LOGIN「這是女兒送的春節禮物玩偶?也太像她的校花閨蜜了……」 閨蜜的糙漢爸爸把我當成了閨蜜準備的春節禮物。 海浪蓄勢待發,那人迫不及待分開兩腿,準備體驗激流勇進……
View More"Kamu lebih membuatku bergairah ketimbang istriku, Alex."
Suara bariton yang sangat familier itu mengalun dari balik pintu kayu ruang kerja pribadi yang sedikit terbuka. Savana mematung di lorong rumahnya yang remang. Jantungnya berdegup kencang, memukul dadanya dengan rasa sakit yang teramat sangat. Melalui celah sempit itu, netranya menangkap siluet sang suami, Bara, yang sedang memeluk erat seorang pria muda berseragam perawat dari belakang. Tangan Bara bergerak berani di pinggang pria bernama Alex itu, menyalurkan hasrat yang tidak pernah sekalipun ditunjukkannya pada Savana selama tiga tahun pernikahan mereka. Ini bukan kali pertama ia memergoki Bara membawa pacar pria sesama jenisnya itu ke rumah. Setiap kali Savana pulang larut atau berpura-pura tidur, rumah megah ini selalu berubah menjadi tempat persinggahan rahasia bagi suaminya. Memang sejak awal, pernikahan ini hanyalah sebuah panggung sandiwara yang dipaksakan. Savana adalah seorang anak yatim piatu yang tidak memiliki siapa-siapa lagi di dunia ini. Ketika kedua orang tuanya meninggal dalam kecelakaan tragis beberapa tahun lalu, orang tua Bara yang merupakan sahabat karib mendiang ayahnya, mengulurkan tangan dengan menjodohkannya bersama Bara. Perjodohan itu murni didasari rasa sayang. Savana pun menerimanya dengan lapang dada, apalagi ia juga sudah berteman dengan Bara sejak kecil sehingga merasa tidak masalah untuk menikah dengannya. Tapi, hal itu ternyata bermasalah bagi Bara. Di depan yang lain, Bara memang bertingkah menjadi suami yang manis dan penuh kasih sayang. Tapi, begitu pintu rumah ditutup dan mereka hanya berdua, Bara berubah menjadi asing, dingin, dan tidak pernah sudi menyentuh helai rambut Savana sekalipun. Savana awalnya tidak mengetahui penyebab Bara sampai bersikap seperti itu. Hingga suatu hari, dia memergoki Bara bergumul dengan pacar lelakinya seperti sekarang. Suaminya ternyata adalah penyuka sesama jenis. Karena itu, dia bersikap dingin ke Savana karena wanita itu dianggap sebagai pengganggu hubungannya. Dan malam ini, menyaksikan Bara yang kembali bermain api di rumah mereka sendiri membuat tekad Savana semakin bulat. Ia harus menceraikan pria itu dan pergi sejauh mungkin dari sini. Merasa tidak sanggup lagi berlama-lama di sana, Savana melangkah mundur dengan sangat perlahan. Ia membalikkan tubuh dan bergegas keluar dari rumah, membiarkan pintu utama tertutup rapat di belakangnya. Kakinya membawa Savana menyusuri trotoar jalanan malam yang begitu sepi. Savana mengeluarkan ponsel dari saku jaketnya. Jarinya yang masih bergetar membuka ruang obrolan dengan sebuah nomor tanpa nama yang sudah disimpannya sejak beberapa bulan lalu. [Temui aku di hotel tempat biasa. Sekarang.] ketik Savana. Hanya dalam hitungan detik, layar ponselnya berkedip menampilkan balasan singkat yang langsung membuat dadanya berdesir aneh. [Baik, Nyonya.] * Taksi yang dipesan Savana tiba tidak lama kemudian. Perjalanan memakan waktu sekitar dua puluh menit sebelum kendaraan itu berhenti di depan sebuah hotel butik yang tersembunyi dan bernuansa sangat privat. Savana melangkah masuk, melewati lobi dengan kepala tertunduk, lalu menaiki lift menuju lantai empat. Langkah kakinya terasa berat sekaligus terburu-buru saat menyusuri lorong berkarpet tebal. Begitu sampai di depan pintu kamar 402, ia menarik napas dalam-dalam untuk menenangkan gemuruh di dadanya, lalu mengetuk pintu kayu tebal itu dengan ritme yang pelan namun pasti. Tok... Tok... Detik berikutnya, pintu langsung terbuka dari dalam. Seorang laki-laki bertubuh tinggi tegap kini berdiri tegak di ambang pintu, menghalangi cahaya lampu kamar yang tak terlalu terang. Rahangnya tegas menawan dengan pahatan wajah yang begitu sempurna, ditambah dengan sepasang mata elang yang menatap tajam, langsung memberikan kesan intimidasi yang kuat. Dua kancing teratas kemejanya sengaja dibiarkan terbuka, menampilkan cetakan dada bidang yang kokoh. Laki-laki itu menurunkan pandangannya, menatap lekat tepat pada manik mata Savana yang sedikit berembun. Sudut bibirnya terangkat tipis, membentuk sebuah senyuman miring yang begitu misterius namun sarat akan daya pikat. Ia memajukan tubuhnya satu langkah, mengikis jarak di antara mereka hingga aroma parfum maskulin yang pekat dan mahal langsung mengurung indra penciuman Savana, membuatnya mendadak sulit bernapas. "Apa suami Anda berbuat ulah lagi hingga membuat Anda mendatangi saya malam-malam begini, Nyonya?" bisik laki-laki itu dengan suara dalam yang berat dan serak.他帶了幾個強壯的大漢,直接闖進了我家。看到他之後,我臉色瞬間一變,下意識從旁邊拿起掃把護在身前。「你……你過來做什麼?」王深眼神從上到下掃視了我一圈,嘿嘿笑了笑。「水水還是這麼有味道,叔叔真是對你念念不忘啊,別怕,叔叔只是帶幾個人來讓你享受享受。」說完他對著那幾個壯漢揮了揮手。幾個壯漢立馬把我圍了起來。我哪裡還不明白他是什麼意思?「走,你們快走,不然我就報警了!」要是被這幾個壯漢……那我可就要碎掉了。我拿出手機嚇唬他們,卻被其中一個人奪走手機扔到了地上。他們向著我越靠越近,眼神肆無忌憚地盯著我。彷彿一頭頭餓狼盯著獵物似的。我嚇得面色煞白,下意
而王苗苗這個動作也印證了我的猜想,這些事跟她脫不了關係。因此沒有提防,王深的手機被她搶了過去。「郝水水,劉帥,你們快點放了我爸,不然我可就報警了,你們現在這是在故意傷害人!」她搶完手機更加得意了,立刻就要去推開劉帥。劉帥看了我一眼,「水水,報警。」很顯然他是要先發制人。聽到劉帥的話,王苗苗慌了。剛才她不過是虛張聲勢,嚇唬我們,她根本不敢報警。看她這麼害怕,我連忙拿出手機報了警。警察來得很快。把我們都帶到了警察局。聽我們說完前因後果,警察又詢問了王苗苗一番。估計是被警察的威嚴嚇到了,王苗苗說出了實情。那天她把套膜拿回家裡,就是故意誘導我的。
我下意識看了一眼四周,幸好沒人關注這裡。「你……你來做什麼?」我沉著臉呵斥道。王深嘿嘿一笑,指了指角落裡的洗手間。「跟我去洗手間,我有事找你。」之前的事情已經解決,我不想再跟他有牽扯,立刻拒絕了他的要求。「有事就在這裡說吧。」見我不同意,王深臉色變了變,隨後拿出手機在我面前晃了晃。裡面的畫面讓我眼睛瞬間瞪大。居然是臥室裡的監視影片!可以清楚地看到我自己偷偷鑽進套膜裡,還有他對我做的那些事。王苗苗不是說影片已經刪掉了嗎,那這是什麼?我面色煞白,意識到自己可能被她騙了。「跟我去洗手間,不然我現在就把影片播放,讓所有人聽到。」王深湊到我耳邊小聲威脅。這個禽獸!我暗罵了
王深似乎有些猶豫。我從口袋拿出手機,作勢要打電話報警。王深怕了,他鬆開了手。「別報警,我……我不做就是了。」我從沙發上坐起身,「讓我看看監視器內容,我要確定裡面有沒有拍到我。」既然王深能做出在臥室裡放監視器的事,那他就有可能事後拿監視影片威脅我。我必須要排除這個可能。「不行!」王深幾乎是下意識拒絕。他這個表現讓我更覺得有問題,也更加想看看監視器。「你不讓我看我就報警了。」估計是怕我真的報警,王深連連搖頭。「那裡面有我別的影片,不能給你看……」在我們兩個人僵持的時候,閨蜜急匆匆地回來了。見到王深就是一陣怒罵。「爸,你都這麼大了,怎麼還能
男人的溫度以及堅硬的身體,讓我想到了王深和我在衛浴裡面發生的一切。現在被他這麼刺激,我更受不了了。我萬分期待他貼過來。就在最後一刻,突然砰的一聲,原本還明亮的臥室一下子暗了。整個房子都陷入黑暗當中。我回過神來,暗自覺得慶幸,還好停電了,不然我就和王深……王深也嚇了一跳,鬆開我跑了出去。「臥槽,這茶几壞了,我得去外面把電閘推上去。」趁著王深出門,我趕緊把身上的套膜脫掉。摸黑找到手機,我開啟手電筒準備假裝自己也剛回來。這時我卻猛然發現,房間裡有一個閃爍的紅點。我走近才發現,居然是監視器!頓時面色一變。閨蜜臥室裡怎麼會有監視器?是閨蜜放的還是王深。那豈不是我偷偷套上套膜
「不要,叔,你快鬆開我,苗苗回來了,看到我們這樣可就糟了……我……你可是她的爸爸。」說到這,我又使了一點勁。察覺到我想要掙脫的意圖,他臉上有著不甘心,但最終還是放開了我。「對不起啊水水,我也不是故意的,一切都太巧了。」王深鬆開我以後,我馬上忍著兩腿的痠軟站了起來。顧不得他盯著我身後白皙肌膚看,將裙子放下去。尷尬羞臊的情緒湧上心頭,我推開浴室的門,瞅著閨蜜剛剛開門還沒有開燈,快速跑到臥室。開燈後,我從鏡子裡看到自己滿臉紅暈,臉上都是汗,趕忙整理了一下。很快閨蜜進來了。看到我的臉色,狐疑了一下,隨後哈哈一笑:「水水,你不會趁著我不在家,自己一個人玩玩具快活吧?」想到和王深剛才
「這是女兒送的春節禮物玩偶?也太像她的校花閨蜜了……」閨蜜的糙漢爸爸把我當成了閨蜜準備的春節禮物。海浪蓄勢待發,那人迫不及待分開兩腿,準備體驗激流勇進…………今天是除夕夜,我剛做完兼職回來。同事聚餐喝了點酒,憋得慌,回到借住的閨蜜家,燈都沒有開就急匆匆進到浴室。我暈乎乎撩開裙子,撅起屁股朝著記憶中馬桶的方向坐了下去。「屁股下面怎麼熱熱的,不是應該坐到馬桶上嗎……」這種觸感不太對。但我腦袋不清醒,也沒有多想,兩隻手下意識想要抓住內褲褪下。下一秒,卻沒有碰到小屁股,反而碰到了兩條粗壯的大腿。我一下子清醒過來。馬桶上有一個男人!而我以一種羞臊的坐姿坐在他身上!我剛想要驚叫