Short
激流勇進:被當成成人玩偶的少女

激流勇進:被當成成人玩偶的少女

By:  星禾Completed
Language: Traditional_chinese
goodnovel18goodnovel
7Chapters
1.2Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

「這是女兒送的春節禮物玩偶?也太像她的校花閨蜜了……」 閨蜜的糙漢爸爸把我當成了閨蜜準備的春節禮物。 海浪蓄勢待發,那人迫不及待分開兩腿,準備體驗激流勇進……

View More

Chapter 1

第1章

"Kamu lebih membuatku bergairah ketimbang istriku, Alex."

Suara bariton yang sangat familier itu mengalun dari balik pintu kayu ruang kerja pribadi yang sedikit terbuka. Savana mematung di lorong rumahnya yang remang. Jantungnya berdegup kencang, memukul dadanya dengan rasa sakit yang teramat sangat.

Melalui celah sempit itu, netranya menangkap siluet sang suami, Bara, yang sedang memeluk erat seorang pria muda berseragam perawat dari belakang. Tangan Bara bergerak berani di pinggang pria bernama Alex itu, menyalurkan hasrat yang tidak pernah sekalipun ditunjukkannya pada Savana selama tiga tahun pernikahan mereka.

Ini bukan kali pertama ia memergoki Bara membawa pacar pria sesama jenisnya itu ke rumah. Setiap kali Savana pulang larut atau berpura-pura tidur, rumah megah ini selalu berubah menjadi tempat persinggahan rahasia bagi suaminya.

Memang sejak awal, pernikahan ini hanyalah sebuah panggung sandiwara yang dipaksakan. 

Savana adalah seorang anak yatim piatu yang tidak memiliki siapa-siapa lagi di dunia ini. Ketika kedua orang tuanya meninggal dalam kecelakaan tragis beberapa tahun lalu, orang tua Bara yang merupakan sahabat karib mendiang ayahnya, mengulurkan tangan dengan menjodohkannya bersama Bara.

Perjodohan itu murni didasari rasa sayang. Savana pun menerimanya dengan lapang dada, apalagi ia juga sudah berteman dengan Bara sejak kecil sehingga merasa tidak masalah untuk menikah dengannya.

Tapi, hal itu ternyata bermasalah bagi Bara. 

Di depan yang lain, Bara memang bertingkah menjadi suami yang manis dan penuh kasih sayang. Tapi, begitu pintu rumah ditutup dan mereka hanya berdua, Bara berubah menjadi asing, dingin, dan tidak pernah sudi menyentuh helai rambut Savana sekalipun.

Savana awalnya tidak mengetahui penyebab Bara sampai bersikap seperti itu. Hingga suatu hari, dia memergoki Bara bergumul dengan pacar lelakinya seperti sekarang.

Suaminya ternyata adalah penyuka sesama jenis. Karena itu, dia bersikap dingin ke Savana karena wanita itu dianggap sebagai pengganggu hubungannya.

Dan malam ini, menyaksikan Bara yang kembali bermain api di rumah mereka sendiri membuat tekad Savana semakin bulat. Ia harus menceraikan pria itu dan pergi sejauh mungkin dari sini.

Merasa tidak sanggup lagi berlama-lama di sana, Savana melangkah mundur dengan sangat perlahan. Ia membalikkan tubuh dan bergegas keluar dari rumah, membiarkan pintu utama tertutup rapat di belakangnya. Kakinya membawa Savana menyusuri trotoar jalanan malam yang begitu sepi.

Savana mengeluarkan ponsel dari saku jaketnya. Jarinya yang masih bergetar membuka ruang obrolan dengan sebuah nomor tanpa nama yang sudah disimpannya sejak beberapa bulan lalu.

[Temui aku di hotel tempat biasa. Sekarang.] ketik Savana.

Hanya dalam hitungan detik, layar ponselnya berkedip menampilkan balasan singkat yang langsung membuat dadanya berdesir aneh.

[Baik, Nyonya.]

*

Taksi yang dipesan Savana tiba tidak lama kemudian. Perjalanan memakan waktu sekitar dua puluh menit sebelum kendaraan itu berhenti di depan sebuah hotel butik yang tersembunyi dan bernuansa sangat privat.

Savana melangkah masuk, melewati lobi dengan kepala tertunduk, lalu menaiki lift menuju lantai empat. Langkah kakinya terasa berat sekaligus terburu-buru saat menyusuri lorong berkarpet tebal. 

Begitu sampai di depan pintu kamar 402, ia menarik napas dalam-dalam untuk menenangkan gemuruh di dadanya, lalu mengetuk pintu kayu tebal itu dengan ritme yang pelan namun pasti.

Tok... Tok...

Detik berikutnya, pintu langsung terbuka dari dalam.

Seorang laki-laki bertubuh tinggi tegap kini berdiri tegak di ambang pintu, menghalangi cahaya lampu kamar yang tak terlalu terang.

Rahangnya tegas menawan dengan pahatan wajah yang begitu sempurna, ditambah dengan sepasang mata elang yang menatap tajam, langsung memberikan kesan intimidasi yang kuat. Dua kancing teratas kemejanya sengaja dibiarkan terbuka, menampilkan cetakan dada bidang yang kokoh.

Laki-laki itu menurunkan pandangannya, menatap lekat tepat pada manik mata Savana yang sedikit berembun. Sudut bibirnya terangkat tipis, membentuk sebuah senyuman miring yang begitu misterius namun sarat akan daya pikat. 

Ia memajukan tubuhnya satu langkah, mengikis jarak di antara mereka hingga aroma parfum maskulin yang pekat dan mahal langsung mengurung indra penciuman Savana, membuatnya mendadak sulit bernapas.

"Apa suami Anda berbuat ulah lagi hingga membuat Anda mendatangi saya malam-malam begini, Nyonya?" bisik laki-laki itu dengan suara dalam yang berat dan serak.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters
No Comments
7 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status