"Masukkan gadis itu ke dalam jipku," perintah Rahul kepada anak buahnya begitu mereka berada di luar pabrik. Saat ia sedang mengawasi gadis itu dimasukkan ke dalam jipnya, ponselnya berdering. Melihat siapa yang menelepon, Rahul segera mengangkatnya."Bos..." sapanya."Rahul, apakah tugasnya sudah selesai?""Belum, Bos..." jawab Rahul sambil menghela napas lesu."APA?""Bos, saat aku tiba di sini bersama timku, pria bernama Xavier itu sudah lama pergi," lapor Rahul."Bagaimana mungkin? Aku 100% yakin Xavier ada di sana, dan itulah sebabnya aku memilihmu untuk misi ini."Rahul mengernyitkan dahi, "Kalau begitu, ada satu kemungkinan, Bos. Ada pengkhianat di pihak kita.""Ya, kau benar. Sepertinya aku perlu melakukan sedikit 'pembersihan' di sini.""Satu lagi, Bos, aku menemukan seorang gadis di dalam pabrik. Dia tampak seperti habis disiksa dengan sangat kejam. Mungkin saja dia tahu sesuatu tentang Xavier. Jadi, apa yang harus kulakukan sekarang? Haruskah aku membawanya kepadamu?" tanya
Leer más