Share

Bab 248

Penulis: Jimmy Nugroho
"Nggak perlu komisi. Aku melakukannya cuma untuk menghormati Pak Kelvin," jawab Fanny sambil tersenyum.

Pada saat ini, seorang pria botak paruh baya turun dari lantai atas. Dia terkekeh dan berkata, "Duh, Bu Niveria, maaf. Maaf aku nggak menyapamu lebih awal! Mereka nggak beri tahu aku tentang kedatanganmu! Aku sudah memarahi Yoshua habis-habisan tadi!"

Kilatan dingin muncul di wajah cantik Niveria.

Dia tahu jelas bahwa Yoshua berani mengatakan hal-hal itu pasti karena instruksi pria ini.

"Bu F
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 428

    Bagi Kelvin, kondisi Treven memang bukan sekadar hepatitis biasa dan sedikit di luar dugaannya, tetapi juga tidak terlalu parah.Masalah utamanya adalah fungsi hati yang rusak karena diserang oleh Niat Pedang. Selama Niat Pedang itu bisa dikeluarkan dari tubuhnya, lalu diberi waktu untuk pemulihan, fungsi hatinya akan kembali normal.Kelvin memiliki satu teknik akupunktur yang bisa mengatasi luka akibat kekuatan spiritual dan Niat Pedang, yaitu Teknik Akupunktur Pelebur Spiritual!Kelvin pun menarik napas dalam, tanpa memedulikan ucapan suster itu. Dia lalu perlahan mengeluarkan jarum perak sambil bergumam, "Jarum pelebur spiritual keluar, meridian terbuka, Yin dan Yang seimbang, kekuatan spiritual lenyap!""Teknik Akupunktur Pelebur Spiritual!"Setelah itu, lima jarum perak langsung ditusukkan ke tubuh Treven, tepatnya di titik yang berhubungan dengan lima organ utama!Meskipun bagian hati adalah yang paling parah, sebenarnya seluruh organ dalamnya sudah terpengaruh oleh Niat Pedang.

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 427

    Namun saat ini, wajah anak itu sangat pucat. Dia terbaring dengan penuh kesakitan dan sesekali mengeluarkan suara rintihan."Biar kuperiksa," kata Kelvin sambil mengangguk. Dia lalu berjalan mendekat ke sisi Treven dan mengamati wajahnya dengan teliti. Dari kondisi wajahnya, memang terlihat jelas bahwa ada masalah pada hatinya.Setelah mengamati, Kelvin memegang pergelangan tangan Treven untuk memeriksa lebih lanjut.Kelvin menutup mata, lalu perlahan mengalirkan kekuatan sejatinya ke seluruh tubuh Treven.Namun begitu kekuatan sejati itu masuk, ekspresi Kelvin langsung berubah sedikit.Aliran meridian Treven tidak lancar, energi di dalam tubuhnya sangat kacau, bahkan denyut nadinya pun tidak teratur.Ketika energi sejati itu mencapai area hati, Kelvin tertegun. Memang ada bayangan gelap di bagian hati yang merupakan tanda penyakit hati. Hanya saja ... di dalam bayangan itu, ada sesuatu yang terasa tajam.Seolah-olah ... itu adalah jejak Niat Pedang.Niat Pedang itu terus merusak organ

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 426

    Di Kota Yanir, sebuah mobil perlahan berhenti di depan rumah sakit.Tamara dan Kelvin berjalan masuk ke bagian rawat inap. Sambil berjalan, Tamara memberi tahu, "Sebenarnya kondisi adikku sudah seharusnya dipindahkan ke ruang ICU. Tapi, aku nggak mampu bayar biaya ICU, jadi sekarang dia cuma bisa dirawat di bangsal biasa."Kelvin terdiam sejenak, lalu bertanya, "Pihak rumah sakit nggak mau bantu?""Aku sudah menunggak biaya rumah sakit puluhan juta," jawab Tamara. "Dokter yang menangani kami sudah sangat baik. Tapi, tetap saja nggak ada pilihan. Rumah sakit bukan tempat amal."Kelvin terdiam. Dia lalu berbicara sambil mengangguk, "Oke, kita lihat adikmu dulu."Saat mereka melewati meja suster, salah satu suster yang tampaknya mengenal Tamara pun bertanya, "Tamara, kamu datang jenguk adikmu ya?""Ya," jawab Tamara sambil mengangguk."Aduh!" Suster itu menasihati, "Kamu benar-benar harus segera menyiapkan biaya operasi. Kondisi adikmu sudah sangat parah. Kalau nggak segera dioperasi, mun

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 425

    Melihat keadaan Tamara, Kelvin merasa sedikit iba.Tamara adalah korban dari pertarungan para kultivator. Orang tuanya meninggal karena konflik antara kultivator sekitar sepuluh tahun lalu. Kala itu, dia baru belasan tahun!Sejak saat itu, Tamara hanya bisa hidup bersama adiknya tanpa orang tua. Dia juga membesarkan adiknya sendirian. Sekarang, adiknya justru menderita penyakit berat.Kelvin memang sudah punya kesan baik terhadap Tamara. Ditambah rasa simpati yang muncul saat melihatnya menangis, pria itu pun merasa kasihan.Kelvin buru-buru berkata, "Jangan menangis. Masuk dulu, kita bicara di dalam."Tamara menggigit bibir, lalu mengangguk dengan patuh.Setelah masuk, Tamara mengusap air matanya dengan ujung pakaian, lalu menatap Kelvin sambil bertanya, "Pak Kelvin, kamu benar-benar ... yakin bisa menyembuhkan adikku?"Kelvin membalas sembari mengangguk, "Tentu. Ada apa?""A ... aku sudah menyelesaikan transaksi denganmu hari ini. Aku ingin meminta perusahaan mencairkan komisi lebih

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 424

    Kelvin berpikir sejenak, lalu berujar, "Yang kedua, aku mendapatkan informasi tentang organisasi Nomor 0.""Oh ya?" Felix terlihat tertarik ketika berucap, "Organisasi Nomor 0 di Kota Yanir sangat tersembunyi. Bahkan kalau anggota luar mereka tertangkap, mereka bakal langsung bunuh diri. Jadi, selama ini belum ada terobosan berarti."Usai berkata demikian, Felix bertanya, "Kamu belum menghubungi Miguel?"Miguel adalah penanggung jawab Pengawas Malam di Kota Yanir."Baru datang ke sini, aku cukup sibuk. Jadi, belum sempat menghubunginya," jawab Kelvin."Kamu dapat informasi apa?" tanya Felix."Tentang salah satu markas organisasi Nomor 0, di Jalan Soues lingkar ketiga Kota Yanir, tepatnya di sebuah toko serba 20 ribu," kata Kelvin."Informasinya bisa dipercaya?" tanya Felix dengan nada serius."Makanya perlu kamu cek," ucap Kelvin. "Selain itu, berdasarkan informasi yang kudapat, penanggung jawab kedua di Kota Yanir adalah seorang ahli formasi level tiga.""Oke!" Felix berbicara dengan

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 423

    Jantung Kelvin berdegup kencang. Dia berpikir sejenak sebelum bertanya, "Kamu yakin?""Ya!" Wanita itu berbicara sambil mengangguk, "Sejak aku punya kesadaran, selain menjaga Tamara agar Mantra Pedang Teratai Hijau nggak jatuh ke tangan orang lain, aku menghabiskan waktu luangku untuk mengumpulkan informasi tentang organisasi Nomor 0. Karena aku berbentuk jiwa, justru lebih gampang bagiku untuk menyelidiki.""Para penanggung jawab organisasi Nomor 0 sangat tertutup. Aku belum pernah melihat langsung ketiga orang itu. Tapi, aku pernah berhubungan dengan beberapa anggota luar. Mereka sering pergi ke sebuah toko serba 20 ribu di Jalan Soues lingkar ketiga," lanjut wanita itu."Kamu yakin?" tanya Kelvin."Yakin," jawab wanita itu sambil mengangguk. "Tapi menurutku, tempat itu sangat berbahaya. Dengan kekuatanku sekarang yang masih lemah, aku nggak berani masuk.""Orang yang dulu menyerangku adalah seorang ahli formasi, bahkan sudah level tiga. Kalau dia memasang formasi di sana, aku pasti

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 58

    Sambil berkata, Victor hendak menarik Kelvin naik tangga.Pria itu justru maju dan menghalangi di depan tangga. "Victor, kamu mau apa? Asal bawa orang dan ngaku dokter hebat? Kampungan dari mana yang kamu cari ini? Kalau dia naik, lalu Ayah kenapa-kenapa dan benaran mati, harus gimana?"Dalam situas

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 64

    Sampai di sini, pria berewok melihat bahwa Kelvin yang berjalan mendekat tiba-tiba mendongak dan melirik ke arahnya.Pria berewok tanpa sadar menutup mulut. Dia merasa perkataannya seperti didengar oleh Kelvin."Sudahlah, jangan dibahas dulu. Ayo siap-siap dan ajak Niveria. Ada acara dari Direktur B

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 63

    Kelvin menoleh ke arah suara dan melihat Niveria berdiri tak jauh di sana.Rambut hitam Niveria terurai. Kacamata hitamnya menggantung di dahi. Wajah cantiknya memancarkan hawa dingin.Mata Niveria menatap ke arah mereka.Kelvin memandangi tangan mereka yang masih berjabatan. Entah mengapa, dia tiba

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 55

    Saat ini, di ruang kantor di atas gedung perkantoran, perban di wajah Karlo sudah dibuka.Karlo duduk di kursinya sambil terus memutar pulpen. Senyuman tersungging di bibirnya.Suasana hatinya sangat riang.Karlo sangat marah karena dipukul habis-habisan oleh anak buah Niveria. Niveria jelas bukan o

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status