Clara tidak bisa mengubah perasaannya begitu saja. Dia sangat cemburu terhadap Anton dan juga Lara. Tetapi dia tidak berani untuk mengungkapkan apapun. Melihat sang istri, yang nampaknya tidak baik-baik saja, Anton pun mendekatinya. "Ada apa sayangku? Aku sudah kembali. Tapi, kenapa wajahmu masih di tekuk begitu?" tanya Anton. Clara masih enggan bicara. "Sayang!" Anton kembali memanggil Clara. Kali ini dengan pelukan. "Apakah salah jika aku cemburu, Mas? Kenapa kalian seolah mengejek aku?" Clara menangis. "Clara, Sayangku, sudah mas katakan, bukan? Ini tidak akan mudah. Sudahlah. Mas juga tidak menyentuh Lara. Lara saat itu tengah datang bulan. Jadi kami hanya berlibur saja. Tidak ada hal apapun yang terjadi!" Mendengar ucapan dari sang suami, Clara kemudian menghapus air matanya. Tetapi tentu saja ini hanya sesuatu yang hanya diundur saja. Besok atau lusa ketika datang bulan Lara sudah selesai, pastinya Anton akan menyentuhnya. Itu adalah haknya, haknya yang ditunda. "Apak
Last Updated : 2023-09-10 Read more