacar seorang CEO yang dingin. Tugasnya sederhana, setidaknya di atas kertas. Adrian hanya perlu mendampingi Alana di acara-acara sosial kelas atas dan bersandiwara di depan media untuk menjaga reputasi sang CEO. Namun, begitu masuk ke lingkaran elit, hidup Adrian yang tenang berubah menjadi kekacauan total. Ia harus berhadapan dengan kilatan kamera paparazzi, persaingan bisnis yang licin, hingga tekanan dari keluarga Alana yang menuntut kesempurnaan. Di tengah hiruk-pikuk kepalsuan itu, tembok es yang dibangun Alana perlahan mulai retak. Garis antara profesionalitas dan perasaan pribadi menjadi kabur saat sang CEO mulai menunjukkan sisi posesif yang tidak ada dalam kontrak. Saat masa kontrak hampir berakhir dan Adrian bersiap kembali ke hidupnya yang sederhana, Alana justru mengajukan revisi kontrak yang paling berbahaya bagi jantung Adrian. Di bawah gemerlap lampu kota, ia memberikan tawaran terakhir: “Kalau aku minta kamu tetap di sisiku… kali ini tanpa kontrak, apa kamu masih mau?”

Ver más

Capítulo 1

Berdasarkan Kontrak

"Poin pertama: respons cepat itu harga mati. Saya tidak mau mendengar alasan baterai habis atau sedang berada di wilayah susah sinyal. Kedua, setiap skenario yang saya susun adalah perintah, bukan saran. Dan yang paling penting, poin ketiga: no skinship. Jangan sentuh saya kecuali saya memberikan kode terlebih dahulu. Paham?"

Alana menyesap iced americano-nya perlahan. Di balik jendela kaca kafe yang menghadap langsung ke hiruk-pikuk SCBD, ia tampak seperti penguasa tunggal gedung-gedung pencakar langit tersebut. Rambut hitamnya dibiarkan tergerai, kontras dengan gaun biru muda yang dikenakannya. Ia cantik—tipe kecantikan formal yang membuat orang segan untuk sekadar mencuri pandang.

Di depannya, Adrian hanya bersandar santai di kursi kayu. Penampilannya benar-benar "bertabrakan" dengan Alana. Kemeja garis-garisnya tampak kusut seperti sangat butuh disetrika, dan sandal jepit yang ia sembunyikan di bawah meja jelas bukan tipe yang lolos kode busana pesta Alana. Namun anehnya, tatapan Adrian sangat tenang, seolah sama sekali tidak terintimidasi oleh aura CEO di hadapannya.

Adrian hanya mengangguk kecil setiap kali Alana menyebutkan satu syarat.

"Penandatanganan kontrak: Alana Putri sebagai Pihak Pertama, dan Adrian Bagaskara sebagai Pihak Kedua. Durasi kontrak: tiga bulan."

Alana menutup tabletnya dengan bunyi klik yang tajam dan tegas. Ia mengamati pria di depannya. Sejujurnya, dari hasil kurasi daringnya kemarin, Adrian adalah pilihan yang paling 'aman'. Wajahnya maskulin, tidak neko-neko, dan berdasarkan portofolionya, dia tipe orang yang akan patuh pada perintah asalkan harganya cocok. Dengan sedikit bantuan penata busana, Alana yakin bisa menyulap pria ini menjadi kekasih yang layak dipamerkan ke kolega bisnisnya.

"Itu garis besarnya. Saya butuh kamu untuk sandiwara ini selama tiga bulan ke depan. Kita lihat bagaimana performamu berjalan. Ada pertanyaan sebelum kita sahkan ini di sistem?" Alana menggeser tabletnya ke tengah meja.

Adrian meraih tablet tersebut, membacanya sejenak dengan dahi sedikit berkerut. Di halaman terakhir, ia mendongak, menatap langsung ke manik mata Alana.

"Miss Alana, ada satu poin teknis yang sepertinya harus kita perjelas di awal agar kerja sama kita tidak berantakan di tengah jalan," ujar Adrian dengan nada sopan tapi tegas.

Alana melipat kedua tangan di dada, sedikit tertarik. "Silakan. Bagian mana yang membuatmu ragu?"

"Begini, ada satu kendala," Adrian mengetuk jarinya di meja. "Bagaimana kalau saat Anda butuh saya, saya sedang di tengah-tengah sesi penanganan klien? Saya bukan tipe orang yang bisa kabur begitu saja kalau tugas saya belum selesai."

Alana menyandarkan punggungnya, sedikit terkesan dengan idealisme pria di depannya. "Kamu cukup berdedikasi ternyata. Memangnya, penanganan apa yang biasanya memakan waktu intensif seperti itu?"

"Biasanya pemulihan sistem yang down, Miss. Saya harus melakukan monitoring ketat agar tim saya tidak kehilangan aset penting di lapangan," jawab Adrian tenang.

(Catatan: Maksud Adrian adalah dia sedang menggendong/push rank akun game kliennya agar tidak kehilangan poin dan turun tier).

Alana mengangguk-angguk paham. Di dalam kepalanya, Alana langsung melakukan kalkulasi mental. Pemulihan sistem? Monitoring aset? Logis jika pria ini memiliki latar belakang pendidikan IT atau analisis data. Kemampuan berpikir taktis seperti itu sangat bagus; setidaknya Adrian tidak akan terlihat bodoh atau kagok saat diajak mengobrol oleh rekan-rekan bisnis Alana nanti.

"Jangan khawatir. Saya tidak seegois itu sampai harus merusak jadwal profesional orang lain," sahut Alana tenang. "Kita akan mencocokkan kalender masing-masing setiap awal pekan. Saya pastikan jadwal 'tampil' kita tidak akan bentrok dengan proyek analisis sistemmu."

"Oh, kalau begitu bagus. Ternyata Miss Alana orang yang bisa diajak berkompromi," ucap Adrian lega, lalu langsung membubuhkan tanda tangan digitalnya di layar tablet.

Setelah urusan administrasi selesai, Alana pamit lebih dulu karena ada rapat internal perusahaan. Tidak lama kemudian, raungan mesin Maserati mewah milik Alana memecah keheningan sore, melesat membelah jalanan SCBD dan meninggalkan kepulan debu tipis di belakangnya.

Begitu mobil itu hilang dari pandangan, Adrian mengembuskan napas panjang. Ia melonggarkan kancing teratas kemejanya yang terasa mencekik, lalu merogoh kantong celana. Sebuah ponsel lawas dengan layar penuh goresan langsung bergetar hebat di tangannya. Nama Mumu berkedip di sana.

Adrian menggeser tombol hijau. "Halo, Bil. Apaan? Gue baru kelar urusan."

"Bang Adrian! Darurat nasional!" Suara gadis di seberang telepon terdengar histeris. "Gara-gara semalam Abang absen, akun gue dibantai beruntun! Gue turun pangkat ke Platinum lagi! Tim gue ampas semua kayak bot, tolongin hiks..."

Adrian memijat pangkal hidungnya, menurunkan volume suara agar tidak terdengar seperti joki game profesional di tempat umum. "Gue baru dapat proyek gede tiga bulan ke depan. Mulai besok jadwal gue padat. Malam ini doang gue bantu stabilin winrate lo, sisanya lo main aman."

"Serius, Bang? Asyik! Emang Abang joki terbaik se-kecamatan! Makasih, Bang Adrian ganteng!" Suara Billa langsung berubah ceria sebelum menutup telepon.

Adrian terkekeh pelan. Ia memasukkan ponselnya kembali ke saku, lalu berjalan santai keluar dari area kafe menuju jembatan penyeberangan ke arah stasiun MRT mengambil motor tua milik nya. Ia sengaja tidak membawa kendaraan ke SCBD karena malas berurusan dengan tarif parkir yang mencekik dompetnya.

Sambil melangkah membaur dengan para pekerja kantoran yang mulai memadati stasiun, Adrian melirik jam tangannya yang menunjukkan hari mulai beranjak senja.

"Waduh, hampir jam lima," gumam Adrian mempercepat langkahnya naik ke gerbong kereta. "Gue harus buru-buru ke lantai dua ruko Mang Jaka. Kalau telat, bisa-bisa komputer rakitan buat server kantor sebelah sengaja dilempar ke orang lain. Lumayan itu duit jasanya buat nambahin bayaran kosan bulan depan."

Expandir
Siguiente capítulo
Descargar

Último capítulo

Más capítulos

A los lectores

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

Sin comentarios
25 Capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status