All Chapters of The Last Leaf: Chapter 1 - Chapter 4
4 Chapters
She is
"Dokter, apakah anda benar-benar akan meninggalkan rumah sakit ini ?" Ucap Merita dengan rasa sedih yang tersirat di wajahnya, suster itu sudah sepuluh tahun bekerja dengan dokter Mike, baginya dokter Mike adalah atasan yang sangat baik, bahkan ia sudah menganggap dokter Mike sebagai ayahnya di rumah sakit tua itu. Jadi, tak heran jika Merita mendapatkan kesedihan yang mendalam saat mendengar kabar mengenai kepindahan dokter Mike dari rumah sakit yang selama ini telah dianggapnya sebagai rumah keduanya.Dokter Mike mengangguk dengan seulas senyum yang merekah di bibirnya, senyuman yang menghangatkan yang akan sangat dirindukan Merita di kala masa penatnya."Mengenai Ariana, pasien kita satu itu keadaannya sudah membaik"Merita tersenyum "itu semua berkat kerja keras dan bantuan anda, dok. Ariana adalah pasien pertama yang harus saya tangani. Saya ingat sepuluh tahun lalu, ketika gadis itu dimasukkan ke rumah sakit ini bersamaan dengan hari pertama saya kerja, ke
Read more
Find her
"Suster, Ariana tidak ada di kamarnya !" Teriak suster Camelia, salah satu suster yang merawat Ariana di rumah sakit Haesung. Merita terkejut dengan perkataan Camelia, ia pun menjadi panik dengan berita hilangnya Ariana. Suster berumur 35 tahun itu tidak dapat menahan emosinya, ia memarahi suster Camelia dan semua yang terlibat dalam penjagaan Ariana tanpa ampun "hilang ?! Kalian berjumlah banyak namun tidak dapat menjaga satu orang seperti Ariana, apa kalian pantas menyebut diri kalian sebagai perawat ?! Apa yang kalian lakukan selama saya tidak ada, sampai kalian bisa melepaskan pengawasan terhadap Ariana, kalian sendiri tahu bahwa Ariana masih perlu banyak pengobatan, tapi kalian.. ahh.. bagaimana jika Ariana mencoba bunuh diri seperti tahun-tahun sebelumnya ? Apa Kalian ingin dituntut atas kecerobahan kalian ini ?!"Para perawat yang terkena amarah Merita hanya tertunduk lemas, merasa bersalah atas kecerobahan mereka."Kami mohon maaf suster, kami benar-benar lalai
Read more
Ariana's voice
"Mbak, jangan mendekat, anda tidak melihat bahwa orang itu gila, orang itu bisa saja membunuh mbak, mas yang di dalam saja tidak bisa berpindah dari tempatnya barang sesenti pun" jelas seorang pengunjung rumah sakit yang ikut memenuhi bagian luar ruang B391 dimana Ariana terduduk dengan penampilannya yang sangat kacau."Orang gila itu adalah pasien saya, bahkan jika saya harus mati karenanya, saya tidak akan pernah menyesal" jawab Merita dengan penuh keyakinan, membuat pengunjung itu kehabisan kata-kata untuk menghentikan pendekatan Merita terhadap Ariana. "Dokter Mike, jika anda bilang saya bisa, maka itu artinya saya benar-benar bisa, bukan ?" Tanya Merita dalam hati, wanita itu tengah mencoba untuk menghilangkan rasa takut dalam dirinya."Ariana.. tidakkah anda mengingat saya, Merita, partner dokter Mike yang selama ini merawat anda ?"Mendengar nama Mike, Ariana berhenti menarik rambutnya, wajah mungil gadis itu terangkat, mencari sosok orang yang telah meny
Read more
The leaf has fallen down
"Dokter Mike telah berbohong padaku, dan sekarang kau juga berbohong, kenapa semua orang sangat suka membohongiku ?"Intonasinya sangat rendah, emosinya telah menurun, Merita dapat melihat kerapuhan yang jarang ditunjukannya di luar rumah sakit Haesung."Saya tidak berbohong pada anda, dokter Mike sungguh meminta saya untuk membawa anda kembali, percayalah"Mendengar kata percaya itu membuat Ariana menjadi panas, ada rasa sakit yang menyesakkan dadanya."Kau tahu suster, ketika seseorang memintaku untuk mempercayainya, sebenarnya ia sedang berbohong padaku. Ayah, ibu, Mike, semuanya memintaku untuk mempercayai mereka, namun tak ada yang bisa aku percaya. Dan sekarang, kau pun begitu. kenapa ? kenapa kalian terus membohongiku ? Apa karena aku adalah orang yang mudah kalian tipu ?" Tiba-tiba emosi Ariana menjadi tidak terkendali, emosinya mengalami kenaikan yang sangat cepat, gadis itu terlihat ingin menagis namun tak ada air mata di wajahnya,
Read more
DMCA.com Protection Status