Share

Bab 9

Penulis: Larasati
Dalam seketika, ekspresi semua orang berubah. Tatapan Shella menyapu kerumunan.

Anggota Keluarga Swarma menunjukkan ekspresi merasa senang di atas penderitaan orang lain. Sementara itu, sudut bibir Amila melengkung membentuk senyum puas. Para tamu memasang ekspresi bingung dan tidak mengerti.

Shella berdiri di tempat dan menatap tunangannya. Pria yang telah dicintainya selama enam tahun itu tiba-tiba melangkah maju dan meraih lengannya.

"Sayang, le ... lelucon apa yang kamu bicarakan?" Suara
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Tak Rujuk, Tak Memaafkan, Penyesalanmu Datang Terlambat   Bab 50

    Shella membayar biaya pengobatan Christoff, lalu berbalik untuk pergi. Sebelum berpisah, Christoff memberikan informasi kontaknya kepada Shella.Setelah agak malam, Amila mencoba menelepon Peter, tetapi nomor Peter tidak dapat dihubungi. Amila pun merasa bingung. Mengingat Shella tidak tewas hari ini, sepertinya pria tadi siang yang telah menyelamatkannya. Dia benar-benar beruntung! Namun, rencananya perlu dipercepat. Jika tidak, semuanya akan terlambat!Memikirkan hal ini, Amila sengaja mendekati Riady. "Riady, jangan marah lagi. Shella pasti nggak bermaksud begitu. Mungkin ada kesalahpahaman! Sebelumnya, kamu bilang Nenek sangat percaya sama mitos. Kebetulan, aku kenal seorang peramal yang bisa meramal dengan sangat akurat. Aku akan bawa dia untuk melakukan ritual buat Nenek besok. Gimana menurutmu?" ucap Amila dengan manja sambil merangkul lengan Riady.Mata Riady menjadi gelap. Rasa sakit hati karena Shella perlahan-lahan memudar. Dia berbalik dan mencium bibir Amila, lalu memper

  • Tak Rujuk, Tak Memaafkan, Penyesalanmu Datang Terlambat   Bab 49

    "Shella, kita akan segera menikah, apa gunanya kamu berbuat begini? Kamu sengaja pakai pria seperti ini untuk membuatku cemburu, 'kan?""Shella, kamu seharusnya minta maaf sama Riady. Bukan salahmu berselingkuh. Lagian, pria ini memang sangat tampan. Wajar saja kamu tergoda! Tapi karena kamu sudah berselingkuh, jangan berpegang teguh pada posisi istri Riady lagi."Hanya orang yang memfitnah orang lain yang tahu betapa tidak adilnya tuduhan itu.Tatapan dingin Shella tertuju pada Amila. Amila pun secara refleks merasa takut. Kemudian, entah sejak kapan, Shella telah berhasil menepis cengkeraman Riady dan menampar Amila dengan kuat."Ngomong soal ini, aku bahkan belum menyelesaikan urusanku denganmu. Amila, beraninya kamu menghasut kakakmu untuk menabrakku dengan mobil. Aku sudah lapor polisi, juga catat nomor pelatnya. Suruh dia siap-siap untuk masuk penjara!" Ekspresi Amila seketika berubah. Kemudian, dia menatap Riady dengan ekspresi sedih."Shella, apa-apaan kamu! Amila nggak punya

  • Tak Rujuk, Tak Memaafkan, Penyesalanmu Datang Terlambat   Bab 48

    "Dia pingsan karena gula darah rendah. Untungnya, dia dibawa ke rumah sakit tepat waktu. Berhubung pacarmu ada gula darah rendah, jangan lupa untuk tetap sediakan beberapa butir permen biar bisa antisipasi keadaan darurat," ujar dokter.Shella hendak menjelaskan bahwa Christoff bukan pacarnya. Namun, dokter itu sudah berbalik dan pergi.Kebetulan, Riady mendengar semua ini dari luar. Dia pun mengepalkan tangannya dan menerobos masuk.Shella seketika mematung. Riady menghampirinya, lalu meraih pergelangan tangannya dan menuntut, "Siapa dia?"Riady menunjuk ke arah Christoff yang bertelanjang dada. Amila yang baru saja masuk langsung merasakan aura mengesankan pria itu. Dia dapat menilai bahwa jam tangan di pergelangan tangan pria itu saja sudah bernilai miliaran. Shella juga mengenal orang sehebat itu?Amila menggigit bibir dan bertanya kepada Shella, "Shella, apa hubunganmu dengan orang ini? Kenapa kamu sampai secara khusus temani dia datang ke rumah sakit?"Shella sangat ingin merobek

  • Tak Rujuk, Tak Memaafkan, Penyesalanmu Datang Terlambat   Bab 47

    Bagi Amila, janji seperti itu hanyalah bentuk dari menguji kesabarannya. Perutnya sudah makin besar. Jika Riady benar-benar menikahi Shella, dia hanya bisa menjadi simpanan seumur hidupnya.Amila menarik napas dalam-dalam. Namun, sebentar lagi, dia akan mendapatkan apa yang diinginkannya!Keesokan harinya.Shella bersiap untuk pergi memeriksa rumah di Kota Horion. Saat tiba di pintu masuk bandara dan baru saja dia keluar dari mobil, dia melihat sebuah mobil melaju kencang ke arahnya. Ekspresinya langsung berubah dan kakinya lemas secara refleks.Ada seseorang yang menarik Shella dari belakang. Dia pun jatuh ke pelukan orang itu. Kemudian, terdengar erangan tertahan.Shella menunduk dan melihat Christoff menahan jatuhnya. Lengan pria itu memeluknya dengan erat. Mobil yang sudah lewat itu tiba-tiba mengerem, lalu berbalik dan kembali melaju ke arah Shella.Ekspresi Shella seketika berubah. Ini adalah pembunuhan yang disengaja! Shella menggigit bibirnya dan meraih lengan Christoff. "Cep

  • Tak Rujuk, Tak Memaafkan, Penyesalanmu Datang Terlambat   Bab 46

    Pernikahan itu tidak pernah ada.Shella menarik napas dalam-dalam, lalu memaksakan senyum."Resepsi pernikahan kita akan diadakan di sebuah pulau. Ibu sudah mengatur semuanya. Kalau nggak percaya, tanya saja sama dia."Shella segera menyebut nama Rossa.Kecurigaan Riady mulai goyah lagi. "Sayang, aku juga cuma nanya."Dia melangkah maju dan meraih lengan Shella. "Aku takut banget kehilangan kamu. Kamu tahu aku sudah tunggu enam tahun penuh untuk hari ini." Shella mengerutkan bibir. Enam tahun bukanlah waktu yang lama, tetapi juga tidak singkat. Bagi Shella, ini terasa seperti mimpi. Setelah bangun, semuanya pun hilang."Apa kamu benar-benar berpikir kita bisa menikah?" tanya Riady untuk menguji.Shella terkekeh. "Selama kamu mau, kita pasti bisa menikah."Riady memeluknya. "Sayang, terima kasih kamu bersedia menikahiku!"Shella tersenyum getir. Berakting sangat melelahkan. Namun, dia tidak tahu kenapa Riady dapat melakukannya dengan santai."Masih ada urusan di perusahaan. Aku pergi

  • Tak Rujuk, Tak Memaafkan, Penyesalanmu Datang Terlambat   Bab 45

    Tubuh Amila sedikit gemetar. Entah kenapa, tatapan Riady terasa menakutkan baginya. Dia mendekat ke arah Riady, ingin menyenangkan pria itu seperti biasa. Namun, Riady langsung menghindar. Jarang-jarang dia bersikap sedingin ini."Kamu sudah capek. Aku akan mengantarmu pulang sekarang!"Riady seolah-olah menolak melakukan kontak fisik dengan Amila.Setelahnya, Amila mencoba mengulangi trik lamanya. Dia ingin menggunakan anak untuk mengikat Riady. Namun, Riady tetap tenang dan berujar, "Aku ada urusan di perusahaan. Aku pulang dulu."Entah kenapa, setiap kali melihat Amila, Riady akan teringat adegan mesra Amila dan Kenji. Kenji merangkul pinggang Amila, sedangkan Amila mencium Kenji. Dia merasa seolah-olah barang miliknya telah disentuh orang lain dan tidak lagi murni.Ketika mendengar suara pintu ditutup, Amila mengentakkan kaki dengan marah. Ada apa ini sebenarnya? Kenapa Riady bahkan tidak mau menyentuhnya lagi sekarang?Amila mengeluarkan ponselnya dan menelepon seseorang seperti b

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status