Kiya tidak melihat di mana posisi mobil Gilang. Entah pria itu membawa mobilnya sendiri, ataukah membawa milik Adi. Namun, sejauh mata memandang, Kiya belum menemukan dua jenis mobil yang biasa dibawa Gilang bepergian.Yang ada hanyalah Garry, yang baru saja datang dan terlihat sangat lelah. Sepertinya, pria itu tidak beristirahat dengan nyenyak semalaman. Ditambah, Garry juga sedang kurang sehat, tetapi pria itu memaksakan diri untuk terbang ke ibukota.“Ayo, Yah!” ajak Duta sudah tidak sabar ingin menemui keluarga sang ayah. Meskipun Kiya sudah memberi peringatan sebelumnya, tetapi Duta masih optimis, keluarga ayahnya bisa bersikap seperti keluarga besar Gilang. Siapa tahu saja, setelah bertemu dengan Duta semuanya bisa berubah.“Masuk mobil dulu,” pinta Garry sembari mengusap puncak kepala putranya. Jika saja Garry memiliki kuasa, mungkin mereka bertiga tidak akan berakhir seperti sekarang. Namun, ia dan Kiya harus berpikir realistis. Demi kelangsungan hidup bersama, juga masa depa
Terakhir Diperbarui : 2023-08-03 Baca selengkapnya