Share

Bab 81

Author: Jimmy Nugroho
Kelvin menyimpan kembali kantong jarumnya, lalu keluar dari kamar mandi.

Begitu melihatnya keluar, Charles langsung berbicara sambil tersenyum ramah, "Kelvin, silakan duduk."

Kelvin tersenyum tipis, lalu berkata, "Um ... gimana kalau aku langsung naik saja untuk mengobati Shintia dulu? Sejujurnya, staminaku cukup bagus. Sekarang baru lewat jam 5 sore. Proses pengobatan setidaknya butuh dua sampai tiga jam. Setelah itu, waktunya pas untuk turun makan malam."

Sudut bibir beberapa orang itu sedikit
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 332

    Bidak-bidak itu mendarat di sekitar dan membentuk lingkaran.Felix melempar pelacak ke dalam lingkaran yang dibentuk oleh bidak-bidak tersebut.Pada saat ini, Pemabuk yang memegang botol alkohol meminum seteguk alkohol sebelum memasukkan botol itu ke sakunya.Dia menelan alkohol itu dan bersendawa. Kemudian, matanya yang agak mengantuk langsung menajam. Dia tidak berhenti membentuk segel tangan.Pada saat yang sama, dia menggumamkan mantra, "Energi langit dan bumi menyatu, mengandung Kitab Perubahan. Rasi bintang berubah, siklus hidup tak pernah berhenti.""Teknik Pelacak!" serunya pelan.Dia tiba-tiba menghantam telapak tangannya ke lantai. Bidak-bidak kecil di lantai mulai bergerak perlahan dan berubah menjadi bentuk seperti panah.Pada saat yang sama, mata Pemabuk berubah menjadi satu hitam dan satu putih. Orang biasa pasti akan sangat ketakutan setelah melihatnya."Sudah melihatnya?" tanya Felix."Sudah!" Pemabuk berkata, "Masuk ke mobil. Aku akan bawa kalian ke sana."Dalam pengli

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 331

    Ekspresi Kelvin sedikit berubah.Anak buah Arvin juga ada di tempat ini!Dia menyipitkan mata dan berkata, "Keluarga Jahan ... bekerja sama dengan organisasi Nomor 0? Memangnya kalian nggak takut disingkirkan Pengawas Malam?"Pihak lain tidak menjawabnya. Sebaliknya, Orang Tanpa Wajah angkat bicara, "Satu saja juga boleh. Serahkan padaku!""Tunggu!" Kelvin melirik Julia yang tergantung di udara, lalu bertanya, "Sebelum kuberikan padamu, aku punya beberapa pertanyaan!"Orang Tanpa Wajah mengerutkan kening dan berkata, "Tanyalah!""Kenapa ... kalian mau membunuhku?" tanya Kelvin.Orang Tanpa Wajah terkekeh dan menjawab, "Tentu saja karena kamu itu penerus Tristan dan kamu punya Jurus Panjang Umur."Ekspresi Kelvin sedikit berubah. Ternyata memang seperti yang dia duga.Kemudian, Kelvin menatapnya dan mengajukan pertanyaan kedua. Ini adalah pertanyaan yang selalu ingin dia ketahui. Dia menatap Orang Tanpa Wajah dan bertanya, "Di mana kakekku? Di mana dia sekarang? Apa dia masih hidup?"Or

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 330

    "Berhenti!" seru Kelvin begitu melihat keadaan ini. Senyum tipis muncul di bawah topeng Orang Tanpa Wajah. Dia meraih tali dan melambaikan tangannya. Kemudian, seseorang berjalan mendekat dan menarik talinya sedikit demi sedikit.Mata Orang Tanpa Wajah dipenuhi tawa. Dia menatap Kelvin dan berkata, "Sudah kubilang, kamu nggak punya pilihan. Sekarang, serahkan barang-barang itu!"Di samping, Nelson mencibir, "Ternyata kamu juga bisa bernasib seperti ini!"Kelvin menghela napas panjang, lalu mengangkat tangan kanannya. Satu per satu kitab kuno muncul di telapak tangannya.Totalnya ada tiga buah kitab. Semua itu adalah jilid pertama Panjang Umur.Ada sebuah kitab tentang teknik kultivasi, sebuah kitab tentang teknik alkimia, dan sebuah kitab tentang teknik akupunktur.Ketika melihat ketiga kitab kuno itu, kilatan api langsung menyala di mata Orang Tanpa Wajah.Dia melambaikan tangannya dan berkata, "Pergi ... bawa barang-barang itu kemari!""Jangan mendekat!" Pada saat ini, mata Kelvin s

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 329

    Kelvin berusaha sekuat tenaga untuk menyembunyikan auranya. Dia tidak tahu apakah itu akan berhasil.Di pintu masuk bangunan, berdiri dua orang yang mengenakan topeng. Melihat topeng-topeng itu, jantung Kelvin berdebar kencang. Sebab, topeng-topeng itu ... sama persis dengan yang dikenakan orang-orang yang mengumpulkan uang di pertemuan kultivator.Mobil itu perlahan-lahan bergerak maju dan memasuki sebuah pabrik yang terbengkalai.Di dalam pabrik itu, ada sekitar sepuluh orang.Kelvin dapat dengan jelas merasakan fluktuasi kekuatan sejati yang terpancar dari orang-orang itu.Semua orang kira-kira berada di Tahap Pemurnian Energi tingkat kelima atau keenam. Mereka semua juga mengenakan topeng.Di antaranya, ada dua atau tiga orang yang berada di Tahap Pembukaan Batin.Mobil itu perlahan berhenti. Edric tersenyum sinis dan berkata, "Keluar!"Kelvin menghela napas panjang dan keluar dari mobil. Begitu melangkah keluar, dia melihat sebuah sosok terikat dan tergantung di udara pada puncak

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 328

    Jantung Kelvin berdebar kencang.Edric melirik Kelvin, lalu mengeluarkan ponselnya dan menghubungi sebuah nomor. Panggilan terhubung dengan cepat. Sebuah suara di ujung telepon bertanya, "Sudah ketemu sama Kelvin?""Emm, sudah. Aku memeriksanya dan menemukan pelacak!" jawab Edric."Berikan teleponnya kepada Kelvin!" Sebuah suara wanita terdengar dari ujung telepon.Dengan cepat, Edric bergerak ke sisi Kelvin dan menempelkan ponsel itu ke telinganya.Sebuah suara dingin terdengar dari ujung telepon. "Seingatku, kemarin aku mengingatkanmu untuk datang sendirian.""Aku datang sendirian kok! Kamu kan nggak bilang aku nggak boleh bawa pelacak!" sahut Kelvin."Ah!" Tepat pada saat ini, jeritan kesakitan Julia terdengar dari ujung telepon.Ekspresi Kelvin seketika berubah. Dia berujar, "Berhenti! Kalau kamu menyentuhnya lagi, kamu nggak akan dapatkan apa-apa.""Benarkah?" Suara wanita itu terdengar lagi."Ah!" Jeritan memilukan lainnya terdengar.Hati Kelvin merosot hingga ke dasar.Wanita it

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 327

    "Ikutlah denganku!" kata Edric dengan tenang saat sampai di hadapan Kelvin."Hmm?" Sorot mata Kelvin sedikit bergetar. Dia bertanya, "Apa maksudmu?""Kalau kamu nggak mau Julia mati, ikutlah bersamaku!" Nada suara Edric terdengar dingin.Kelvin menatap Edric dengan kaget. Dia tidak menyangka bahwa orang dari organisasi Nomor 0 akan memiliki hubungan dengan Edric.Tentu saja, dia tidak terlalu terkejut!Organisasi Nomor 0 telah berakar kuat di Kota Lamur selama bertahun-tahun. Jadi, wajar saja seseorang yang beroperasi di area ilegal seperti Edric melayani mereka.Kelvin mengikuti Edric ke garasi bawah tanah.Begitu masuk, dia tiba-tiba melihat sesosok tubuh memelesat ke arahnya.Seorang pria tua langsung melayangkan serangan ke arah Kelvin.Kelvin segera berbalik dan menangkap tangan Nelson. Dia menatap Nelson dengan tajam. Matanya berkilat penuh niat membunuh. "Kamu akhirnya sudah sembuh. Memangnya kamu nggak bisa jalani hidup dengan baik?"Melihat niat membunuh di mata Kelvin, Nelson

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 82

    "Sebelum kamu dibunuh, kamu akan dibuat pingsan dulu. Setelah itu, akan ada orang yang membantu agar kamu dan Tia berhubungan." Usai berkata demikian, tatapan Charles perlahan menjadi dingin. Dia melanjutkan, "Aku sebenarnya nggak mau bertindak sampai sejauh ini. Tapi Nak, kamu benar-benar nggak tah

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 88

    Kelvin menyeringai, lalu berbicara sambil mengangguk, "Oke, aku akan langsung menelepon Hasan dan meminjam vilanya sebentar."Satu jam kemudian, di vila milik Hasan, tepatnya di bagian atap vila, sebuah tungku obat dipanaskan hingga memerah. Kelvin mengendalikan besar kecilnya api dengan kekuatan se

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 93

    Mobil itu melaju meninggalkan Kota Jingawan dan menuju ke luar kota.Kota Jingawan sendiri merupakan sebuah kota tingkat kabupaten yang berada di bawah wilayah Kota Lamur. Jarak antara keduanya sangat dekat, hanya sekitar puluhan kilometer saja.Dengan mobil, perjalanan itu hanya memakan waktu sekit

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 76

    Di lantai bawah, ketiga orang itu terlihat gelisah dan sulit duduk dengan tenang.Bagi Eric dan Hasan, berhasil atau tidaknya pembuatan Pil Primordial Yang berkaitan langsung dengan urusan bisnis mereka.Menurut penjelasan Kelvin, sekali proses pembuatan saja, keuntungan yang dihasilkan bisa mencapa

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status